Terkaya Sejagat, 15 Miliarder Ini Tak Wariskan Harta ke Anak

Dinar | Rabu, 21 Maret 2018 11:43
Terkaya Sejagat, 15 Miliarder Ini Tak Wariskan Harta ke Anak

Reporter : Sugiono

Mereka ingin anak-anak mereka bekerja keras untuk mendapatan kekayaan dan ketenaran.

Dream - Selama ini pasti kita mengira orang tua paling kaya raya di dunia ini akan memanjakan anak-anak mereka dengan kemewahan dan kesenangan.

Wajar pula bila kita berpikir orang-orang yang tajir melintir itu pasti mewariskan harta bendanya kepada keturunan mereka untuk menambah panjang daftar orang paling kaya raya di muka Bumi.

Tapi pikiran itu tidak berlaku bagi 15 orang paling kaya di dunia. Menurut laman Therichest.com, ada tak semua orang tua yang kaya bersedia mewariskan hartanya kepada sang anak.

Orang tua kaya dan terkenal ini ingin anak-anak mereka mendapatkan uang sendiri dan bekerja keras untuk kehidupan mereka sendiri.

Dari miliarder Warren Buffett hingga bintang rock Gene Simmons, mereka membuat janji untuk tidak meninggalkan warisan harta yang susah payah telah didapatkan untuk anak-anak mereka

Berikut ini pada miliarder yang tak mau mewariskan hartanya untuk anak-anak mereka:

Warren Buffet

Warren Buffett memiliki kekayaan bersih sebesar US$91,3 miliar dan punya tiga anak: Susan, Peter, dan Howard. Ketiganya telah berusia 60 tahunan dan semuanya bekerja keras untuk menjadi diri mereka sendiri.

Buffett telah berjanji untuk menyumbangkan 99 persen kekayaannya. Ini artinya, hanya tersisa satu persen saat dia meninggal dunia.

" Saya ingin memberi anak-anak modal yang cukup sehingga mereka merasa bisa melakukan apapun. Tapi tidak sebanyak jika mereka merasa tidak melakukan apa-apa," kata Buffett.

Philip Seymour Hoffman

Sebelum kematian aktor Philip Seymour Hoffman pada tahun 2014 akibat overdosis obat terlarang, terungkap bahwa ayah tiga anak tersebut tidak meninggalkan harta warisan. Hoffman mengatakan, dia tidak ingin anak-anak menjadi anak manja.

Hoffman justru mewariskan hartanya kepada ibunya dan kekasihnya Mimi O'Donnell. Meskipun Mimi pernah mengusir Hoffman dari apartemen mereka yang berharga US$4,3 juta.

Bill dan Melinda Gates

Bill dan Melinda Gates mendirikan yayasan pada tahun 2000, dengan tujuan untuk mengurangi kemiskinan dan memperluas peluang pendidikan. Pasangan Gates dikenal sebagai dermawan dan, pada tahun 2010, mereka memulai tren " The Giving Pledge" .

Mereka menulis janji mereka untuk menyumbangkan setengah kekayaan mereka untuk amal dan menginspirasi orang kaya lainnya untuk mencoba dan melakukan hal yang sama.

Pasangan Gates memiliki tiga anak, Jennifer, Rory, dan Phoebe. Dan meski Bill telah berjanji untuk membiayai pendidikan anak-anaknya, pendiri Microsoft Corporation itu ingin mereka membangun karier mereka sendiri dan menemukan pekerjaan mereka sendiri.

Gene Simmons

Bintang rock Gene Simmons memiliki kekayaan bersih sekitar US$300 juta dan bisa membelikan apa saja yang kedua anaknya, Sophie dan Nick, inginkan. Namun, pemain bass dari grup rock Kiss ini menginginkan anak-anaknya bekerja keras untuk mencari nafkah mereka sendiri.

" Apa yang saya ingin lakukan adalah apa yang dilakukan setiap burung di sarangnya - mereka memaksa anak-anak mereka keluar dan mencari tahu sendiri cara bertahan hidup. Mereka tetap mendapatkan warisan, tapi mereka tidak akan kaya dari uang saya," kata Simmons kepada CNBC.

