Kala Pecel Lele Hingga Brongkos Koyor Jadi Menu Hotel Berbintang, Bikin Lapar

Culinary | Jumat, 12 Juli 2019 09:12
Kala Pecel Lele Hingga Brongkos Koyor Jadi Menu Hotel Berbintang, Bikin Lapar

Reporter :

Siapa sangka menu tersebut disajikan dengan lebih mewah ala hotel berbintang.

Dream – Menu-menu lokal selalu bisa membangkitkan selera makanan. Sebut saja brongkos koyor, ayam geprek dan pecel lele. Sajian tersebut akan dengan mudah kamu temui saat mencari makan di pinggir jalan.

Siapa sangka menu tersebut disajikan dengan lebih mewah ala hotel berbintang. Pesonna Hotel Semarang baru saja membuat " Revival Menu" . Menghadirkan Brongkos Koyor, Ayam Geprek dan Pecel Lele dengan penyajian dan rasanya lebih 'naik kelas'.

 Ayam Geprek

Menu ayam geprek dan pecel lele merupakan menu-menu yang mudah dijumpai masyarakat dan disukai banyak orang mulai dari anak kecil hingga dewasa karena rasanya yang lezat dan gurih di lidah," kata Arinto Kuswinarto, Executive Chef Pesonna Hotel Semarang, seperti dikutip dari rilis yang diterima Dream.co.id

2 dari 6 halaman

Brongkos Koyor

Untuk menu brongkos koyor yang merupakan makanan khas Jawa Tengah berisi tetelan daging sapi, telur cokelat, tahu, melinjo dan kacang tolo. Sepintas brongkos koyor seperti rawon.

 Brongkos

" Makanan khas Jawa Tengah ini memiliki citarasa pedas nikmat karena kuahnya yang gurih dan pekat kaya akan bumbu,” ungkap Chef Arinto.

3 dari 6 halaman

Minuman Jahe Cokelat

Untuk minuman, ada juga yang bisa dicicipi dan tentunya sangat Indonesia, yaitu minuman jahe cokelat. Merupakan minuman yang terbuat dari cokelat panas yang ditambahkan jahe gepuk, bunga lawang dan kayu manis.

 Jahe Cokelat

Lalu ada juga Arnold Palmer, yaitu minuman teh segar yang dicampur dengan jus lemon dan daun mint. " Rasa segarnya cocok sebagai pelengkap sajian aneka revival menu," kata Axel Heru Suseno, Food and Beverage Manager Pesonna Hotel Semarang.

Ingin mencicipi menu yang mana, Sahabat Dream?

4 dari 6 halaman

Ikan Lele Naik Kelas, Jadi Pengganti Unagi

Dream - Unagi atau belut merupakan bahan baku yang sering dijumpai di masakan Jepang. Hewan menyerupai ular ini memiliki tekstur kenyal dengan cita rasa manis.

Seiring dengan kepopulerannya, populasi unagi kini semakin tipis sehingga dinobatkan sebagai satwa langka oleh pemerintah Jepang.

 Saat Ikan Lele Naik Kelas ke Restoran Jepang

Guna mencegah kepunahan unagi, Jepang membudidayakan ikan tertentu sebagai pengganti. Hewan ini bukanlah spesies baru, melainkan ikan yang sudah akrab di lidah masyarakat.

" Jepang mulai mengalihkan konsumsi unagi ke catfish atau yang biasa disebut ikan lele di Indonesia. Rasa dan teksturnya mirip dengan unagi," kata Winardy Untoro, General Manager Operational Ichiban Sushi di Jakarta, Senin 8 Juli 2019.

5 dari 6 halaman

Bergizi dan Lebih Murah

 Ichiban Sushi

Selain lebih murah dan mudah dibudidayakan, kandungan gizi lele tak kalah dari unagi. Lele diperkaya dengan asam lemak omega 3, omega 6, vitamin B12, rendah lemak jenuh serta merkuri.

Ikan lele dapat disulap menyerupai unagi jika diolah memakai teknik kabayaki.

Daging lele yang telah diiris tipis-tipis dicelupkan ke dalam saus kikkoman, gula dan mirin bersertifikasi halal sebelum dibakar.

6 dari 6 halaman

Pertama di Indonesia

Menu Namazu (catfish) Kabayaki sangat pas disajikan dengan semangkuk nasi Jepang hangat.

Sahabat Dream yang penasaran bisa mencicipinya di gerai Ichiban Sushi seluruh Indonesia. Harganya sangat terjangkau, yakni Rp27 ribu untuk ikan atau Rp30 ribu jika sepaket dengan nasi.

 Ichiban Sushi

" Kami hadirkan Namazu Kabayaki pertama di Indonesia sebagai alternatif dari menu unagi yang terbilang jauh lebih mahal dan sudah langka. Masyarakat jadi bisa merasakan kuliner Jepang dengan cita rasa Indonesia," tutup Winardy.

Sahabat Dream ingin coba?

(Deep Dream) Menteri PAN-RB Buka-bukaan Soal PNS Kerja dari Rumah dan Single Salary
Join Dream.co.id