4 Fakta di Balik PHK Ratusan Karyawan Indosat

Dinar | Selasa, 27 September 2022 15:45

Reporter : Alfi Salima Puteri

Meskipun demikian, manajemen Indosat tak mau menyebutnya PHK. Mereka menggunakan istilah rightsizing.

Dream - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap ratusan karyawannya. Dalam keterangan resminya, Jumat 23 September 2022, Indosat Ooredoo Hutchison mengumumkan langkah rightsizing ini berjalan dengan lancar.

Berikut adalah beberapa fakta yang harus Sahabat Dream ketahui tentang PHK besar-besaran yang dilakukan Indosat Ooredoo Hutchison.

1. Jumlah Pekerja yang terkena PHK

Indosat mengumumkan telah melakukan PHK terhadap lebih dari 300 karyawan. Indosat Ooredoo Hutchison menyebut langkah  ini telah berjalan dengan lancar.

" Prosesnya sejalan dengan peraturan perundang-undangan yang ada dan telah dilakukan dengan pertimbangan matang, yang dilakukan secara objektif dan fair," tutur Director & Chief of Human Resources Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Irsyad Sahroni.

4 Fakta di Balik PHK Ratusan Karyawan Indosat
Foto: Merdeka.com
2 dari 3 halaman

2. Tidak Mau Disebut PHK

Meskipun demikian, manajemen Indosat tak mau menyebutnya PHK. Mereka menggunakan istilah rightsizing.

Irsyad menyebut, lebih dari 95 persen karyawan yang terdampak keputusan PHK telah menerima penawaran rightsizing.

3. Karyawan kena PHK dapat kompensasi hingga 75 Kali Upah

Bagi karyawan yang terkena PHK, Indosat Ooredoo juga telah menyiapkan paket kompensasi

“ Paket kompensasi yang ditawarkan kepada karyawan adalah rata-rata 37 kali upah, yang tertinggi mencapai 75 kali upah,” kata Irsyad.

Menurut Irsyad penawaran yang diajukan perusahaan secara signifikan lebih tinggi di atas ketentuan undang-undang berlaku.

3 dari 3 halaman

“ Prosesnya sejalan dengan peraturan perundang-undangan yang ada dan telah dilakukan dengan pertimbangan matang, yang dilakukan secara objektif dan fair,” tuturnya.

4. Punya Model Bisnis Baru

Indosat Ooredoo Hutchison (mengklaim telah menjadi perusahaan telekomunikasi terbesar ke dua di Indonesia usai melakukan merger antara Indosat dan Tri pada awal tahun 2022.

Tercatat jumlah pengguna Indosat setelah merger mencapai 94,6 juta orang, meningkat dari 34,6 juta orang secara year-on-year (YoY).

Indosat juga melaporkan total pendapatannya yang meningkat 48 persen YoY menjadi Rp 10,873 triliun pada kuartal satu (Q1) 2022. Sementara laba bersih yang diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk tercatat sebesar Rp129 miliar.

Join Dream.co.id