Sinergi Penggerak Perubahan untuk Indonesia

Community | Minggu, 20 Juni 2021 17:17

Reporter : Ferdike Yunuri Nadya

Yuk intip komunitas 'Untuk Indonesia'

Dream - Para pemuda memang berperan penting dalam kemajuan suatu negara, bahkan Bung Karno pernah mengatakan 'Beri Aku 10 Pemuda, Akan Kuguncang Dunia'. Untuk itu, sebagai pemuda harus mempunyai semangat untuk merubah suatu negara lebih maju lagI.

Seperti hadirnya komunitas ‘Untuk Indonesia’, yang hadir dari kolaborasi PT. Paragon, GanaraArt dan Pemimpin.id. Komunitas ini bertujuan menggerakkan perubahan ditengah masyarakat melalui peningkatan kreativitas, kepemimpinan, inklusivitas yang inovatif yang dijalankan untuk memajukan negara.

 Untuk Indonesia
© Ferdike/ Dream

“ Inklusivitas disini artinya merangkul semua komunitas untuk menggerakkan Indonesia. Karena kuncinya adalah kerja sama, kalau mau cepat ya bersinergi, kalau tidak semuanya terlibat,” jelas Tita Djumaryo, Founder Ganara Art Space pada konferensi pers 'Untuk Indonesia' 18 Juni, 2021.

 

Sinergi Penggerak Perubahan untuk Indonesia
Sumber: Shutterstock
2 dari 3 halaman

Pelatihan Kepemimpinan

 Untuk Indonesia
© Ferdike/ Dream

Program ini dijalankan karena adanya kesadaran bahwa Indonesia adalah negara yang besar, memiliki potensi sekaligus tantangan yang besar untuk menjadi ekosistem yang dapat mendukung kesejahteraan masyarakatnya.

Untuk merealisasikan potensi yang ada, perlu partisipasi dari seluas-luasnya masyarakat Indonesia, karena setiap dari kita memiliki kemampuan yang dapat kita kontribusikan ‘Untuk.Indonesia’.

Pada Roadshow Ganara Mariberbagi Seni dan Pemimpin.id sebagai komunitas berkolaborasi dengan Paragon dan juga tim Paragonian di berbagai daerah untuk memberikan pelatihan kreativitas dan kepemimpinan.

 

3 dari 3 halaman

Program-program

 Untuk Indonesia
© Ferdike/ Dream

Program utama yang dilakukan oleh Ganara Art adalah ‘Art For Change’ berpikir kritis dan inklusi sosial melalui seni dan menargetkan siswa sekolah menengah. Kurikulum ini menekankan pada diskusi dan interpretasi seni.

“ Menggunakan seni sebagai pengaturan netral untuk menyatukan siswa dari pandangan yang berbeda untuk memungkinkan percakapan tentang isu-isu sensitif, mempromosikan keragaman dan inklusi sosial.” lanjut Tita.

Selain itu juga terdapat Program Kewarganegaraan Digital untuk siswa sekolah dasar pada tahun 2019-2020, dan Perempuan Maju Digital, yaitu rangkaian program pengembangan bagi perempuan pemilik usaha rintisan untuk memajukan usahanya dan ide bisnis dengan memaksimalkan penggunaan teknologi dan keterampilan kreatif. (mut)

Join Dream.co.id