3 Hal Tentang Pajak Penghasilan yang Wajib Kamu Tahu

Dinar | Selasa, 25 Februari 2020 07:36
3 Hal Tentang Pajak Penghasilan yang Wajib Kamu Tahu

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Pajak ini dikenakan bagi yang sudah mendapatkan penghasilan.

Dream - Sahabat Dream bersiap-siaplah melaporkan SPT Pajak yang biasanya berakhir pada 30 Maret setiap tahunnya. SPT Pajak adalah bukti jika kamu sudah membayar pajak penghasilan ke pemerintah.    

Sebagai pegawai maupun pengusaha tentu tak asing dengan istilah pajak penghasilan (PPh). Jenis pajak ini ditujukan bagi para warga yang sudah mendapatkan penghasilan berupa upah dan penghasilan lainnya seperti dividen, komisi penjualan dan sumber pemasukan lainnya.

Dikutip dari Karir.com, Selasa 25 Februari 2020, ada tiga hal yang perlu diketahui tentang pajak penghasilan. Pertama, wajib pajak untuk PPh. Pajak Penghasilan merupakan pajak yang ditujukan bagi seluruh warga negara Indonesia yang sudah memiliki penghasilan atau pendapatan.

Kewajiban ini berlaku untuk seluruh pekerjaan atau profesi yang dimiliki oleh warga negara tersebut. Jadi, walaupun kamu bekerja sebagai pekerja atau menjadi seorang profesional, pajak penghasilan ini tetap harus dibayarkan.

Jika menjadi pegawai, kamu tidak perlu repot menyetorkan pajak karena proses ini akan dilakukan oleh perusahaan yang bertindak sebagai pemotong pajak. Apabila kamu bekerja secara mandiri maka pembayaran ini wajib dilakukan sendiri. Jika kamu memiliki penghasilan lain selain dari gaji, penghasilan tersebut juga wajib kamu bayarkan

2 dari 6 halaman

Tarif dan Pelaporan Pajak

Kedua, tarif penghasilan pajak berbeda untuk setiap objek yang dimiliki wajib pajak. Contohnya untuk pajak penghasilan pasal 21, besaran tarif pajak bersifat progresif sesuai dengan besaran penghasilan yang diterima.

Jika kamu mendapatkan penghasilan lain misalnya dari deviden, bunga bank, maka tarifnya pun akan berbeda. Oleh karena itu, pastikan sumber penghasilan yang kalian miliki agar tidak salah dalam menghitung tarif yang kamu.

Ketiga, waktu pelaporan pajak. Pembayaran dan pelaporan pajak harus dilakukan sebelum jatuh tempo. Tanggal jatuh tempo untuk setiap pajak penghasilan berbeda-beda, tetapi sebagian besar wajib dilaporkan setiap tanggal 10 bulan selanjutnya ketika syarat pajak sudah terpenuhi.

Untuk pajak penghasilan pekerja biasanya wajib dilaporkan sebelum bulan tanggal 31 Maret. Jika melewati tanggal jatuh tempo waktu pelaporan, kamu bisa mendapatkan hukuman berupa denda.

3 dari 6 halaman

Beli Barang dari Luar Negeri Mudah dengan Regulasi Pajak Bea Masuk 2020

Dream - Dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 199 Tahun 2019 tentang Ketentuan Kepabeanan, Cukai dan Pajak atas Impor Barang Kiriman, nilai bea masuk turun dari US$75 menjadi US$3. Aturan ini mulai berlaku pada awal Februari 2020.

Dalam aturan ini, rasionalisasi turun dari 27,5 persen-37,5 persen menjadi 17,5 persen.
Layanan jasa titip, titipbeliin, menyebut regulasi ini tidak begitu berpengaruh terhadap bisnisnya.

“ Kami ikut pemerintah. Dengan regulasi pajak 17,5 persen, hal ini tidak terlalu berpengaruh,” kata Head of Marketing titipbeliin.com, Bayu Sutrisno, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Selasa 21 Januari 2020.

Bayu mengatakan nilai rata-rata transaksi mereka ada di kisarah US$75. “ Malah jadi lebih murah,” kata dia.

 

 Beli Barang dari Luar Negeri Mudah dengan Regulasi Pajak Bea Masuk 2020© Dream



Pihaknya juga menyediakan kalkulator untuk menghitung seberapa besar pajak yang akan dikenakan. “ Ada pajak semuanya jelas di awal dan sekali bayar semuanya diurus oleh tim titipbeliin,” kata dia.

Selain itu, titipbeliin akan menghadirkan layanan baru end to end titipkirim mulai Februari 2020. Ini merupakan solusi untuk UKM yang ingin impor semi-finished goods, mesin atau produk apapun buat kebutuhan usahanya dari berbagai negara produsen seperti China dan Amerika.

