3 Tips untuk Brand Kecantikan Agar Produk 'Nyantol' di Ingatan Konsumen

Dinar | Senin, 1 Maret 2021 12:12
3 Tips untuk Brand Kecantikan Agar Produk 'Nyantol' di Ingatan Konsumen

Reporter : Dwi Ratih

Siapa yang tengah mendirikan suatu brand?

Dream - Perawatan diri dan kecantikan jadi rutinitas yang nggak bisa dilepaskan tiap individu. Meski rutinitas harian telah berubah drastis karena pandemi COVID-19 dan era New Normal, perawatan tubuh dan kulit tetap harus dilakukan. 

Orang Indonesia dengan cepat mengetahui bahwa masalah kulit tidak sama untuk semua orang.

Laporan Year in Search 2020 Indonesia: Looking back to move your business forward, menunjukkan perilaku masyarakat Indonesia berdasarkan data dari Google Trends yang memperlihatkan konsumen kecantikan Indonesia sering mencari informasi tentang masalah kulit di dunia maya.

Hal ini ditunjukkan dengan penelusuran kata “ maskne” istilah yang dibuat untuk ruam atau jerawat yang disebabkan penggunaan masker dalam jangka waktu lama, mengalami lonjakan signifikan dalam penelusuran tahun ini.

Yang menarik, masyarakat Indonesia tidak sekadar mencari tahu cara menghilangkan bekas jerawat yang tumbuh 40 persen, namun juga mencari tahu kandungan bahan dari produk yang digunakan.

2 dari 6 halaman

 Ilustrasi
© Shutterstock

Pertumbuhan penelusuran untuk " retinol" , dengan sebagian besar kueri berkisar tentang cara memerangi maskne meningkat sebesar 220% dan 55% peningkatan dalam penelusuran " asam salisilat" .

Tak berhenti di situ, konsumen juga menggunakan search untuk menemukan solusi kecantikan di rumah, bahkan sampai menambahkan perawatan salon lengkap ke rutinitas perawatan tubuh.

Penelusuran “ cara membuat masker wajah alami” meningkat 50% dan “ cara bikin masker” mengalami pertumbuhan 90%.

Berdasarkan laporan tersebut, Muriel Makarim, Head of Large Customer Marketing Google Indonesia membagikan tiga tips yang dapat diterapkan brand agar produknya menjadi pilihan perawatan kecantikan konsumen.

3 dari 6 halaman

Tunjukan bahan utama produk kamu untuk menarik perhatian konsumen

Konsumen produk kecantikan tahu apa yang mereka cari dalam sebuah produk.

Kebutuhan mereka telah berubah, dari solusi sederhana untuk masalah perawatan kulit sehari-hari menjadi produk dengan bahan dan manfaat tertentu.

Manfaatkan ini dengan menyoroti bahan utama produk dan mengedukasi konsumen tentang bahan tersebut.

 Ilustrasi
© Shutterstock

Jadilah pemimpin pasar yang tidak hanya menyediakan produk, tetapi juga solusi

Orang Indonesia kini terlebih dulu bertanya ke internet untuk mengatasi masalah perawatan tubuh mereka di rumah.

Lakukan langkah ekstra dengan menyediakan solusi online untuk kueri unik mereka dan memandu mereka untuk mulai menggunakan produk dan layanan bisnis kalian dalam rutinitas perawatan tubuh mereka.

Fokus pada hal-hal yang menjadi perhatian utama

Pandemi telah mengubah prioritas konsumen. Temukan cara-cara inovatif untuk memenuhi kebutuhan mereka akan produk kecantikan dengan solusi terfokus seperti lipstik yang tidak membekas pada masker atau produk kecantikan yang berfokus pada mata.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

4 dari 6 halaman

5 Jenis Usaha yang Cocok di Lokasi Dekat Sekolah

Dream - Tinggal di rumah yang dekat dengan kawasan sekolah menjadi nilai plus bagimu. Selain bisa melihat polah para bocah dengan beragam keunikannya, kamu punya peluang besar mengelola bisnis sendiri.

