Juara Dream Inspiring Woman 2018 Berangkat Umrah Gratis

Community | Rabu, 6 Februari 2019 10:16
Juara Dream Inspiring Woman 2018 Berangkat Umrah Gratis

Reporter : Dwi Ratih

Zea Giena merupakan juara ajang tahunan Dream.co.id yaitu Dream Inspiring Woman (DIW) pada 2018.

Dream - Keluar sebagai juara utama di Dream Inspiring Woman 2018 pada November tahun lalu, Zea Giena siap menikmati hadiah yang diterimanya.

Umrah gratis adalah hadiah utama yang diberikan Dream.co.id kepada Zea.

Hijaber kelahiran 24 Agustus 1997 ini mengatakan dirinya akan berangkat ke Tanah Suci hari ini Rabu, 6 Februari 2018 sekitar pukul 16.00 WIB dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.

" Perasaannya deg-degan, karena baru pertama kali dan itu dilakukan sendirian. Tapi aku bawa enjoy saja karena sebelumnya aku juga pernah ke negeri orang sendirian, dan happy-happy saja dibawa tenang dan rileks, Insya Allah semua lancar," kata Zea saat berbincang dengan Dream.

 zea giena/bayu-kly

Zea yang sebelumnya tinggal di Malang, Jawa Timur ini juga mengatakan ikhlas adalah kunci persiapan jelang keberangkatan umrohnya kal ini.

" Meeghafalkan doa-doa saat di sana agar ibadah umrahnya lebih khusyuk, sedangan untuk pribadi lebih memantapkan diri agar bisa lebih ikhlas dan menerima segala sesuatu yang akan terjadi di sana, hal baik maupun buruk," ceritanya.

Terlebih seluruh keluarga besar di Malang, Jawa Timur turut memberi support yang luar biasa atas kemenangan Zea sebagai Dream Inspiring Woman 2018.

 zea giena/bayu-kly

Sampai-sampai, Zea mengatakan, kalau keluarganya di Malang menyuruhnya untuk pulang kampung terlebih dahulu dah dihadiahi 'uang jajan tambahan' sebagai bekal selama di Tanah Suci.

" Lebih terharunya juga dari calon mertua ku serta keuarganya yang nggak diduga-duga memberi perhatian lebih buat persiapan berangkat umroh, subhanallah sekali bersyukurnya punya keluarga yang perhatian banget," ucap Zea yang saat ini tinggal di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.

Jelang keberangkatan yang tinggal hitungan jam ini, Zea sempet curhat ke Dream kalau ada kejadian menarik jelang ibadah umrahnya.

" Waktu manasik haji kemarin aku berangkat bawa motor, dan aku nggak tahu sama sekali kalau ternyata dari pihak travel umrah menyediakan dua koper; besar dan kecil. Karena sudah terlanjur bawa motor jadi pulang sambil berbondong-bondong bawa koper besar, ha-ha-ha," cerita Zea sambil tertawa.

Karena ibadah umrahnya kali ini adalah kali pertama buat Zea, dirinya sangat bergantung pada aturan yang disediakan travel yang membawanya ke Tanah Suci.

" Dikasih earphone buat koordinasi agar tidak nyasar," pungkasnya.

Selamat menjalani ibadah umrah Zea, semoga lancar-lancar di Tanah Suci maupun balik ke Tanah Air. Nantikan cerita Zea selama perjalanan umrahnya di sini, ya,  Sahabat Dream!

2 dari 3 halaman

Nazar Zea Giena Jadi Jawara `Dream Inspiring Woman 2018`

Dream – Zea Giena, namanya disebut oleh dewan juri sebagai pemenang juara pertama Dream Inspiring Woman 2018. Sebagai jawara, Zea berhak mendapat hadiah utama berupa umroh gratis dari Jannah Travel.

Tak cuma itu, Zea juga mendapat voucher dari Bata, Zalora Indonesia, Noore, Sigma dan Wardah senilai Rp2,65 juta.

Perempuan yang berdomisili dari Jakarta Barat itu mengaku tidak menyangka keluar sebagai juara pertama. Padahal, katanya, sehari sebelum acara ia sedang sakit flu dan suhu badannya tinggi. Dia juga tidak menyangka keluar menjadi juara.

“ Saya pikir yang juara itu yang di nomor terakhir. Tapi, ternyata saya. Mungkin sudah rezekinya," kata Zea sambil tersenyum di Summarecon Mall Bekasi, Bekasi, Jawa Barat, ditulis Senin 19 November 2018.

Dia bertekad akan melaksanakan nazarnya, yaitu hijab syar`i. Menurutnya, saat inihijab yang dia kenakan belum memenuhi ketentuan syar`i.

" Sebelum ini saya sempat sholat malam saya bernazar kepada Allah kalau misalnya saya berangkat umroh saya akan berjilbab syar`i, Insya Allah akan saya laksanakan. Jadi mungkin karena doa dan nazar itu yang menjadikan saya pemenang," kata dia.

Perempuan cantik asal Malang, Jawa Timur ini rupanya sering mengikuti ajang serupa dan beberapa keluar sebagai juara. Meski demikian, baru kali ini Zea mendapat hadiah umroh ke Tanah Suci.

Untuk itu, dengan kesempatan pergi ke Baitullah, Zea bertekad lebih supaya bisa memperbaiki diri ke arah yang lebih baik lagi.

Sebagai anak pertama dari empat bersaudara, Zea memiliki prinsip menjadi anak yang bisa berbakti dan membanggakan orang tua.

