Bawang Putih Tak Harus Dicincang untuk Keluarkan Aroma dan Rasanya

Culinary | Minggu, 14 Februari 2021 15:02
Bawang Putih Tak Harus Dicincang untuk Keluarkan Aroma dan Rasanya

Reporter : Mutia Nugraheni

Ternyata tak semua masakan membutuhkan bawang putih yang dicincang.

Dream - Bawang putih jadi bumbu dasar yang wajib ada di dapur. Untuk mengolahnya, kita biasa langsung mengiris atau mencincangnya. Hal ini karena dengan dicincang aroma dan rasanya akan lebih keluar.

Ternyata tak semua masakan membutuhkan bawang putih yang dicincang. Justru ada jenis masakan yang lebih baik jika bawang putih tak diolah dengan dicincang halus. Bentuk bawang putih dalam masakan memang sangat mempengaruhi rasanya.

Saat diiris atau dihancurkan, kita menghancurkan sel-sel di dalam bawang, yang memulai reaksi kimia. Reaksi inilah yang membuat bawang putih berbau menyengat. Semakin banyak sel yang dipecahkan, semakin kuat rasanya. Jadi bawang putih cincang halus memang akan lebih menyengat daripada yang hanya diiris.

Kapan sebaiknya bawang putih dicincang, diiris atau cukup digeprek?

 

 

2 dari 5 halaman

1. Jangan dicincang jika memasak sup, semur, atau rebusan
Merebus memerlukan waktu lama dan memasak perlahan, bawang putih tidak perlu dicincang. Kaldu akan efektif mengurai rasa bawang putih. Untuk memaksimalkan rasa, cukup geprek sebelum memasukkannya ke dalam panci. Sup yang dimasak cepat juga mendapat manfaat dari bawang putih geprek utuh yang dihancurkan.

 Bawang Putih© MEN

2. Iris halus untuk tumisan
Mengiris bawang putih lebih mudah dan tidak berantakan dibandingkan mencincangnya dengan halus. Masak irisan bawang putih dalam minyak zaitun atau mentega sampai aromanya keluar untuk membangun rasa pada dasar hidangan. Bisa juga goreng irisan bawang putih dengan minyak, gunakan minyak untuk menumis sayuran atau sebagai saus cepat untuk pasta atau nasi, lalu hiasi dengan keripik bawang putih yang renyah.

3. Parut bawang putih untuk salad dressing dan marinasi
Untuk lebih praktis, bawang puth juga bisa diparut. Bisanya untuk campuran saus salad dan bumbu marinasi. Parutan cenderung lebih halus dan bisa meresap lebih cepat baik rasa maupun aromanya.

3 dari 5 halaman

Bumbu Lima Rempah Wu Xiang Fen, Rahasia Kelezatan Masakan China

Dream - Bebek peking, ayam tepung ala Taiwan dan daging tumis ala oriental, siapa yang bisa menolaknya? Rasanya sangat kaya, terutama saat digigit. Lapisan rasanya begitu banyak dengan paduan rempah yang bikin penasaran.

Masakan China terkenal dengan citarasa gurih yang kaya. Kuncinya ternyata ada di bubuk lima rempah atay Wu Xiang Fen atau ada juga yang menyebutnya Ngo Hiong. Bumbu ini banyak dijual di pasaran dalam kemasan botolan atau plastik.

 Bumbu Lima Rempah Wu Xiang Fen, Rahasia Kelezatan Masakan China© MEN

Isi di dalamnya terdiri dari adas bintang, biji adas, kulit kayu manis (cassia), cengkeh dan lada Sichuan. Bumbu Lima Rempah rupanya memiliki filosfi tersendiri.
Dalam kosmologi China, angka lima berhubungan dengan lima elemen dasar, api, tanah, logam, air, dan kayu.

 

4 dari 5 halaman

Simbolisme ini sangat penting dalam masakan China. Menurut ajaran pengobatan tradisional Tiongkok, campuran ini merangsang setiap organ di dalam tubuh. Bukan hanya membuat rasa masakan nikmat dan seimbang tapi juga baik bagi kesehatan tubuh.

Aslinya di China, meskipun bubuk 5 bumbu selalu terdiri dari bahan yang sama, jumlahnya masing-masing di tiap daerah. Juga berbeda di tiap juru masak. 

 

5 dari 5 halaman

Campuran bumbu bisa mengandung lebih banyak rempah-rempah seperti kayu manis Ceylon, kulit jeruk kering (jeruk keprok atau jeruk), lada putih, adas hijau, pala atau jahe bubuk.

 Bumbu lima rempah© Shutterstock

Bumbu lima rempah dapat digunakan untuk melumuri daging, ayam atau bebek yang akan diolah. Bisa juga dicampur ke dalam kuah dan taburan di atas hidangan tumisan. Pernah coba masak dengan bumbu ini, Sahabat Dream?

Sumber: 196flavors

Terkait
Join Dream.co.id