10 Menteri Berkinerja Memuaskan, Prabowo Subianto Masuk Daftar

Dinar | Jumat, 14 Februari 2020 11:35
10 Menteri Berkinerja Memuaskan, Prabowo Subianto Masuk Daftar

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Siapa yang menduduki peringkat pertama?

Dream - Pemerintahan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin sudah menjalankan tugasnya lebih dari 100 hari. Meski tak memasang target pencapaian di 100 hari pertama, kinerja para anggota kabinet Indonesia Maju  menjadi sorotan.

Perusahaan riset, Alvara Strategi Indonesia, belum lama ini merilis hasil survei kinerja menteri Kabinet Indonesia Maju-nya Jokowi-Ma’ruf.

Dikutip dari Liputan6.com, Jumat 14 Februari 2020, hasil survei ini menggunakan skala 1 atau sangat tidak puas sekali sampai skala 6 atau sangat puas sekali. Dari sini, diperolehlah Top 10 menteri yang memberikan kinerja yang memuaskan publik.

“ Menteri-menteri dari kalangan professional lebih mendapat apresiasi dari publik, terbukti dengan hampir semua 10 menteri dengan tingkat kepuasan tertinggi berasal dari kalangan profesional,” ujar Founder dan CEO Alvara Research Center, Hasanuddin Ali di Jakarta.

Dari hasil survei tersebut, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berada di urutan pertama sebagai menteri dengan kinerja yang paling memuaskan publik dengan nilai 4,02.

“ Kebijakan bersih-bersih BUMN yang banyak didukung publik mendapat apresiasi tinggi dengan menempatkan Erick Thohir sebagai Menteri yang mendapat kepuasan tertinggi,” kata dia.

Di urutan kedua, ditempati Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim dengan nilai 3,95 dan diposisi ketiga diisi oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dengan nilai 3,94.

“ Diikuti oleh Nadiem Makarim melalui Penghapusan Ujian Nasional, sementara Sri Mulyani mendapat apresiasi publik dengan kemampuannya menjaga keuangan RI, hingga masuk ke dalam 3 besar menteri dengan kepuasan publik tertinggi,” kata Hasanuddin.

2 dari 6 halaman

10 Menteri Berkinerja Memuaskan

Berikut daftar 10 besar menteri dengan kinerja yang memuaskan publik berdasarkan hasil survei Alvara Research Center:

1. Menteri BUMN Erick Thohir (4,02)

2. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim (3,95)

3. Menteri Keuangan Sri Mulyani (3,94)

4. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (3,91)

5. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (3,88)

6. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (3,88)

7. Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (3,86)

8. Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro (3,85)

9. Menteri Pariwisata Wishnutama (3,85)

10. Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki (3,84).


(Sumber: Liputan6.com/Septian Deny)

3 dari 6 halaman

Daftar Lengkap Susunan Kabinet Indonesia Maju Jokowi-KH Ma'ruf Amin

Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya mengumumkan formasi lengkap 38 Menteri yang diberi nama Kabinet Indonesia Maju. Dari 38 nama itu terdapat beberapa menteri Kabinet Kerja sebelumnya. 

Presiden Jokowi, Wakil Presiden KH Maruf Amin dan 38 menteri semua duduk lesehan di tangga veranda Istana Merdeka, Rabu 23 Oktober 2019. 

 

Daftar Lengkap Susunan Kabinet Indonesia Maju Jokowi-KH Maruf Amin© Dream

 

Semua dalam posisi duduk di anak tangga, mengenakan batik. Tak lagi mengenakan baju putih-putih. 

" Pagi hari ini saya ingin mengenalkan Kabinet Indonesia Maju yang lima tahun ke depan fokus pengembamngan SDM dan penciptaan lapagan kerja dan pemberdayaan. Saya pekenalkan," tegas Jokowi.

4 dari 6 halaman

Ini Susunannya

Berikut Susunan Kabinet Indonesia Maju Presiden Joko Widodo dan KH Maruf Amin:

