3 Investasi Ini Cocok bagi Kamu yang Berduit Pas-pasan

Dinar | Jumat, 14 Februari 2020 10:24
3 Investasi Ini Cocok bagi Kamu yang Berduit Pas-pasan

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Investasi nggak harus mahal, malah ada yang dari 500 perak.

Dream - Investasi tak selamanya harus bermodal besar. Investasi bisa dimulai dengan modal kecil. Yang terpenting adalah menyisihkan uang secara rutin agar masa depan finansial terjamin.

Dikutip dari Cermati, Jumat 14 Februari 2020, saat ini ada beberapa produk investasi yang menawarkan modal receh, mulai dari Rp500 perak sampai Rp100 ribu. Tapi jangan diremehkan. Walaupun dimulai dari yang minim, keuntungannya bisa maksimal jika dilakukan secara rutin.

Pilihan investasi ini beragam, termasuk modal. Jika kamu punya keinginan yang kuat, segeralah wujudkan. Gaji pas-pasan tak lagi menjadi alasan untuk investasi.

Ada tiga jenis produk yang cocok bagimu yang punya keuangan cukup. Pertama, emas. Produk investasi ini menjadi favorit. Selain harganya stabil, emas mudah dicairkan. Pilihannya bisa menabung atau membeli emas, baik dalam perhiasan, batangan, atau logam mulia.

Untuk membelinya, kamu bisa ke toko emas, Pegadaian, atau gerai PT Aneka Tambang (Antam). Fluktuasi harga emas tidak terlalu tinggi, namun kalau mau beli emas, sebaiknya ketika harga turun.

Pilihan lainnya adalah menabung. Pegadaian maupun Antam sekarang ini menawarkan produk tabungan emas. E-commerce dan perbankan syariah juga ada yang menawarkan untuk menabung emas. Menabung uang pun bisa dimulai dari uang Rp500, lho.

2 dari 6 halaman

Reksa Dana dan P2P Lending

Yang ke dua, reksa dana. Sebelum e-commerce menjamur, investasi reksa dana memerlukan modal yang besar. Lama-lama reksa dana mulai terjangkau dan bisa dibeli dengan modal Rp100 ribu, malah ada yang Rp10 ribu. Prosesnya pun sekarang juga cepat. Kamu bisa mengeklik aplikasi pada ponsel.

Keuntungan reksa dana juga lebih besar daripada deposito berjangka atau tabungan di bank. Rata-rata bunga deposito berjangka sekitar 4 sampai 5 persen dengan tenor 1 bulan. Bunga tabungan lebih kecil, yaitu 1-1,5 persen per bulan. Investasi reksa dana memberikan imbal hasil hingga 6,5 persen per tahun dan tak ada pajak.

Ke tiga, pendanaan di fintech peer to peer (P2P) lending. Investasi atau melakukan pendanaan di fintech peer to peer (p2p) lending tergolong murah meriah. Dengan modal minimal Rp100 ribu, kamu sudah bisa menjadi lender atau investor.

Imbal hasil menanamkan uang di fintech lending terbilang tinggi dibanding bunga deposito. Imbal hasil beragam, tapi kamu bisa mengantongi hingga 18% per tahun. Kalau dibagi 12, berarti 1,5 persen per bulan.

3 dari 6 halaman

Investasi Sering Disepelekan, Padahal Manfaatnya Lebih Besar

Dream - Saat ini, masih banyak masyarakat yang menyepelekan investasi. Padahal, investasi sangat penting untuk masa depan. masyarakat juga banyak yang belum bisa membedakannya dengan menabung.

“ Banyak yang belum bisa membedakan menabung dan investasi. Menabung adalah mengamankan uang, sedangkan investasi adalah mengembangkan uang,” kata Head of Investment Specialist Manulife, Freddy Tedja, di Jakarta,  Selasa 11 Februari 2020.

Menurut dia, faktor risiko juga bisa digunakan untuk membedakan investasi dengan tabungan. Investasi memiliki risiko yang lebih tinggi dibandingkan tabungan. Risiko yang tinggi di investasi, misalnya di saham, juga akan memberikan hasil yang tinggi juga. 

 Head of Investment Specialist Manulife, Freddy Tedja.Head of Investment Specialist Manulife, Freddy Tedja. © Dream.co.id/Sania Suha Marwan

Freddy mengatakan, orang akan mendapatkan penghasilan besar saat masa produktif. Saat inilah, investasi perlu dilakukan. Pesangon memang didapatkan, tapi jumlahnya tak mencukupi biaya saat pensiun.

