5 Cara Hilangkan Kebiasaan Menunda Pekerjaan

Dinar | Kamis, 15 Juli 2021 07:33

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Cara ini ampuh untuk kamu yang sering menggunakan "Sistem Kebut Semalam"..

Dream – Seberapa sering kamu menunda-nunda pekerjaan? Memilih untuk mengerjakan tugas di detik-detik terakhir menuju deadline?

Hal ini biasanya berujung pada tugas yang menumpuk karena terlalu sering menunda pekerjaan.

Bicara tentang menunda pekerjaan, istilahnya adalah prokrastinasi. Apapun sebutannya, menunda pekerjaan adalah pola perilaku yang negatif. Sekali dilakukan, kamu akan sulit menghentikannya. Hal ini sangat buruk bagimu karena menunda pekerjaan punya banyak dampak negatif.

“ Terlalu sering procrastinate itu merugikan,” kata CEO Riliv, Audrey Maximilian Herli, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis Riliv, Kamis 15 Juli 2021.

Jika terlalu sering menunda pekerjaan, produktivitas akan turun. Hasil kerja pun tidak maksimal. Maxi menyarankan untuk tidak sering menunda pekerjaan.

“ Kalau kita punya banyak waktu untuk mengerjakan tugas dengan maksimal, kenapa harus mengerjakan tugas saat mepet deadline? Bayangkan kalau kita bisa selesai mengerjakan tugas di awal waktu, waktu yang tersisa bisa kalian gunakan untuk mengerjakan hal lain yang bermanfaat,” kata dia.

5 Cara Hilangkan Kebiasaan Menunda Pekerjaan
Bagaimana, Ya, Supaya Kita Tidak Menunda Pekerjaan? (Foto: Shutterstock)
2 dari 6 halaman

Tetapkan Deadline Khusus

Lalu, bagaimana caranya agar tidak sering menunda pekerjaan? Pertama, menetapkan deadline khusus untuk diri sendiri.

Kamu mungkin menunda-nunda pekerjaan karena merasa deadline yang diberikan masih panjang. Jika selalu berpikir begini, pada akhirnya kamu akan kerepotan bekerja saat deadline mepet.

Supaya tidak menunda lagi, kamu bisa menetapkan deadline untuk diri sendiri lebih cepat dari deadline yang sebenarnya. Jika batas waktu pekerjaan adalah hari Jumat, kamu bisa memberikan batas waktu lebih awal, yaitu hari Kamis atau hari lainnya.

3 dari 6 halaman

Bagi Tugas Besar

Kedua, membagi tugas besar menjadi tugas-tugas kecil. Tugas besar acapkali terlihat menakutkan untuk dikerjakan.

Biasanya, penyebabnya adalah karena kamu takut salah dan tidak tahu harus mulai mengerjakan dari mana.

Cara mengatasinya cukup mudah, kamu bisa memecah tugas besar tersebut menjadi tugas-tugas kecil yang lebih spesifik. Misalnya, kamu memiliki tugas membuat proposal ide bisnis. Kamu bisa menjabarkan hal-hal kecil yang menyusun sebuah proposal ide bisnis.

4 dari 6 halaman

Hilangkan Gangguan Saat Bekerja

Ketiga, menghilangkan gangguan saat bekerja. Apa yang mengganggumu saat bekerja? Apakah itu handphone, televisi, atau hal lainnya?

Kalau hal-hal tersebut mengganggu, kamu bisa menyingkirkannya terlebih dahulu sebelum bekerja. Matikan handphone dan televisi agar kamu bisa mulai bekerja secara maksimal.

5 dari 6 halaman

Berikan Self Reward

Keempat, memberikan self reward sebagai apresiasi. Sahabat Dream bisa memberi self-reward tiap kali berhasil mengerjakan tugas.

Cara ini akan membantu kamu berhenti menunda-nunda karena kamu jadi lebih semangat dalam mengerjakan tugas berikutnya.

Menurut psikolog Alexander Rozental, strategi terbaik dalam memberi self-reward adalah dengan memberi hadiah-hadiah kecil, bukan hadiah besar. Contohnya, kamu bisa menghadiahi diri kamu sebungkus cokelat jika sudah mengerjakan satu tugas.

6 dari 6 halaman

Mulai dengan Hitungan Lima Detik

Kelima, mulai bekerja dalam hitungan lima detik. Seorang entrepreneur dan motivator terkenal dari Amerika Serikat, Mel Robbins, menggunakan aturan lima detik untuk membantunya berhenti menunda-nunda pekerjaan.

Setiap kali ia merasa enggan mengerjakan suatu tugas, ia akan berhitung sampai 5. Tepat setelah hitungan kelima, ia akan bangkit dari rasa malas dan mulai mengerjakan tugas tersebut.

Sama seperti Mel Robbins, kamu juga bisa menggunakan cara ini jika merasa ingin menunda pekerjaan. (mut)

Join Dream.co.id