1. Menko Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD
2. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
3. Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy
4. Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan
5. Menteri Pertahanan Prabowo Subianto
6. Menteri Sekretaris Negara Pratikno
7. Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi Tito Karnavian
8. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi
9. Menteri Agama Jenderal Purnawirawan TNI Fakhrul Razi
10. Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly
11. Menteri Keuangan Sri Mulyani
12. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Pendidikan Tinggi Nadiem Anwar Makarim
13. Menteri Kesehatan Jenderal TNI Dr Terawan Agus Putranto
14. Menteri Sosial Juliari Batubara
15. Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah
16. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita
17. Menteri Perdagangan Agus Suparmanto
18. Menteri ESDM Arifin Tasrif 
19. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono
20. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi
21. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate
22. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo
23. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar
24. Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo
25. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar
26. Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil
27. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kepala Bappenas Suharso Monoarfa
28. Menpan Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo
29. Menteri BUMN Erick Thohir
30. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki
31. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusbandio
32. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga
33. Menristek dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro
34. Menteri Pemuda dan Olahraga Jainudin Amali 
35. Kepala Staf Kepresidenan Jend Purnawirawan Moeldoko
36. Sekretaris Kabinet Pramono Anung
37. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia
38. Jaksa Agung ST Burhanuddin

5 dari 6 halaman

7 Pesan Jokowi untuk Menteri Kabinet Indonesia Maju

Dream – Hari ini, Rabu 23 Oktober 2019, Presiden Joko Widodo, telah mengumumkan 38 pimpinan di kementerian dan lembaga untuk Kabinet Indonesia Maju. Kepada para bawahannya, Jokowi memberikan tujuh pesan khusus.

“ Yang pertama, jangan korupsi!” kata Jokowi bersama Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin dan 38 menteri barunya sambil duduk lesehan di veranda Istana Merdeka, Jakarta.

Dia meminta para menteri dan pimpinan lembaga negara untuk menciptakan sistem yang bisa menekan peluang korupsi.

Kedua, Jokowi memerintahkan para menteri untuk tidak membuat visi dan misi yang lain di luar visi dan misi presiden.

Ketiga, para menteri dan petinggi negara harus kerja keras, kerja cepat, dan produktif.

“ Keempat, jangan terjebak pada rutinitias kerja yang monoton,” kata dia.

 

7 Pesan Jokowi untuk Menteri Kabinet Indonesia Maju© Dream

 

Kelima, Jokowi meminta bawahan-bawahannya untuk selalu berorientasi kerja kepada hasil yang nyata. “ Tidak hanya menjamin sent, tapi juga deliver,” kata dia.

Yang keenam, mantan gubernur DKI Jakarta mengingatkan para menterinya untuk selalu mengecek masalah di lapangan. Selanjutnya, mereka juga diminta untuk mencari solusi dari masalah yang ditemui di lapangan.

Terakhir, Jokowi menggarisbawahi para menteri harus sungguh-sungguh bekerja. Dia mengancam akan memecat siapa pun yang tak serius menjalankan tugasnya.

“ Terakhir, serius bekerja. Saya pastikan yang tidak sungguh-sungguh, hati-hati, bisa saya copot di tengah jalan,” kata dia.

6 dari 6 halaman

Terungkap, Ini Alasan Jokowi Pilih Nama Kabinet Indonesia Maju

Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan nama kabinet terbarunya periode 2019-2024 dengan nama Kabinet Indonesia Maju. Jokowi mengatakan, kabinet ini berusaha meneruskan program Indonesia Kerja.

" Dalam lima tahun kemarin kita kerja, kerja, kerja. Sekarang arahnya dikerucutkan untuk mengantarkan Indonesia maju," kata Jokowi, ditayangan Liputan6, Rabu, 23 Oktober 2019.

Jokowi mengatakan, tidak ada target prpgram 100 hari di kabinetnya. Meski demikian, tujuan penting yang ingin dia capai yaitu, mengejar defisit transaksi perdagangan dan transaksi berjalan, serta memperluas lapangan kerja baru.

Sementara itu dalam keterangan pers usai pelantikan menteri, juru bicara presiden, Fadjroel Rachman mengatakan, nama kabinet Indonesia Maju dipilih sebagai representasi visi pidato Jokowi di Gedung MPR. Dia menyebut kabinet ini merupakan representasi dari semangat keberagaman di Indonesia.

Jawaban itu sekaligus menjawab pertanyaan mengenai representasi dari Papua.

 

Terungkap, Ini Alasan Jokowi Pilih Nama Kabinet Indonesia Maju© Dream

 

" Tidak ada lagi kita memikirkan perbedaan ini adalah wajah Indonesia. Mereka (para menteri) putra-putri terbaik Indonesia tanpa melihat suku, agama, ras, dan wilayah," ucap dia.

Fadjroel menyebut, Jokowi mendesak para menteri untuk menjalankan visi dan misi yang sudah dibuat.

" Tidak ada visi dan misi menteri, hanya satu yang dijalankan visi dan misi presiden dan wakil presiden," kata dia.

 

Join Dream.co.id