Ungkap Keamanan MSG Ajinomoto, Ini Kata Pakar Gizi dan BPOM

Culinary | Kamis, 20 Desember 2018 08:37
Ungkap Keamanan MSG Ajinomoto, Ini Kata Pakar Gizi dan BPOM

Reporter : Dwi Ratih

isu-isu kesehatan seputar MSG juga dikupas tuntas Ajinomoto dan pakar gizi.

Dream - Anggapan tentang bahan misin, atau bahasa ilmiah dikenal dengan MSG (Monosodium Glutamat) bisa menyebabkan kebodohan masih terpatri di kepala masyarakat. Sampai-sampai ada istilah Generasi Micin untuk menunjukan perilaku anak muda masa kini yang dianggap keterlaluan. 

Tapi benarkan dampak micin atau MSG itu seperti yang dipikirkan banyak masyarakat tersebut?

Untuk membuktikannya, PT. Ajinomoto Indonesia bersama Yayasan Gizi Kuliner (YASMIN) menggelar dialog ilmiah di Madrasah Istiqlal, Jakarta, Selasa, 18 Desember 2018. Dihadiri pakar gizi dan pangan, serta expertise dari Badan Pengawas Obat & Makanan (BPOM RI), kegiatan itu membedah dari A sampai Z tentang MSG.

Untuk kajian ilmiah, Profesor Made Astawan yang merupakan Pakar Gizi dari IPB turut datang. Sementara BPOM RI mengirimkan Kasubdit Standardisasi Keamanan Pangan, Deksa.

Dalam penjelasan di acara Dialog Ilmiah Bersama Pakar Gizi & Kesehatan: Kupas Tuntas Bahan Tambahan Pangan MSG, antara Mitos dan Fakta, Made Astawan mengupas tentang unsur-unsur pembentuk MSG kepada audiens,

“ Sesuai dengan namanya ‘Monosodium Glutamat’ terdiri dari mineral / sodium (Na), asam amino glutamat, dan air. Tiga unsur tersebut sebenarnya merupakan zat gizi yang dibutuhkan tubuh,” ucapnya.

 Ajinomoto

Dalam skala industri, lanjut Astawan, perusahaan produsen MSG membuat produk dari bahan baku seperti tetes tebu, singkong, jagung, dan sebagainya. " Seperti yang diproduksi oleh Ajinomoto, menggunakan tetes tebu,” ujarnya.

Topik seputar kesehatan seputar MSG juga dibahas dalam diskusi ilmiah yang dihadiri 135 peserta dari kalangan guru, pelajar, orangtua wali murid, maupun dokter ini.

“ Masih banyak masyarakat yang salah persepsi mengenai ‘generasi micin’. Mereka berpikir MSG atau micin itu membuat otak menjadi bodoh,” kata Prof. Made.

Menurut Astawan, anggapan tersebut sebetulnya keliru. MSG mengandung asam amino glutamat yang merupakan salah satu penyusun protein. Sekitar 20 persen dari bobot tubuh manusia berisi protein dan glutamat mempunyai porsi terbanyak yang terdapat di otak dan otot.

 Ajinomoto

Dari pemaparannya, Astawan meyakini isu micin atau MSG dapat menyebabkan kerusakan otak atau memicu seseorang menjadi bodoh tak cukup kuat.

2 dari 4 halaman
Komentar
Beri Komentar
[19 Mar 16:00] Live Streaming #KLYLounge with Barasuara
Join Dream.co.id
Kantor Digeledah KPK, Ini Kata Menteri Agama