Sir Andrew Lloyd Webber

Komposer Inggris ini telah menghasilkan banyak uang berkat beberapa lagunya, seperti Evita, Cats, The Phantom of the Opera, dan banyak lagi. Meskipun ia memiliki kekayaan bersih sebesar US$1,2 miliar, Sir Andrew tidak memiliki rencana untuk mewariskan kekayaannya kepada kelima anaknya.

Sir Andrew justru merasa berhutang budi kepada komunitas opera dan teater. " Saya merasa berhutang dan itu sangat besar karena kesuksesan tidak hanya di Inggris tapi juga di seluruh dunia," katanya kepada The Daily Mail.

Lagipula, ia percaya bahwa jauh lebih penting bagi kelima anaknya untuk memiliki etika kerja yang solid dan bahwa mereka tidak akan mewarisi kekayaannya.

Mark Zuckerberg

Pendiri Facebook Mark Zuckerberg dan istrinya, Priscilla Chan, tidak membiarkan kedua putri mereka, Max dan August, tumbuh sebagai anak yang manja. Dengan kekayaan bersih sekitar US$ 75 miliar, Zuckerberg ingin memastikan bahwa kedua putrinya bekerja keras dan mencari tahu bagaimana menjadi seorang jutawan.

Pasangan itu juga telah berjanji bahwa setelah meninggal, mereka akan menyumbangkan 99 persen saham Facebook mereka (sekitar US$ 45 juta) ke Zuckerberg Foundation.

Nigella Lawson

Koki selebriti Nigella Lawson lahir dari keluarga kaya raya. Tapi Nigella sama sekali tidak membiarkan hal itu menjadikan dia manja. Lawson bahkan menciptakan kekayaannya sendiri sebagai jurnalis, penyiar, bintang TV, dan penulis buku masak.

" Saya ingin mereka (anak-anak) mengetahui bahwa saya bekerja keras untuk mendapatkan uang. Saya bertekad anak-anak tidak boleh manja dengan uang. Hal itu menghancurkan perasaan orang yang sulit mendapatkan uang," kata Nigella kepada The Washington Post.

Jackie Chan

Aktor Jackie Chan terjun dalam bisnis film sejak tahun 1960an dan telah tampil di lebih dari 150 film. Meski telah memiliki kekayaan yang mengesankan, Chan mengatakan bahwa dia tidak akan mewariskan kekayaannya kepada anaknya, Jaycee, saat dia meninggal.

" Jika dia mampu, dia bisa menghasilkan uang sendiri. Jika tidak, maka dia hanya akan menyia-nyiakan uang saya," kata Chan kepada Channel News Asia. Chan dilaporkan berencana menyumbangkan seluruh kekayaannya untuk amal saat dia meninggal dunia.

2 dari 2 halaman

Warisan Buruk Bagi Anak-anak?

Elton John

Hidup legenda musik Elton John berubah selamanya saat dia memiliki dua anak laki-laki, Elia dan Zachary. Tetapi dengan kekayaan bersih sebesar US$ 450 juta, pelantun " Rocket Man" ini menganggap meninggalkan warisan melimpah tidak baik bagi anak-anak.

" Tentu saja, aku tetap akan memberi mereka kehidupan finansial yang stabil. Tapi memanjakan mereka dengan harta warisan melimpah adalah sebuah tindakan yang buruk.

" Itu akan merusak hidup mereka. Anak-anak ini hidup dalam lingkungan yang penuh kemewahan, mereka bukan anak-anak normal dan saya tidak memungkirinya. Tapi Anda harus menciptakan keseimbangan, menghormati uang, dan juga pekerjaan," kata John kepada The Mirror.

Sting

Sting tidak meninggalkan sepeser uang pun untuk anak-anaknya. Vokalis grup The Police dan ayah dari enam anak ini akan menghabiskan seluruh kekayaannya dan mungkin tidak akan bisa mewariskan apapun untuk anak-anaknya karena 'tidak ada yang tersisa'.

