Jarang Disadari, Ini 4 Pelajaran Bisnis dari Viral `Masuk Pak Eko`

Dinar | Selasa, 27 November 2018 09:15

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Jangan salah, selain piawai memainkan senjata atau benda tajam, fenomena Masuk Pak Eko juga menyimpan pelajaran bisnis. Apa saja?

Dream – Masih ingat dengan perwira polisi bernama Ajun Komisaris Polisi Eko Hari Cahyono? Nama pria ini sempat tenar setelah jargonya Masuk Pak Eko viral di dunia sosial media. Tak hanya piawai melempar beragam benda ke sasaran, ternyata ada pelajaran bisnis yang bisa dipelajari dari Pak Eko.

Pelajaran itulah yang diungkap seorang analis pasar moda, David Cornelis Mokalu dalam sebuah tulisannya di laman athome.id.

Menurutu David, pebisnis harus meniru cara Pak Eko ketika memutuskan untuk terjun ke dunia bisnis. Kelebihan dari seorang pengusaha yang sudah maju adalah dari pengalamannya yang membentuk semua keahlian dan kemampuan untuk menjalankan usaha.

“ Wirausaha dimulai dari sebuah motivasi yang besar,” kata pakar analis pasar modal, David Cornelius Mokalu, Selasa 27 November 2018.

David mengatakan motivasi yang besar bisa mendorong keseriusan dan konsistensi dalam bisnis.

Kira-kira pelajaran bisnis apa yang bisa dipetik dari Pak Eko?

Jarang Disadari, Ini 4 Pelajaran Bisnis dari Viral `Masuk Pak Eko`
Kamu Bisa Belajar Bisnis Dari "Pak Eko", Lho. (Foto: Shutterstock/ilustrasi)
2 dari 5 halaman

Asah

David mengatakan Pak Eko sudah 31 tahun mengabdi di Polri dengan dasar sebagai instruktur survival dan SAR. Ketangkasan melempar benda yang merupakan hasil aneka latihan yang tidak didapatnya dengan instan.

“ Dia harus berlatih sendiri dan terus mengasah keterampilannya hingga mahir seperti sekarang. Selalu disiplin, teratur, dan tegas dalam latihan,” kata dia.

Analisa David mengatakan, agar benda mengenai sasaran, prinsipnya kamu harus memegang ujung yang ringan, kemudian ujung yang berat dilempar terlebih dahulu. Ciptakan gerakan alami untuk mendorong gerakan memutar yang stabil.

“ Begitu juga dengan berbisnis, selalu asah kemampuan tiap hari dan lakukan yang paling mudah serta miliki prinsip menabung aksi kecil hari demi hari hingga menjadi seorang ahli,” kata dia.

3 dari 5 halaman

Hidup harus seimbang

Keseimbangan adalah kunci keberhasilan dalam melempar sesuatu yang akan terbang mengikuti lintasan sesuai dengan gerakan sendi bahu pelempar.

Pisau akan berputar di sekitar titik inti massa ketika melayang di udara, didahului dengan posisi berdiri yang nyaman. Jika akan melempar dengan tangan kanan, berdirilah dengan kaki kiri di depan.

“ Pebisnis ketika sudah tahu mana yang harus dilakukan, langkah selanjutnya adalah harus pintar menyeimbangkan kehidupan berbisnis dan juga harus nyaman dengan apa yang dilakukan,” kata dia.

4 dari 5 halaman

Jangan Lupa Fokus

Davis menyarankan kamu untuk memusatkan aktivitas bisnis di kekuatan terbesarmu. Misalnya, untuk meningkatkan akurasi melempar, diperlukan gaya dan pengalaman dan selalu gunakan tangan yang terbiasa melempar.

“ Lempar dengan keras dan lurus,” kata dia.

David juga mengingatkan agar memastikan ujung pisau tajam menancam di sasaran. Kaki kanan pelempar, berada di belakang sembari menopang berat badan. Lengan berayun ke belakang punggung lalu lepaskan. Saat melepaskan pisau, pindahkan berat badan dari belakang ke depan.

“ Perlu model bisnis yang baik untuk mengerti kapan harus menitikberatkan fokus saat berbisnis dan kapan harus mengatur transisi yang lancar,” kata dia.

5 dari 5 halaman

Tetap Santai

David mengatakan latihan melempar ini sudah berulang kali dicoba sebelumnya. Ketika diminta untuk direkam, Pak Eko sudah lancar dan tidak tegang. Pria itu juga rendah hati dan humoris. Video atraksinya dikemas menghibur, Pak Eko juga sudah terbiasa memodifikasi dari kemampuannya, karena sudah lama punya keahlian tersebut. Di Instagram terlihat sambil bercanda, tapi sebenarnya di balik itu butuh keahlian dan latihan yang keras.

“ Jangan lupa, menjadi pebisnis tidak boleh sombong dan santai dalam menjalani hidup,” kata dia.

David mengatakan, kalau sudah terbiasa dengan aturan dasar berbisnis itu, potensi bisnis akan terbuka lebar. Kalau kemampuan dan keahlian diatur dengan baik, kesuksan akan ikut dengan sendirinya.

“ Pilihlah bidang bisnis yang paling menguntungkan terlebih dahulu, pilih yang paling efisien untuk dijalankan, dan sesuaikan dengan minat Anda,” kata dia.

David mengingatkan pekerjaan akan mengisi sebagian besar hidup seseorang. Satu-satunya cara untuk melakukan pekerjaan yang hebat adalah mencintai apa yang dilakukan.

“ Jadi, Anda sudah siap masuk dunia bisnis? Masuk Pak Eko?!” tulis dia.

Join Dream.co.id