Cara Masak Kentang Lebih Sehat dan Nikmat, Jangan Digoreng

Culinary | Sabtu, 6 Agustus 2022 06:30

Reporter : Mutia Nugraheni

Sebenarnya ada banyak cara mengolah kentang, tak melulu harus digoreng. Rasanya pun tak kalah nikmat.

Dream - Kentang goreng memiliki citarasa gurih dan manis, tak heran kalau menu satu ini jadi favorit anak-anak dan orang dewasa. Sayangnya, kentang goreng termasuk kudapan yang kurang sehat karena mengandung banyak minyak yang berbahaya bagi kesehatan.

Hal itu karena ketika kentang diolah dengan cara digoreng, manfaat kesehatannya akan berkurang. Dikutip dari KlikDokter, karena minyak menambahkan lemak jenuh serta kalori yang sangat banyak.

Sebenarnya ada banyak cara mengolah kentang, tak melulu harus digoreng. Rasanya pun tak kalah nikmat. Bagaimana cara mengolah kentang lebih sehat?

1. Panggang dengan Kulitnya

 POtato wedges© Shutterstock

Cara memasak kentang yang baik salah satunya adalah dengan memanggang kentang bersama dengan kulitnya. Konsumsi kentang beserta kulitnya ternyata dapat meningkatkan komponen serat sehingga membantu menurunkan indeks glikemik kentang.

Sebuah kentang yang dipanggang bersama kulitnya memberikan 4 gram serat dan lebih dari 900 miligram kalium. Di sisi lain, mengonsumsi daging hanya memberikan 2 gram serat dan kurang lebih 600 miligram kalium.

Cara memasak kentang seperti ini dapat Anda lakukan dengan langkah-langkah berikut:
- Potong kentang ke bentuk wedges. Bisa juga membelah kentang menjadi dua
- Oleskan minyak zaitun dan bumbui kentang dengan garam serta merica
- Gunakan alumunium foil untuk membungkus kentang
- Tindakan ini dilakukan untuk menjaga agar nutrisi yang terkandung dalam kentang tetap terjaga
- Panggang di oven dengan suhu 450o C selama 15-20 menit

 

Cara Masak Kentang Lebih Sehat dan Nikmat, Jangan Digoreng
Kentang Kukus
2 dari 5 halaman

2. Kukus

 Kentang kukus© Shutterstock

Mengukus merupakan salah satu cara memasak kentang yang sehat. Kamu mungkin menganggap kentang akan terasa tawar dan hambar bila dikukus. Namun tenang saja, ada beberapa cara supaya kentang yang dikukus menjadi enak. Perhatikan beberapa hal berikut ini.
- Ketika mengukus kentang, jangan lupa tambahkan garam dan lada
- Bila suka rasa pedas, boleh ditambahkan dengan bubuk cabai
- Agar rasa dan aroma lebih kuat, bisa mengukusnya dengan rempah-rempah segar yang dicincang seperti daun peterseli, kemangi, thyme, dan rempah lainnya sesuai selera.

 

3 dari 5 halaman

3. Salad Kentang

 Salad kentang© Shutterstock

Kentang juga enak dan sehat bila dimakan sebagai salad. Seringkali terdapat kekeliruan saat mengonsumsi kentang dengan cara ini. Kesalahan yang sering dilakukan adalah mengonsumsi salad dengan mayonaise.

Supaya lebih sehat, ganti mayonaise yang biasa ditambahkan ke dalam salad dengan yogurt tawar atau Greek yogurt. Bisa juga menambahkan garam dan merica supaya rasa menjadi lebih enak

Penjelasan selengkapnya baca di sini.

4 dari 5 halaman

Kentang Mulai Muncul Tunas, Amankah Dimakan?

Dream – Kentang termasuk sayuran yang bisa disimpan lama. Biasanya kita menyetok kentang dan ditaruh di dapur. Baru mengolahnya setelah beberapa kemudian. Saat disimpan terlalu lama, tunas pada kentang kerap bermunculan.

Sahabat Dream mungkin bingung setelah disimpan, mulai bermunculan tunas pada kentang dan apakah aman dikonsumsi? Kentang saat bertunas cukup aman dimakan tapi jika teksturnya masih keras saat disentuh.

 Kentang Mulai Muncul Tunas, Amankah Dimakan?© MEN

Tidak lunak atau keriput dan mengkerut, serta tunas yang muncul tak terlalu besar. Penting diingat, munculnya tunas berarti terdapat racun, sehingga perlu dibuang sebelum diolah.

Hal yang perlu dilakukan adalah singkirkan tunas dan bintik-bintik pada kentang yang muncul. Setelah itu baru kentang aman untuk diolah dan dikonsumsi. Bila tunas yang tumbuh cukup besar dan kentang jadi lebih lembek sebaiknya tak dikonsumsi.

 

5 dari 5 halaman

Kondisi tersebut bisa menggambarkaan munculkan dua racun alami yang disebut solanin dan chaconine, dua jenis racun alami yang dikenal sebagai glikoalkaloid, terdapat pada tanaman kentang. Keduanya paling banyak di bagian inti, kecambah, dan kulit, tetapi tidak pada bagian kentang lainnya.

Senyawa ini beracun bagi manusia dan dapat menyebabkan sakit kepala, muntah, dan gejala pencernaan lainnya. Untuk itu penting menyimpan kentang dengan aman agar tak mudah muncul tunas.

Caranya adalah dengan membeli kentang berkualitas baik dan selalu simpan di tempat yang kering. Simpan dalam wadah sendiri jangan taruh dekat buah-buahan.

Laporan : Siti Sarah Al Hafizd/ Sumber: The Spruce

Terkait
Join Dream.co.id