44 Perusahaan di DKI Ditutup Sementara karena Karyawan Positif Covid-19

Dinar | Rabu, 12 Agustus 2020 11:13
44 Perusahaan di DKI Ditutup Sementara karena Karyawan Positif Covid-19

Reporter : Sugiono

Tujuh perusahaan lainnya ditutup karena tidak mematuhi protokol kesehatan.

Dream - Pemerintah DKI Jakarta menutup sementara 51 perusahaan terkait pandemi Covid-19. Sebanyak 44 dari 51 perusahaan itu ditutup karena ada yang terpapar Covid-19, sementara tujuh perusahaan lainnya akibat tidak menjalankan protokol kesehatan.

Penutupan itu dilakukan setelah Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta melakukan sidak pengawasan protokol kesehatan Covid-19 terhadap 3.349 perusahaan di ibukota.

" Ada 389 perusahaan mendapatkan peringatan pertama, 101 peringatan kedua dan 51 ditutup sementara," kata Kepala Disnakertrans, Andri Yansah, dikutip dari Liputan6.com, Rabu 12 Agustus 2020.

2 dari 2 halaman

Menurut Andri, 44 perusahaan yang ditutup sementara karena terdapat kasus Covid-19 itu terdiri dari 12 perusahaan di wilayah Jakarta Pusat dan tiga perusahaan di Jakarta Barat.

" Kemudian, tiga perusahaan di Jakarta Utara serta masing-masing 13 perusahaan di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan," tambah Andri.

Sementara itu, tujuh perusahaan yang ditutup karena tidak menjalankan protokol kesehatan Covid-19 masing-masing satu perusahaan di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur.

" Lalu ada empat perusahaan di Jakarta Selatan," kata Andri.

Join Dream.co.id