5 Tips Bisnis Bisa Bertahan di Tengah Pandemi Corona

Dinar | Rabu, 29 April 2020 12:36
5 Tips Bisnis Bisa Bertahan di Tengah Pandemi Corona

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Simak di sini.

Dream - Tidak dapat dipungkiri wabah Covid-19 telah memberikan dampak yang cukup besar bagi perekonomian Indonesia, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menegah (UMKM). Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menaksir ada 20 persen pengusaha di setiap sektor yang mengalami kerugian karena wabah corona.

“ Dalam kondisi tidak biasa seperti saat ini, lakukan review atas kondisi kegiatan bisnis. Apabila diperlukan lakukan perubahan untuk beradaptasi dengan kondisi lingkungan termasuk dengan meminimalisasi pengeluaran,” kata Chief Risk Officer Adira Insurance, Musi Samosir, dikutip dari keterangan tertulis Adira Insurance, Rabu 29 April 2020.

Untuk bisa bertahan di tengah pandemi, Musi menyarankan ada lima cara yang bisa dilakukan para pengusaha kecil ini.

Hal pertama yang harud dilakukan adalah memeriksa kondisi keuangan. Hal yang harus kamu catat adalah tidak ada orang yang bisa memastikan kapan wabah Covid-19 ini akan berakhir.

Lakukan pemeriksaan mendalam terhadap kondisi keuangan bisnis.

Pastikan dulu posisi likuiditas bisnis. Likuiditas adalah sejumlah dana atau asset likuid yang dapat dengan cepat digunakan untuk membayar kewajiban jangka pendek termasuk untuk keperluan dalam keadaan darurat (emergency fund).

Kamu harus memastikan seberapa besar likuiditas yang dimiliki dan seberapa lama likuiditas tersebut dapat menghidupi bisnis.

2 dari 5 halaman

Periksa Status Aset dan Utang

Dalam kondisi seperti ini, kamu pasti akan mengukur kemampuan usaha agar bisa bertahan dalam kondisi sulit. Buatlah rincian yang mencakup jumlah asset dan jumlah hutang.

 Periksa Status Aset dan Utang© MEN

Kemudian, kurangi jumlah asset dengan jumlah hutang. Dengan begitu, kamu dapat memproyeksikan keberlangsungan bisnis.

Perlu diingat bahwa salah satu dukungan pemerintah untuk UMKM saat ini adalah program restrukturisasi pinjaman untuk membantu meringankan dampak wabah Covid-19 terhadap bisnis. Hal ini dapat menjadi solusi apabila kondisi keuangan bisnis mengalami gangguan signifikan.

3 dari 5 halaman

Buat Rencana Bisnis Baru

Sebagai pelaku usaha, kamu harus selalu dapat mengantisipasi dan beradaptasi terhadap perubahan atau risiko yang mungkin terjadi pada bisnis. Setelah dapat memproyeksikan keberlangsungan usaha.

Buatlah business plan baru yang memuat strategi pemasaran, strategi distribusi, sistem pemodalan dan pola pengeluaran. Dengan begitu, kamu dapat meningkatkan kemampuan usaha untuk bertahan saat kondisi keuangan sulit.

Kamu dapat mencoba menerapkan strategi digital marketing untuk menghemat budget promosi dan strategi distribusi untuk memperluas jangkauan bisnis.

4 dari 5 halaman

Catat Pola Pengeluaran

Pengeluaran sendiri terbagi menjadi empat pos. Keempat pos ini adalah berkaitan dengan biaya operasional, kewajiban berkaitan dengan upah atau gaji pekerja, sekunder, dan investasi.

 

 Catat Pola Pengeluaran© MEN

 

Tandai beberapa pengeluaran sekunder dan alihkan pengalokasian pengeluaran tersebut untuk modal tambahan atau investasi.

5 dari 5 halaman

Lakukan Manajemen Risiko

Guna merumuskan strategi untuk menghadapi potensi kerugian yang mungkin terjadi akibat risiko bisnis. Pertama-tama kamu harus menganalisis risiko apa saja yang mungkin terjadi pada bisnis.

Adapun beberapa strategi manajemen risiko antara lain menanggung sendiri kerugian yang mungkin disebabkan oleh sebuah risiko, menghindari risiko, mengurangi potensi risiko dan yang terakhir adalah mengalihkan pengelolaan risiko dan kerugian yang mungkin timbul kepada pihak kedua.

Join Dream.co.id