4 dari 6 halaman

Paket Barang Impor Kiriman Minimal US$ 3 Kini Dikenakan Pajak

Dream - Direktorat Bea Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menurunkan nilai pembebasan bea cukai dari US$75 menjadi US$3 atau sekitar Rp41.000 (kurs JISDOR Rp 13.654) per kiriman. Aturan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan No. PMK 199/PMK.04/2019 akan berlaku mulai 30 Januari 2020.

 

Untuk diketahui, barang kiriman adalah barang yang dikirim oleh pengirim tertentu di luar negeri kepada penerima tertentu di dalam negeri. Impor barang kiriman dapat dilakukan oleh Pos Indonesia atau Pengusaha Jasa Titipan (PJT).

Dikutip dari laman Kementerian Keuangan, Selasa 14 Januari 2020, pemerintah juga merasionalisasi tarif yang semula berkisar 27,5 persen-37,5 persen (bea masuk 7,5 persen, PPN 10 persen, PPh 10 persen dengan NPWP atau PPh 20 persen tanpa NPWP) menjadi 17,5 persen (bea masuk 7,5 persen, PPN 10 persen, dan PPh 0 persen).

Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan, Syarif Hidayat, mengatakan pemerintah menaruh perhatian khusus terhadap masukan yang disampaikan perajin dan produsen barang-barang yang digemari dan banjir dari luar negeri.

“ Hal ini mengakibatkan produk tas, sepatu, dan garmen dalam negeri tidak laku,” kata Syarif di Jakarta.

Dia mengatakan beberapa sentra perajin tas dan sepatu banyak yang gulung tikar dan hanya menjual produk-produk China.

 

 Paket Barang Impor Kiriman Minimal US$ 3 Kini Dikenakan Pajak© Dream

 

Melihat dampak yang disebabkan dari menjamurnya produk-produk tersebut, pemerintah telah menetapkan tarif bea masuk normal sebesar 15 persen-20 persen untuk tas, 25 persen-30 persen untuk sepatu, dan 15 persen-35 persen untuk produk tekstil dengan PPN sebesar 10 persen dan PPh 7,5 persen-10 persen.

“ Penetapan tarif normal ini demi menciptakan perlakuan yang adil dalam perpajakan atau level playing field antara produk dalam negeri yang mayoritas berasal dari IKM dan dikenakan pajak dengan produk impor melalui barang kiriman serta impor distributor melalui kargo umum,” kata dia.

5 dari 6 halaman

Tolong Taati Peraturan

Syarif juga meminta masyarakat dan perusahaan jasa titipan untuk menaati peraturan. Caranya dengan tidak melakukan modus pelanggaran, seperti memecah barang kiriman (splitting) atau memberitahukan harga di bawah nilai transaksi (under invoicing).

Dalam menyusun perubahan aturan ini, pemerintah telah melibatkan berbagai pihak untuk menciptakan aturan yang inklusif serta menjunjung tinggi keadilan dalam berusaha. Kementerian Keuangan, lanjut dia, mengakomodasi masukan para pelaku industri dalam negeri, khususnya industri kecil menengah.

“ Diharapkan dengan adanya aturan baru ini, fasilitas pembebasan bea masuk untuk barang kiriman (de minimus value) dapat benar-benar dimanfaatkan untuk keperluan pribadi dan mendorong masyarakat untuk lebih menggunakan produk dalam negeri,” kata dia.

6 dari 6 halaman

Youtuber Pamer Saldo ATM Siap-Siap Diuber Ditjen Pajak

Dream - Direktur Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan, Suryo Utomo, mengincar Youtuber berpenghasilan Rp1 miliar per tahun untuk membayar pajak. Apalagi, muncul fenomena Youtuber yang doyan memamerkan saldo rekening bank.

" Youtuber kalau dia orang Indonesia, dapat penghasilan di Indonesia, penjual online, penjual pasar, kalau di atas PTKP wajib bayar PPh secara self assesement," kata Suryo di Jakarta, dikutip dari Merdeka.com, Senin 25 November 2019.

Suryo mengatakan DJP punya data-data penghasilan setiap warga Indonesia, baik Youtuber maupun artis dari perbankan. Mereka yang masih `membandel` siap-siap mendapat  teguran.

" Kalau tidak setor bisa dilihat di data Irawan (Direktur Pemeriksaan dan Penagihan) ada tidak. Penanganannya sama seperti lainnya, youtuber segala lainnya mungkin hanya mode penjualan, dia berbeda," kata dia.

 

 Youtuber Pamer Saldo ATM Siap-Siap Diuber Ditjen Pajak© Dream



Untuk wajib pajak dengan pekerjaan penjualan online maupun konvensional, Suryo melakukan penarikan pajak yang berbeda. Namun secara keseluruhan pemantauan penghasilan warga negara dilakukan melalui AEoI (Automatic Exchange of information).

" Kalau dia (penjualan online offline) dikasih treatment khusus mungkin bisa. Jadi kita memanfaatkan akses informasi tadi seberapa besar penghasilannya di data itu," kata dia.

Video Kondisi Terkini WNI dari Wuhan di Natuna
Join Dream.co.id