Masak dengan Bumbu Praktis, Bisa Jadi Solusi Saat Sibuk

Culinary | Selasa, 25 Februari 2020 19:36
Masak dengan Bumbu Praktis, Bisa Jadi Solusi Saat Sibuk

Reporter : Mutia Nugraheni

Bisa mempersingkat waktu untuk mengolah masakan.

Dream - Menyiapkan hidangan untuk keluarga di rumah, jadi kendala saat aktivitas begitu sibuk. Terutama dalam menyiapkan bumbu-bumbu masakan. Mencuci, memotong dan menghaluskannya akan sangat memakan waktu.

Apalagi masakan Indonesia terkenal dengan bumbunya yangs angat kaya. Sebenarnya ada solusi yang bisa dilakukan saat ingin memasak secara cepat, yaitu mengggunakan bumbu instan.

Sebagai pilihan, Sasa baru saja mengeluarkan produk bumbu kemasan yang dinamakan ‘Sasa Bumbu Praktis’. Terdapat 6 varian berdasarkan jenis masakan, yaitu Nasi Goreng Ayam Spesial, Nasi Goreng Jawa, Bumbu Lumur Ayam Spesial, Bumbu Ungkep Ayam Kuning, Bumbu Kuah Sayur Asem, dan Bumbu Ungkep Ayam Kalasan.

 Sasa© Khidr Al-Zahrani

" Kalau kita lihat kita liat tipikal milenial menyukai serba instan, oleh karena itu Sasa mengeluarkan bumbu praktis," kata Albert Dinata, General Marketing PT Sasa Inti, di Jakarta, 25 Februari 2020.

 

2 dari 7 halaman

Banyak Varian

Terdapat juga varian produk bumbu Sasa lainnya untuk memperkaya rasa masakan. Anartelah mengeluarkan produk produk lainnya seperti bumbu praktis, saos sambal, hingga santan instan.

 Memasak© Shutterstock

“ Seiring berkembangnya waktu, kita tidak hanya punya MSG, ada tepung bumbu, saos sambel, sama santan instan,” ujar Albert.

Dengan begitu dapat mempersingkat waktu membuat masakan untuk keluarga walaupun di tengah kesibukan. 

Harganya sangat terjangkau hanya Rp1.500.  Bahan bakunya menggunakan bahan natural yang melalui proses pengeringan

" Diciptakannya bumbu praktis sasa ini, Kita ingin membuat masyarakat Indonesia ketika makan merasa feels like home,” Chef Rendy Kong.

Laporan: Cindy Azari

3 dari 7 halaman

Kisah Gudeg, Masakan Fenomenal Buatan Prajurit Mataram

Dream - Nangka muda dengan warna cokelat kehitaman disajikan di kuali tanah liat. Begitu legit saat digigit. Disajikan dengan suwiran ayam, telur pindang dan kerecek. Membayangkan sajian gudeg memang bisa langsung memantik selera makan.

Menu gudeg kini bisa dengan mudah ditemui di berbagai daerah di Indonesia, meskipun yang otentik berada di Yogyakarta. Sahabat Dream pernah berpikir mengapa menu tersebut dinamakan gudeg?

 Kisah Gudeg, Masakan Fenomenal Buatan Prajurit Mataram© Dream

Jawabannya harus menelusuri sejarah Mataram. Konon, makanan yang menjadi ikon Kota Yogyakarta ini sudah ditemukan pada masa Kesultanan Mataram Islam pertama. Jauh lebih dulu sebelum nama kota Yogyakarta digaungkan.

Saat Kesultanan Mataram Islam hendak didirikan, Panembahan Senopati harus 'babat alas' Alas Mentaok atau membuka hutan belantara untuk memperluas wilayah. Panembahan Senopati memerintah prajurit Mataram dan semua kaum pekerja untuk 'babat alas' yang kelak bernama Yogyakarta ini.

 

4 dari 7 halaman

Banyak Pohon Nangka dan Kelapa di Hutan

Ternyata, di Alas Mentaok tersebut terdapat banyak pohon nangka dan kelapa. Pada saat itu, nangka yang sudah matang langsung dimakan dan kelapa muda juga dijadikan minuman. Nangka muda dan kepala tua tentunya sayang dibiarkan begitu saja.

 Gudeg© Gudeg

Akhirnya nangka muda dan santan yang dihasilkan dari kelapa dimasak dan dijadikan santapan bersama. Banyaknya prajurit dan pekerja pada saat itu, mengharuskan memasak dalam jumlah yang banyak.

Dimasaklah nangka muda dengan santan dari kelapa ditambah gula aren, berbagai macam bumbu, serta rempah-rempah, di dalam kuali besar.

Baca kelanjutan kisah gudeg di Diadona.id

5 dari 7 halaman

Ini Camilan Kampung yang Bikin Lee Seung Gi Blusukan ke Yogyakarta

Dream - Lee Seung Gi, selebritas asal Korea Selatan rupanya sedang ada di Indonesia. Tak ada informasi sebelumnya kalau aktor tampan itu bakal mengunjungi kota Gudeg.

 Ini Camilan Kampung yang Bikin Lee Seung Gi Blusukan ke Yogyakarta© MEN

Seung Gi datang Yogyakarta ternyata bukan untuk menemui para penggemar atau menggelar konser. Ada pekerjaan yang harus dilakukannya, yaitu syuting variety show berjudul " 2 Man Trip" .

Tak sendirian, Seung Gi juga bersama seleb Taiwan, Jasper Liu. Selama di Yogyakarta, dua pria ini menyempatkan cicipi cenil lupis ternama seantero dunia bikinan Mbah Satinem.

6 dari 7 halaman

Lupis Cenil 'Go International'

Mbah Satinem, sang pembuat sekaligus penjual cenil, memang sangat populer bukan hanya di Indonesia, tapi juga berbagai negara. Dagangannya jadi incaran turis asing saat datang Yogyakarta.

Hal ini lantaran serial Netflix berjudul 'Street Food' yang mengulas lupis buatannya yang begitu melegenda di Yogyakarta. Ada potongan video yang tersebar di Twitter, saat Seung Gi sedang membeli lupis Mbah Satinem.

7 dari 7 halaman

Berjualan Cenil Lupis 50 Tahun

Si mbah yang sudah berjualan cenil lupis selama 50 tahun, melayani aktor tersebut dengan sangat ramah. Potongan lupis ditaruh di daun pisang, lalu ditaruh cenil berwarna kemerahan, ditabur kelapa dan disiram gula merah cair.

 Seung Gi© Instagram

Duh, bikin ngilerSahabat Dream sudah pernah mencicipinya? Jangan sampai kalah dengan Seung Gi.


Laporan Rahmi Safitri/ Sumber: Kapanlagi.com

 

 

Terkait
Video Kondisi Terkini WNI dari Wuhan di Natuna
Join Dream.co.id