Lada Putih dan Hitam, Rasanya Serupa Tapi Tak Sama

Culinary | Jumat, 10 Juli 2020 08:36
Lada Putih dan Hitam, Rasanya Serupa Tapi Tak Sama

Reporter : Mutia Nugraheni

Kamu lebih suka yang putih atau hitam?

Dream - Penyuka makanan pedas pasti sudah tak asing lagi dengan rasa lada. Biasa digunakan untuk masakan gurih, bumbu simpel untuk steak atau campuran telur. Lada memang memiliki rasa yang kuat dengan aroma menggoda.

Tahukah Sahabat Dream perbedaan lada putih dan lada hitam? Dua bumbu tersebut sebenarnya berasal dari tanaman yang sama tetapi perbedaan memprosesnya, membuat rasa dua lada tersebut jadi berbeda. Perbedaannya mulai dari proses pemetikan.

Bagaimana memproses lada putih?
Lada putih, diambil dari buah tanaman lada atau dikenal dengan Piper Nigrum. Tidak seperti lada hitam, lada putih berasal dari buah yang dipetik dengan kematangan penuh. Buah ini kemudian direndam dalam air untuk difermentasi.

Nantinya, lapisan luar dihilangkan dan hanya menyisakan benih bagian dalam. Karena kulit dihilangkan, rasanya jadi berkurang termasuk zat pedas yang bernama piperin. Itulah yang membuat lada putih cenderung memiliki rasa lebih ringan daripada lada hitam.

 

2 dari 6 halaman

Bagaimana lada hitam dibuat?

Lada hitam sendiri adalah buah mentah dari tanaman lada yang kemudian dikeringkan, hal ini menyebabkan kulitnya menghitam. Lada hitam menghasilkan lebih banyak rasa pedas (karena piperin). Kulitnya dibiarkan, sehingga rasa pedasnya lebih menonjol.

 Lada hitam© Unsplash

Photo by Sonja Punz on Unsplash

Mempertahankan rasa dan aroma lada juga sangat bergantung pada penyimpanannya. Selalu simpan lada di wadah kedap udara jauh dari cahaya.

3 dari 6 halaman

Rawat Tanaman Rempah, Bisa Jadi Bumbu Segar di Dapur

Dream - Daun rempah dan bumbu jadi andalan kita untuk membuat cita rasa masakan jadi lebih nikmat. Daun basil, thyme, kemangi, rosemarry kerap dijual dalam pot di pusat perbelanjaan.

Jangan ragu untuk membelinya dan menaruhnya di dapur. Tanaman daun rempah yang dijual di toko sangat mudah dirawat. Tertarik untuk merawat tanaman rempah di dapur sebagai bumbu masakan? Simak trik berikut.

 Rawat Tanaman Rempah, Bisa Jadi Bumbu Segar di Dapur© MEN

1. Pisahkan jika sudah lebat
Daun rempah dalam pot yang baru dibeli kerap terlihat penuh, lebat, dan sehat. Nah, kondisi ini terlalu padat, akan lebih baik membagi dan memindahkannya ke pot yang lebih kecil. Taruh beberapa di luar ruangan.

Cara ini akan membuat daun tumbuh lebih banyak. Gunakan satu pot kecil (sekitar empat inci) untuk setiap tanaman, atau pot yang lebih besar jika memiliki ruang untuk menaruhnya.

 

4 dari 6 halaman

Siram dan Panen Teratur

2. Sirami setiap dua hingga tiga hari
Tanaman dalam pot kecil akan mengering sangat cepat. Uji tanah setiap beberapa hari dengan memasukkan jari ke dalam tanah dan periksa kelembapannya. Buat tanah lebih lembap secara konsisten. Jangan biarkan mengering di sela-sela penyiraman, karena ini akan membuat tanaman stres. Lakukan penyiraman tiap dua hari sekali.

 Tanaman rempah di dapur© Shutterstock

3. Panen secara teratur
Agar tanaman rempah hidup lebih lama, harus dipanen secara teratur. Banyak yang cenderung membiarkannya. Padahal semakin banyak dipanen, semakin banyak tanaman yang akan dihasilkan, jadi pastikan untuk memotong beberapa cabang dan batang secara teratur.

5 dari 6 halaman

Resep 3 Bumbu Dasar Andalan Saat 'Social Distancing' Dua Pekan

Dream - Seluruh masyarakat Indonesia diperingatkan untuk melakukan social distancing demi mengurangi risiko penularan corona virus (Covid-19). Itu artinya, sebisa mungkin kita mengurangi dan menghindari ke area yang ramai dikunjungi orang, salah satunya adalah pasar.

Untuk itu tak ada salahnya mulai sekarang Sahabat Dream menyetok bahan bumbu untuk membuat bumbu dasar. Bumbu ini bisa digunakan untuk banyak masakan. Chef Bahtiar, melalui akun Twitternya @tiarbah membagikan resep tiga bumbu dasar yang bisa dikreasikan untuk banyak masakan.

 Resep 3 Bumbu Dasar Andalan Saat Social Distancing Dua Pekan© Dream

Resep terdiri dari bumbu kuning, bumbu putih, bumbu merah. Pertama bumbu kuning, yang merupakan campuran bawang merah, bawah putih dan kunyit yang dihaluskan. Setelah dihaluskan, tumis, dinginkan dan simpan dalam wadah yang rapat.

 

6 dari 6 halaman

Resep Bumbu Putih dan Bumbu Merah.

Kedua bumbu putih, yang merupakan campuran bawang putih, bawang merah, kemiri, jahe. Haluskan, lalu tumis, dan dinginkan. Simpan dalam wadah yang rapat. Ketiga bumbu merah, campuran dari bawang merah, bawang putih dan cabe merah.

 Cara Mengatasi Diabetes: Bawang Merah© MEN

Simpan dengan baik bumbu-bumbu tersebut. Taruh di kulkas atau frezeer dan keluarkan jika ingin mengolah makanan. Soto misalnya, bisa menggunakan bumbu kuning. Lalu untuk membuat balado dengan bumbu merah.

Selamat mencoba!

Terkait
Join Dream.co.id