`Daging` Nabati Hadir di Indonesia untuk Para Vegetarian

Culinary | Kamis, 29 April 2021 06:33
`Daging` Nabati Hadir di Indonesia untuk Para Vegetarian

Reporter : Ferdike Yunuri Nadya

Kini Vegetarian tetap bisa mencicipi cita rasa daging

Dream - Pergeseran pola makan berbasis tanaman semakin meningkat, terlebih di tengah pandemi yang menutup setiap orang hidup sehat. Survei menunjukkan bahwa 90 persen masyarakat Indonesia mulai mencoba mengonsumsi menu makanan sehat untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Jumlah orang yang lebih giat membeli sayur dan buah kini telah mencapai 62 persen, dan layanan pesan antar makanan sehat juga telah meningkat sebanyak 7,4 persen..

Gaya hidup flexitarian juga meningkat akhir-akhir ini. Masyarakat dengan gaya hidup ini memilih makanan berbasis nabati dan mengurangi protein hewani. Di kalangan selebriti, Hamish Daud adalah salah satunya.

 Hamish Daud
© Ferdike Yunuri Nadya/ Dream.co.id

“ Sekarang saya jadi lebih perhatiin bahan makanan yang saya konsumsi, termasuk beralih ke bahan makanan plant-based yang lebih sustainable.” jelas Aktor Hamish Daud, pada konferensi vitual Unilever, Selasa, 27 April 2021.

Namun sayangnya makanan vegan belum banyak hadir di Indonesia. Ditambah, awareness masyarakat masih rendah terhadap ragam pilihan makanan berbasis nabati hingga pandangan bahwa hidangan berbasis nabati cenderung membosankan dan kurang menggugah selera.

Menjawab hal ini, Unilever Food Solutions (UFS) menggerakkan industri bisnis kuliner untuk memenuhi permintaan konsumen Vegetarian melalui “ The Vegetarian Butcher”.

 

2 dari 3 halaman

The Vegetarian Butcher hadir di Indonesia

 Unilever
© Ferdike Yunuri Nadya/ Dream.co.id

“ UFS melihat adanya tren pergeseran pilihan konsumen menuju ragam makanan berbasis nabati, baik di tingkat global maupun lokal. Hal ini tentunya menjadi tantangan sekaligus peluang yang harus disambut baik oleh para pebisnis kuliner.” jelas Joy Tarigan pada kesempatan yang sama.

The Vegetarian Butcher lahir dan dikembangkan oleh Jaap Korteweg, seorang pecinta daging asal Belanda yang berinovasi dengan menciptakan aneka olahan daging dari bahan nabati. Ia ingin mengajak masyarakat dunia memiliki pola makan yang lebih bernutrisi tanpa harus mengorbankan kelezatan, kesehatan, ataupun kelestarian hewan dan lingkungan.

Revolusi yang diusung oleh “ The Vegetarian Butcher” membuat olahan daging agar dapat dinikmati oleh mereka yang sedang menjalani gaya hidup vegetarian, vegan, ataupun carnivore.

Dibuat dari protein kedelai yang berserat tinggi, “ The Vegetarian Butcher” yang tersertifikasi halal ini tersedia dalam olahan yang menyerupai cita rasa dan tekstur dari daging ayam dan sapi.

3 dari 3 halaman

Kolaborasi dengan Burger King

 Unilever
© Ferdike Yunuri Nadya/ Dream.co.id

Sebagai langkah awal, UFS berkolaborasi dengan Burger King Indonesia. Dalam waktu dekat akan meluncurkan menu ‘Plant-based Whopper’ berbasis nabati pertama di Indonesia.

Kenikmatan akan semakin lengkap dengan kelezatan patty dari The Vegetarian Butcher dan bisa dinikmati oleh konsumen mulai 5 Mei 2021 di gerai Burger King yang berada di wilayah Jabodetabek. Kemudian akan disusul oleh gerai Burger King di kota-kota lainnya awal Juni mendatang.

“ Plant-based Whopper menjadi pilihan lezat bagi semua orang yang menginginkan alternatif daging hewani tanpa mengorbankan rasa tak tertandingi dari Whopper yang ikonik dari Burger King.” jelas Eugene Hong, Chief Marketing Officer Burger King Indonesia, pada kesempatan yang sama.

Join Dream.co.id