3 Barang Online Shop Paling Laris Selama Ramadan 2019

Dinar | Rabu, 19 Juni 2019 16:48
3 Barang Online Shop Paling Laris Selama Ramadan 2019

Reporter : Cynthia Amanda Male

Tokopedia sampai harus memesan 161 truk untuk mengangkut satu produk terlaris di platform e-Commercenya.

Dream – Ramadan lalu menjadi bulan penuh berkah bagi setiap umat muslim. Bulan Ramadan juga menjadi saat dimana para pedagang gencar menjajakan dagangannya.

Tidak hanya pedagang toko di pasar atau pusat perbelanjaan, tapi juga pedagang yang menggunakan platform e-commerce. Terutama, pedagang pakaian muslim dan hal-hal yang bisa menyempurnakan Ramadan maupun Lebaran.

Co-Founder dan CEO Tokopedia, William Tanuwijaya mengungkapkan jika barang-barang dari kategori fashion, akseseoris dan produk yang tak bisa dibeli di supermarket merupakan yang terlaris sepanjang Ramadan lalu.

" Minat dan animo dari berbagai belahan Indonesia pun berbeda-beda," kata dia di Jakarta, Rabu 19 Juni 2019.

 

2 dari 7 halaman

Baju yang Paling Banyak

Vice President of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak, menambahkan penjualan terbanyak selama Ramadan kemarin berasal dari kategori baju muslim seperti hijab dan baju koko.

Jumlah baju koko yang terjual meningkat 7 kali lipat dibandingkan tahun lalu.

 Baju yang Paling Banyak

Penjualan baju muslim tersebut disusul dengan melimpahnya pembelian kurma yang menyebabkan perusahaan e-commerce tersebut harus menggunakan 161 truk selama bulan Mei untuk mengirimkannya ke 97 persen kecamatan di Indonesia.

" Penjualan kurma yang menyebabkan kami harus mengerahkan 161 truk untuk mengangkutnya. Selain itu, ada kue nastar juga," kata Nuraini.

3 dari 7 halaman

Donasi Melalui E-Commerce

Tidak hanya membeli barang, pengguna aplikasi e-commerce juga semakin gencar berdonasi dan menyumbangkan zakat hingga terkumpul lebih dari 7 miliar selama Ramadan.

" Terbukti kalau millenials pun mau berdonasi dan sekarang mereka lebih mudah melakukannya" .

 Donasi Melalui E-Commerce

Akibat meningkatnya penjualan saat Ramadan, membuat Tokopedia berhasil mencapai nilai total transaksi sebesar US$1,3 miliar atau setara Rp18,5 triliun, dengan melibatkan 5,9 juta penjual dari Sabang sampai Merauke.

" Dengan ini, kami berhasil mencapai total nilai transaksi per hari yang lebih besar dari akumulasi nilai transaksi 6 tahun awal berdiri," kata William.(Sah)

4 dari 7 halaman

Pria Makin Getol Belanja Baju Muslim Selama Ramadan

Dream – Momentum bulan Ramadan tak hanya dimanfaatkan banyak orang untuk beribadah. Semakin mudahnya aktivitas berbelanja di era digital, orang-orang turut memberikan perhatian pada aspek penunjang ibadah seperti pakaian Muslim.

Biasanya, ibadah akan lebih nyaman dengan pakaian Muslim yang memadai. Makanya, tak mengherankan belanja pakaian Muslim melalui e-commerce semakin meningkat saat Ramadan.

Dikutip dari keterangan tertulis, Minggu 2 Juni 2019, Tokopedia bersama iPrice menganalisis tren belanja selama Ramadan. Analisis ini menggunakan data transaksi dan perilaku lebih dari 200 ribu konsumen fashion Muslim di platform Tokopedia selama periode dua minggu pertama Ramadan.

 

 Pria Makin Getol Belanja Baju Muslim Selama Ramadan

 

Ternyata, pria lebih doyan berbelanja pakaian muslim daripada wanita selama Ramadan. Aktivitas belanja pria naik 4,6 kali, sedangkan wanita 2,5 kali. Kaum adam lebih suka membeli peci dan sarung daripada pakaian lain selama Ramadan. Sarung, peci, dan baju koko menjadi pakaian yang paling laris dibeli pria di e-commerce.