“ Saat pensiun, kita tidak mendapatkan penghasilan sebesar saat masa produktif dulu,” kata dia.

4 dari 6 halaman

Jangan Ditunda

Ada beberapa produk yang bisa dimanfaatkan untuk investasi, misalnya deposito, properti, emas, dan pasar modal. Investasi di pasar modal juga bisa dilakukan di saham, obligasi, dan reksa dana.

Freddy menyarankan untuk berinvestasi saat ini. Kalau menunda investasi dan ingin bertahan saat masa pensiun, nilai investasinya bisa lebih tinggi.

“ Jangan menunda berapa pun awalnya. Ketika menunda, ongkosnya akan lebih mahal,” kata dia.

Laporan: Shania Suha Marwan

5 dari 6 halaman

Tertarik Investasi Saham? Baca Dulu 4 Tips Ini

Dream – Salah satu cara untuk mendapatkan pendapatan pasif (passive income) adalah berinvestasi saham. Instrumen keuangan yang satu ini acapkali menarik minat investor dan dijadikan sebagai cara untuk investasi jangka panjang.

Dikutip dari Sikapi Uangmu, Senin 27 Januari 2020, investasi saham ini identik dengan “ high risk, high return”. Saham memberikan keuntungan yang tinggi, tetapi juga berisiko tinggi. Asal paham caranya, kamu bisa menekan potensi kerugiannya, kok.

Ada empat tips yang bisa kamu lakukan agar tak “ rugi bandar” saat berinvestasi saham. Pertama, kamu harus berkenalan dulu dengan saham. Jangan buru-buru buat keputusan, lakukan penjajakan dulu apalagi untuk kamu yang baru kenal alias masih awam. Pahami dulu apa itu saham, apa itu berinvestasi. Pelajari keuntungan yang bisa kamu dapatkan dan jangan lupa pelajari juga risiko yang bisa datang.

 

 Tertarik Investasi Saham? Baca Dulu 4 Tips Ini © Dream

 

Kedua, mengacu kepada indeks. Keberadaan indeks saham dapat membantu para investor untuk menentukan apakah mereka akan menjual, menahan atau membeli suatu atau beberapa saham. Indeks tertentu telah melakukan seleksi ketat terhadap saham-saham berdasarkan ukuran kapitalisasi pasar dan likuiditasnya.

Indeks LQ45 adalah salah satu dari banyak jenis indeks yang ada di BEI yang bisa kamu jadikan acuan, Sobat bisa baca di sini tentang jenis-jenis saham di BEI. Sesuai namanya indeks LQ45 hanya berisi 45 saham-saham yang memiliki likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar serta didukung oleh fundamental perusahaan yang baik.

Tapi, saham-saham perusahaan menengah atau yang akan listed juga banyak kok yang menjanjikan, yang penting rajin-rajin lakukan analisis.

6 dari 6 halaman

Jangan Malas Analisis

Ketiga, analisis saham. Saat analisis saham, ada dua jenis pendekatan yang bisa kamu gunakan. Analisis fundamental cocok bagi Sahabat Dream yang ingin menerapkan strategi value investing.

 Prinsip dari analisis fundamental adalah membeli saham dengan fundamental baik pada harga yang wajar atau di bawah harga wajarnya. Apabila harga pasar jauh di atas harga wajar, investor bisa memutuskan untuk melepas saham tersebut. Investor dapat berinvestasi pada saham yang fundamentalnya baik dan berpotensi memberikan kenaikan tinggi dalam jangka panjang.

Analisis teknikal berfungsi untuk memprediksi atau “ forecasting” harga saham di masa yang akan datang dengan menggunakan data historis seperti harga saham dan volume perdagangan. Analisis teknikal digunakan untuk menganalisis pergerakan harga saham apakah harga saham ini akan melanjutkan kenaikan atau “ continuation”, atau harga saham akan berbalik arah atau “ reversal”.

Keempat, selalu update. Pastikan kamu selalu memperbaharui pengetahuan terkait dengan isu pasar yang dapat memengaruhi harga saham. Informasi-informasi ini misalnya pertumbuhan ekonomi, ekspor, impor, inflasi, hingga kebijakan-kebijakan yang dapat memengaruhi harga saham.

Indah Permatasari: Karena Mimpi Aku Hidup
Join Dream.co.id