BTPN Syariah Bidik Bisnis Pembiayaan 2019 Tumbuh 20 Persen

Dinar | Kamis, 16 Mei 2019 18:15
BTPN Syariah Bidik Bisnis Pembiayaan 2019 Tumbuh 20 Persen

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an

Tahun lalu, angkanya mencapai Rp7,4 triliun.

Dream – PT BTPN Syariah mencatatkan pembiayaan senilai Rp6,24 triliun triliun sepanjang 2018 lalu. Tahun ini, bank syariah itu menargetkan bisnis pembiayaan perusahaan akan tumbuh 20 persen menuju Rp7,5 triliun.

“ Kalau untuk laba (target), nanti ada tim analisis yang menghitung dari sana,” kata Deputi President Director BTPN Syariah, Mulia Salim, di Jakarta, Rabu malam 15 Mei 2019.

Hingga akhir 2018 lalu, BTPN Syariah mencatat angka rasio pembiayaan bermasalah (non performing financing/NPF) berada di level 1,38 persen. Perusahaan menargetkan untuk mempertahankan NPF berada di bawah 2 persen. 

Upaya untuk mewujudkan NPF rendah itu dilakukan melalui strategi khusus seperti menyisir nasabah kalangan ibu-ibu pra sejahtera yang ada di pinggiran kota atau kampung-kampung.

Mulia mengungkapkan saat ini BTPN Syariah memiliki 3,5 juta ibu-ibu yang tergabung dalam program ini.

" Potensi target market ibu-ibu prasejahtera ini ada 13 juta di BTPN," ujar Mulia di Jakarta, Rabu 15 Mei 2019.

Dalam program pembiayaan prasejahtera ini, nasabah yang ingin mendapatkan pembiayaan hanya disyaratkan memiliki usaha. Selanjutnya nasabah diimbau mengikuti pelatihan yang diadakan oleh agen BTPN Syariah selama lima hari, dari Senin-Jumat.

" Satu hari satu jam, kalau rutin nanti kita kasih pinjaman. Rutin selama lima hari, dan itu salah satu seleksi," kata dia.

2 dari 2 halaman
Lebih Dekat dengan Tiffani Afifa, Dokter Cantik Juara Kpop World Festival
Join Dream.co.id