" Saya kan anak pertama, saya terus berusaha menjadi contoh yang baik untuk adik-adik saya," kata dia. (ism)

3 dari 3 halaman

Jatuh Bangun Jawara `Dream Inspiring Woman 2018`

Dream – Dream Inspiring Woman 2018 telah selesai dilaksanakan dan memiliki beberapa juara. Salah seorangnya adalah Zea Giena yang merupakan juara pertama.

Zea menceritakan perjalanan hidupnya selama di Jakarta. Sebelumnya, wanitayang tinggal di Cengkareng, Jakarta Barat ini, tinggal di Malang, Jawa Timur.

Awalnya, keluarga Zea diselimuti rasa bahagia dan berkecukupan harta hingga akhirnya pada 2016 silam, mereka ditipu oleh seseorang berkedok investasi menanam saham. Total nilai investasi keluarga Zea sebesar Rp6 miliar.

Rumah, ruko, mobil dan harta lainnya habis akibat investasi tidak jelas itu. Pada 2016 itu, ibu dan ayahnya pergi ke Jakarta dengan maksud ingin mencari sang penipu. Zea dan ketiga adiknya turut diboyong ke Jakarta.

Perempuan bernama lengkap Zahra Eza Anggina yang kala itu duduk di semester I Universitas Muhammadiyah Malang, harus lela tidak melanjutkan kuliahnya karena tak memiliki biaya.

Untung tak dapat diraih, si penipu tak tahu rimbanya, kehidupan di Jakarta pun juga tidak serta merta langsung membaik. Orangtuanya yang dahulu di Malang memiliki butik dan salon, di Jakarta mereka hanya berjualan sabun. Itupun tidak bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Saking tidak memiliki apa-apa, Zea dan keluarganya pernah merasakan kelaparan. Yang membuat hatinya terenyuh ketika orangtuanya meminta tolong untuk membelikan makan.

" Waktu awal-awal kita pernah ngerasain kelaparan, kan aku di rumah dipanggilnya Yayang, Ayah pernah bilang 'Yang tolong belikan makan, soalnya di rumah nggak ada lauk'. Sampai kayak gitu," kata dia.

Putuskan Bekerja di Salon

Tak ingin melihat kedua orangtuanya bekerja sendiri, Zea memutuskan untuk bekerja di salon selama setahun penuh dengan bayaran Rp1,5 juta perbulan.

" Bekerja di salon sebagai beauty’s on, yang bagian bersihin kukunya orang, creambath,"  kata Zea.

Dari hasil setahun bekerja di salon, dia memiliki tabungan yang cukup untuk meneruskan pendidikannya di Universitas Bina Sarana Infromatika di Cengkareng, Jakarta Barat.

" Saya kerja di salon dari semester satu naik ke semester dua, kan aku ngambil kelas karyawan. Jadi jam 8 sampe jam 5 sore kerja, jam 5 sore sampe jam setengah 10 malam kuliah,” kata dia.

Saat itu, Zea sudah mulai ikut lomba modeling hijab yang diadakan di Jakarta dan sekitarnya.

Dari hasil event itu, dia mengetahui ada lowongan pekerjaan di salah satu tabloid sebagai admin. Bahkan, ia juga sempat dijadikan sebagai cover kalender 2017 yang diterbitkan oleh tabloid tersebut.

" Saya kerja cuma tiga bulanan di tabloid, tapi ilmu yang saya dapat itu benar-benar banyak buat bekal saya," ucap dia.

Ikhlas dan Percaya pada Pertolongan Allah

Kehidupan sulit itu dilewati Zea dengan penuh keikhlasan dan senantiasa percaya akan pertolongan Allah SWT.

" Nikmati aja, karena saya yakin Ketika saya mengalami masa sulit itu saya dicoba oleh Allah, karena setelah masa sulit itu pasti ada masa enaknya, masa keberhasilannya atau kesuksesan," kata dia.

Kini, Zea sudah tidak lagi bekerja di perusahaan. Ia lebih memilih karir berbisnis dengan menyewakan jasa rias dan sewa gaun. Zea yang memang memiliki ilmu merias dari sekolah SMK jurusan Tata Rias mulai melebarkan sayapnya.

" Biasanya sih kalau sekarang ya itu freelance makeup artis, terus ini nyewa-nyewain gaun kayak kemarin suatu event di Tangerang itu kan ada temanya apa, itu banyak banget yang kayak larinya ke aku," kata dia.

Menurutnya, dengan mengikuti berbagai event, akan sangat mempengaruhi bisnisnya. Karena, Zea bisa memperkenalkan bisnisnya kepada orang lain.

" Jadi kalau kita ikut event kan kenal sama orang lain pada tanya kerja apa, 'eh kalau make up di mana ya, yang murah kalau cari baju gini di mana ya, kan sekarang udah ada WA, Line ada grup aku tinggal chat personal yang butuh gaun di sini ya, itu cara promosinya," ucap dia.

Untuk jasa sew gaun, Zea mengaku mendesain bajunya sendiri dengan membeli kain dan menjahitnya di Malang. Zea mengatakan, menjahit baju di Malang ongkosnya jauh lebih murah di banding di Jakarta.

" Sekarang baju ada sekitar 30-an, khusus wanita. Ada gaun, kebaya wisuda, kebaya nikahan," ujar dia.

Kini, kehidupan Zea sudah tidak sesulit tahun 2016 dulu. Dengan bisnis make up dan sewa gaun, ia bisa mencukupi kebutuhannya dan keluarga.

" Pokoknya sekarang tinggal bersyukurnya aja lah gitu, sekarang tinggal enaknya aja," kata Zea. (ism)

Umroh Bareng Pasangan, Foto Sweet Selebritis Saat di Mekkah
Join Dream.co.id