Chef Rusuh di Purwodadi, Masak Sampai Lempar Kompor dan Gas

Culinary | Sabtu, 9 November 2019 12:02
Chef Rusuh di Purwodadi, Masak Sampai Lempar Kompor dan Gas

Reporter : Mutia Nugraheni

Teriakan "sok kabeh" terdengar riuh dari dapur, disambung suara alat masak yang dilempar.

Dream - Pertama kali melihat aksi Chef Anto saat masak seafood mungkin Sahabat Dream akan mengalami 'shock theraphy'. Setiap hari, ia memasak di Babalu Cafe, tempat makan yang menyediakan hidangan seafood dan camilan lainnya, di Purwodadi, Jawa Tengah.

Biasanya, chef memasak dengan teratur dan rapi, tapi tidak dengan pria yang akrab disapa Mas Anto ini. Ia justru masak dengan gayanya yang super rusuh.

 Mas Anto© Khidr Al-Zahrani

(Foto: Instagram Babalu Cafe)

 

Wajan, panci, kompor dan berbagai macam perkakas di dapur, dipukul-pukulnya hingga nyaring. Sementara anak buahnya menanggapi dengan suara-suara riuh.

Bahan yang sudah disiapkan berupa seafood dan bumbu kental dituangkannya ke wajan. Setelah itu panci bekas menaruh bahan masakan dilempar begitu saja, berkali-kali!

 

2 dari 7 halaman

Teriakan "Sok Kabeh"

Tak lupa ia berteriak " Sok Kabeh" yang juga diikuti anak buahnya. Tak hanya alat masak, Mas Anto juga kadang melempar kompor bahkan gas. Belum selesai sampai di situ, wajan panas juga ditaruhnya di kepala.

 Aksi Mas Anto Babalu Cafe© Instagram Babalu Cafe

Gaya masak Mas Anto ini bikin banyak orang penasaran. Biasanya saat akhir pekan, dapur Mas Anto ramai didatangi pengunjung.

Mereka ingin melihat aksi Mas Anto memasak yang super rusuh. Ada yang sengaja datang dari Bali hanya untuk melihat aksinya.

 

4 dari 7 halaman

Heboh Chef Prancis Tak Mau Restorannya Berpredikat Michelin

Dream - Gelar bintang Michelin masih dianggap predikat bergengsi dan penghargaan tinggi bagi seorang Chef dan restoran. Mereka yang mengantonginya bakal terkenal seantero dunia.

 Heboh Chef Prancis yang Tak Mau Restorannya Berpredikat Michelin© MEN

Harga makanan di restorannya cenderung akan naik. Belum lagi antrean untuk makan di dalamnya bakal mengular, bahkan ada yang harus membuat waiting list hingga berbulan-bulan.

Tapi Chef Marc Veryat, dari Haute-Savoie, La Maison des Bois membuat keputusan lain.

Ia justru ingin melepaskan gelar Michelin yang didapat restorannya. Padahal sebelumnya restoran mewah ini mendapat bintang 3 Michelin.

Namun setelah kurator dari tim Michelin kembali mengulas restorannya, gelar bintangnya diambil satu.

5 dari 7 halaman

Kurator Michelin Dikritisi

Chef Marc rupanya tak terima. Koki yang punya gaya khas bertopi hitam lebar ini, justru tak mau restoran miliknya masuk dalam panduan Michelin. Menurutnya, para kurator tak memiliki kompetensi yang baik.

 Chef Marc© Instagram

" Ini seperti berada di Cannes dan dianugerahi penghargaan dan setahun kemudian mereka memanggil Anda untuk memberi tahu bahwa mereka membawanya kembali," kata Veyrat kepada stasiun radio Prancis RTL, seperti dikutip dari CNN.

6 dari 7 halaman

Berdampak psikologis

Menurutnya, pengambilan satu bintang dari pihak Michelin tersebut berdampak besar bagi tim kokinya. Selama ini mereka bekerja keras, tapi hal itu seperti dinodai dengan hal yang tak kompeten.

 Chef Marc© Instagram

" Ada tekanan besar pada koki di sini. Tim saya meneteskan air mata," kata Veyrat.

7 dari 7 halaman

Alasannya karena Pakai Keju Cheddar

Ditariknya satu bintang, ternyata menurut kurator Michelin, karena restoran La Maison des Bois dianggap menggunakan keju cheddar pabrikan dan bukan keju lokal. Padahal menurut Chef Marc, ia selalu menggunakan bahan lokal, termasuk keju yang dibuat sendiri.

 Chef Marc© Instagram

" Mereka telah menghina seluruh wilayah! Mereka bilang kita membuat souffle Cheddar! Bisakah kau percaya. Kami berhasil dengan Reblochon, Beaufort, Emmental, kami membayar upeti ke tanah di sini. Dan mereka salah melakukannya!," ungkap Marc dengan penuh emosi.

Dia meminta kurator Michelin untuk mengungkapkan alasan sebenarnya mengapa bintang diambil kembali. Tapi hingga kini penjelasannya hanya sebatas itu.

Panduan Michelin dalam situsnya menggambarkan La Maison du Bois sebagai restoran mewah di Manigod, desa pegunungan tempat Veyrat tumbuh. Menyajikan hidangan berkelas dari bahan-bahan berkualitas.

(Sah, Sumber: CNN)

5 Kiat Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Biar Nggak Gampang Sakit Bersama Tolak Angin
Join Dream.co.id