Untuk baju atasan, pria lebih suka baju koko daripada gamis. Dari total pakaian atasan yang dibeli pria selama Ramadan, 87 persen di antaranya adalah baju koko dan 13 persen gamis.

5 dari 7 halaman

Bagaimana dengan Wanita?

Analisis itu menunjukkan penjualan mukena katun untuk fesyen Muslim wanita tumbuh 3,6 kali. pakaian ini menjadi yang terlaris di kalangan wanita selama Ramadan 2019.

Meningkatnya penjualan mukena katun mengindikasikan bahwa wanita sangat memperhatikan perangkat ibadah di bulan Ramadan. Mukena katun juga menjadi produk yang paling laris dibeli wanita selama bulan puasa.

Dari porsi 100 persen penjualan produk fashion Muslim wanita, mukena katun mengambil 17 persen penjualan. Produk terlaris berikutnya adalah kaftan (11 persen) dan gamis polos (8 persen) di tempat kedua dan ketiga.

Penjualan produk kaftan selama bulan Ramadan tumbuh hingga 7 kali lipat dari periode sebelum Ramadan. Pakaian longgar seperti kaftan menjadi populer di kalangan wanita selama bulan Ramadan.

 

 Bagaimana dengan Wanita?

 

Selain bisa dikenakan ketika berpergian ke tempat ibadah, kaftan juga bisa dimaksimalkan sebagai pakaian harian penutup aurat. Tidak heran bila pertumbuhan penjualan kaftan meningkat hingga 7 kali lipat untuk fashion Muslim wanita dalam periode bulan puasa.

Produk gamis paling banyak dibeli (62 persen) oleh para wanita selama bulan Ramadan, mengalahkan kaftan (22 persen), abaya (9 persen) dan tunik (7 persen). Untuk pakaian atasan, ada 62 persen wanita yang mencari gamis daripada kaftan, abaya, atau tunik. 

Secara keseluruhan, kaum wanita lebih banyak melakukan aktivitas belanja saat bulan puasa dibandingkan dengan pria. Wanita mendominasi belanja online dengan persentase 61,4 persen dariapda pria 38,6 persen.

Namun seperti yang sudah dipaparkan sebelumnya, pembeli pria tercatat memiliki kenaikan pertumbuhan aktivitas belanja yang lebih tinggi dibandingkan dengan kaum wanita selama periode Ramadan. Di samping itu, pembelian produk fashion Muslim secara keseluruhan juga meningkat 3 kali lipat selama Ramadan.

6 dari 7 halaman

Peci dan Hijab Polos Jadi Primadona

Analisis ini menyebut peci dan hijab polos menjadi penutup kepala paling populer. Ada 86 persen pria membeli peci dan 14 persen sorban. Para pria menyukai motif penutup kepala berwarna polos—baik peci maupun sorban—daripada yang bermotif. Ada 94 persen pria menyukai penutup kepala berwarna polos dan yang berwarna-warni hanya 6 persen.

 

 Peci dan Hijab Polos Jadi Primadona

 

Sama halnya dengan pria, wanita juga menyukai penutup kepala yang berwarna polos. Ada 90 persen wanita menyukai penutup kepala berwarna polos, sedangkan 10 persen bermotif. Kaum hawa lebih suka membeli hijab instan (42 persen), hijab segiempat (28,3 persen), khimar 21,4 persen, dan pashmina (8,3 persen).  

7 dari 7 halaman

Sarung Populer di Jawa Barat dan Jakarta

Bicara tentang fashion Muslim pria, Jawa Barat dan Jakarta menjadi dua provinsi teratas yang paling banyak membeli sarung. Orang-orang di Jawa lebih doyan membeli sarung daripada orang-orang dari luar Jawa. Sebanyak 29 persen pembeli sarung berasal dari Jabar dan 28 persen dari area Jakarta.

 

 Sarung Populer di Jawa Barat dan Jakarta

 

Untuk merek, sarung Wadimor paling laris di Tokopedia. Sarung Wadimor laku 57,6 persen, Gajah Duduk 21,7 persen, Atlas 20,4 persen, dan Gajah Unggul 0,3 persen.

Mayoritas pembeli menyukai warna hitam, merah, hijau, cokelat, dan kuning untuk warna sarung.

Representasi Feminisme Versi Barli Asmara
Join Dream.co.id