" Saya mengatakan kepada anak-anak bahwa tidak akan ada banyak uang yang tersisa karena kita telah menghabiskannya! Kita memiliki banyak komitmen. Apa yang masuk, kita habiskan, dan tidak banyak yang tersisa," kata Sting kepada The Daily Mail.

George Lucas

Pada tahun 2010, George Lucas membuat pengumuman bahwa ia akan mengikuti langkah Bill dan Melinda Gates dengan The Giving Pledge-nya. Dia berjanji akan menyumbangkan setengah dari kekayaannya untuk amal ketika ia meninggal.

" Saya mendedikasikan sebagian besar kekayaan saya untuk meningkatkan pendidikan. Ini adalah kunci bagi kelangsungan hidup umat manusia," tulis Lucas di surat The Giving Pledge-nya.

Simon Cowell

Mantan juri American Idol (dan X-Factor) Simon Cowell adalah selebriti terkenal dan sangat kaya yang tidak tertarik dengan tradisi mewariskan uang atau ketenaran kepada anak-anaknya. Bahkan sebelum Cowell menyambut kelahiran putranya, Eric, ke dunia beberapa tahun yang lalu pada tahun 2014.

Dia menyatakan bahwa dia tidak memiliki rencana untuk meninggalkan warisan kepadanya. " Saya akan meninggalkan warisan untuk seseorang. Amal, mungkin - anak-anak dan anjing. Tapi saya tidak yakin meneruskannya dari generasi ke generasi berikutnya."

Gloria Vanderbilt

Gloria Vanderbilt berasal dari keluarga kaya raya. Ketika ayahnya, Reginald Vanderbilt, meninggal pada tahun 1925, ia meninggalkan harta warisan senilai US$5 juta. Gloria  mengubah uang itu menjadi kerajaan desain mode senilai US$200 juta.

Tapi Gloria tidak mengikuti jejak ayahnya dengan meninggalkan dana perwalian untuk anaknya, Anderson Cooper. Saat diwawancara, Cooper yang menjadi jurnalis terkenal, mengaku tidak mendapatkan apa pun selain motivasi untuk menjadi yang terbaik.

Michael Bloomberg

Jika memiliki orang tua yang sangat kaya, Anda mungkin ingin menghindari agar mereka tidak berbicara atau membaca tentang inisiasi Bill dan Melinda Gates bernama The Giving Pledge. Namun mantan Walikota New York, Michael Bloomberg sudah terlanjur mengetahui tentang inisiasi amal yang digagas pendiri Microsoft Corporation itu.

Bloomberg menyatakan dalam suratnya bahwa ia akan menyumbangkan sekitar US$ 34 miliar kekayaannya untuk Bloomberg Philanthropic Foundation. Dia juga menyebutkan tidak akan mewariskan kekayaannya kepada kedua putrinya.

" Jika Anda ingin melakukan sesuatu untuk anak-anak Anda dan menunjukkan betapa Anda mencintai mereka, satu-satunya hal terbaik - sejauh ini - adalah mendukung organisasi yang akan menciptakan dunia yang lebih baik bagi mereka dan anak-anak mereka."

Kevin O'Leary

Kevin O'Leary sangat paham pentingnya bekerja keras dan menggapai ambisi serta impian. Dia adalah salah satu bintang Shark Tank, sebuah program untuk menciptakan usahawan sukses

Jadi dia sangat mengerti bagaimana susahnya orang-orang yang lahir dari keluarga tidak kaya raya untuk menjadi orang sukses. Karena itulah dia ingin etika bekerja keras bisa dia terapkan kepada anak-anaknya sendiri.

O'Leary juga percaya ingin meninggalkan kekayaannya kepada anak-anaknya. " Jika Anda tidak memulai hidup Anda dengan rasa takut tidak bisa memberi makan diri dan keluarga Anda, lalu apa yang memotivasi Anda untuk mendapatkan pekerjaan?" kata O'Leary dalam sebuah wawancara dengan Chatelaine.

(Sumber: Therichest.com)

Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik
Join Dream.co.id