5 Kesesuaian Budaya Ini Pengaruhi Kariermu

Dinar | Jumat, 24 Mei 2019 09:15
5 Kesesuaian Budaya Ini Pengaruhi Kariermu

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Kalau bisa beradaptasi, kesesuaian budaya bukanlah sesuatu hal yang sulit.

Dream – Di dunia kerja, kesesuaian budaya sering digunakan untuk perekrutan dan pencarian pekerjaan. Kesesuaian budaya ini mengacu kepada kesesuaian nilai dan kepercayaan antara karyawan dan perusahaan.

Misalnya, seseorang yang menyukai daging akan merasa sangat sulit untuk menyelaraskan nilai-nilainya dengan perusahaan apa pun yang menganjurkan veganisme.

Contoh lain, dari kesesuaian budaya yang buruk adalah seorang ibu dengan anak masih kecil, namun bekerja di perusahaan yang terdapat aturan harus bersedia bekerja hingga larut malam dan akhir pekan.

Kamu mungkin tergoda untuk mengabaikan perbedaan antara nilai-nilai kamu dengan calon perusahaan, kecuali cukup terbuka untuk beradaptasi. Ingat, kamu tidak bisa memaksakan kehendak. Beberapa perbedaan tersebut terlalu sulit untuk diatasi.

Penelitian mengungkapkan bahwa karyawan yang menunjukkan kesesuaian budaya yang baik dengan perusahaan tidak hanya mengalami kepuasan kerja yang lebih besar, mereka juga cenderung bertahan di perusahaan lebih lama dan berkinerja lebih baik.

Berikut ini adalah lima hal bagaimana kesesuaian budaya bisa berpengaruh terhadap perkembangan karier, sebagaimana dikutip dari rilis Jobstreet.

Motivasi

Bayangkan kamu bekerja di perusahaan yang mementingkan keuntungan di atas segalanya. Tidak ada memikirkan konsekuensi dari pengelolaannya pada lingkungan atau masyarakat.

Di sisi lain, kamu menganggap ketiadaan tanggung jawab sosial ini sebagai masalah besar. Kamu merasakan ketidakpuasan yang terus berkembang dan semakin demotivasi ketika memaksakan diri untuk menjalani pekerjaan sehari-hari di tempat kerja.

Produktivitas

Jika tidak memiliki nilai atau kepercayaan yang sama dengan perusahaan, kemungkinan kamu juga tidak memiliki banyak kesamaan dengan sebagian besar teman kerja. Hubungan yang tidak selaras ini pada akhirnya akan membuat kamu tidak peduli dengan pekerjaan.

Kamu tidak akan menemukan kesenangan dalam tugas harianmu. Akhirnya, pasti akan menyebabkan produktivitas menurun.

Inspirasi

Kita merasa terinspirasi di tempat kerja ketika memiliki koneksi dengan visi dan tujuan perusahaan, dan khususnya ketika tujuan yang sama selaras dengan tujuan kita. Inilah yang menciptakan sinergi di tempat kerja. Kolaborasi antara orang-orang yang berpikiran sama memunculkan hasil yang tidak akan dapat dicapai oleh seseorang jika bekerja sendiri.

2 dari 2 halaman

Persahabatan dan Pertumbuhan

Persahabatan

Rekan kerja dapat meningkatkan kebahagiaan di tempat kerja, atau mereka bisa membuat kita benar-benar sengsara. Jika menemukan bahwa sebagian besar rekan kerja Anda suka berpesta pada akhir pekan — termasuk bos— tetapi kamu tidak melakukannya, kamu tidak akan bersenang-senang di tempat kerja.

Di sisi lain, jika kamu seorang orang yang suka bergaul, tetapi semua orang di kantor adalah orang introvert, kamu akan merasa seperti orang aneh juga. Intinya adalah persahabatan dengan rekan kerja merupakan elemen penting dari kepuasan kerja seseorang.

Pertumbuhan

Jika menikmati apa yang dilakukan dan mencintai lingkungan kerja dan kolega, kamu akan bekerja dengan baik di tempat kerja dan merasa jauh lebih mudah untuk mengukur jenjang perusahaan. Memiliki koneksi baik dengan bos dan rekan kerja pasti akan menghasilkan sedikit hambatan pada pertumbuhan karier kamu.

Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone
Join Dream.co.id