Tak hanya membuka warung makanan, jenis usaha yang bisa dikembangkan jika rumahmu dekat dengan sekolah ternyata banyak bentuknya. Kamu bisa menjadika usaha ini sebagai pemasukan tambahan. 

Dikutip dari Cek Aja, Senin, 18 November 2019, jenis bisnis pertama yang bisa dibuat dekat sekolah adalah antar jemput anak sekolah. Tingginya kesibukan dan kondisi jalan ibu kota membuat orang tua malas keluar rumah untuk mengantar dan menjemput buah hatinya di sekolah. Nah, kamu bisa memanfaatkan peluang ini.

Kamu bisa memanfaatkan mobil yang jarang dipakai di rumah. Biaya operasional yang dibutuhkan hanya untuk membeli BBM.

Kedua, bisnis alat tulis dan fotokopi. Untuk menjalankan bisnis ini, kamu harus punya atau menyewa toko di sekitar sekolah. Biasanya anak sekolah atau mahasiswa memerlukan peralatan tulis dan fotokopi.

Tak harus beli, kamu juga bisa menyewa mesin fotokopi dari vendor ternama. Jadi, biayanya bisa dialokasikan untuk menambah barang yang dirasa berpeluang dicari konsumen.

5 dari 6 halaman

Les Privat

Les privat bisa jadi usaha sampingan untuk penghasilan tambahan kamu. Biasanya pelajar kelas 6, 9, atau 12 akan membutuhkan waktu tambahan untuk belajar.

Kebanyakan orang tua memilih menambah jam belajar anaknya melalui les privat ketimbang mendaftarkannya di tempat bimbingan belajar atau bimbel. Nah disini kamu dan teman-teman bisa memanfaatkannya dengan menawarkan jasa les privat bagi para siswa.

Tentunya hal itu bisa dengan mudah dicapai dengan pola komunikasi yang baik dan juga bukti secara akademik. Bisnis yang tanpa modal ini sebenarnya sudah banyak dilakoni oleh para mahasiswa, namun belakangan banyak juga bermunculan lembaga bimbingan belajar yang menyediakan fasilitas ini untuk anak didiknya.

Beri Pelatihan Komputer

Tahukah kamu jika saat ini banyak anak sekolah yang tertarik dengan dunia desain atau animasi. Kamu yang punya keahlian di bidang komputer bisa menjadikan hal ini sebagai peluang bisnis samping.

Untuk memulai bisnis ini, kamu tentu harus memiliki kemampuan yang mumpuni di bidang desain atau pengoperasian komputer, baik software maupun perakitan komputer.

Dalam bisnis ini, kamu bisa saja menyasar anak sekolah maupun orang dewasa yang memiliki kebutuhan khusus untuk bisa mengoperasikan komputer dan software tertentu sebagai target pasarnya. Tarif yang diberikan pun relatif tinggi lho, jadi hal ini berpotensi mengundang keuntungan yang tidak sedikit.

6 dari 6 halaman

Katering dan Kos-kosan

Penerapan sistem belajar yang full di SD sampai SMA memberikan peluang bagimu untuk bisnis katering. Kamu bisa menyediakan katering untuk makan siang siswa.

Modal dasar yang harus kamu miliki untuk bisa merebut peluang ini tentu saja kemampuan untuk memasak beragam jenis makanan yang disukai oleh anak-anak. Katering yang kamu pasok ke sekolahan setiap hari tentu harus menyajikan menu yang berbeda untuk para siswa.

Selain itu kamu juga harus pintar memasarkannya ke sekolah-sekolah. Cobalah memulainya dengan membawa 5-10 paket katering gratis yang bisa dinikmati oleh para guru walikelas. Jika masakanmu enak, tentu mereka tidak akan segan untuk membantu memasarkannya ke siswa-siswanya.

kos-kosan juga bisnis tradisional yang tidak akan lekang oleh waktu. Selama sekolah atau universitas di kota mu masih tetap menerima murid baru, maka permintaan untuk tempat tinggal sementara para siswa dan mahasiswa akan tetap ada.

Join Dream.co.id