NGOBRAS: 'Sampai Nanti', Lagu Adhitia Sofyan Tentang Ketidakpastian

Community | Rabu, 6 Januari 2021 12:41

Reporter : Dwi Ratih

Sudah dengar lagunya?

Dream – Menutup tahun 2020, musisi Indonesia Adhitia Sofyan merilis single terbaru berjudul ‘Sampai Nanti’.

Lagu ini menjadi soundtrack dari acara “ In Transitions” showcase, konser multiple-scene Adhitia Sofyan yang ditayangkan secara virtual melalui Musikbagus.id pada 27 Desember 2020 lalu.

Dibuat secara sederhana baik dari segi struktur maupun liriknya, Adhitia Sofyan memiliki ketertarikan pada lagu dalam kemasan simpel ala lagu anak-anak zaman dulu contohnya “ Balonku”, “ Naik Naik ke Puncak Gunung”, “ Sipatu Gelang”, dan sebagainya.

Bagi Adhitia Sofyan, lewat keterangannya pada Selasa, 5 Januari 2021, emosi yang ingin disampaikan di ‘Sampai Nanti’ merangkum apa yang ia rasakan selama perjalanan di 2020 kemarin.

NGOBRAS: 'Sampai Nanti', Lagu Adhitia Sofyan Tentang Ketidakpastian
Foto: Instagram.com/adhitiasofyan/
2 dari 6 halaman

2020, sebuah jarak tercipta

 Adhitya Sofyan
© Dream

“ Sebuah ketidakpastian. Sebuah jarak yang tiba-tiba tercipta dari kehidupan normal manusia yang biasa, sampai kapan? Kita belum tau pasti. Namun tentu, kita tidak berhenti berharap,” ujar Adhitia.

Lagu “ Sampai Nanti” yang diputar di penghujung konser virtualnya akhir Desember 2020 kemarin disandingkan dengan tampilan beberapa karya foto miliknya yang memperlihatkan para penggemar sedang berkumpul, hiruk pikuk di tempat-tempat manggung ketika pandemi belum menyerang Indonesia.

 Adhitya Sofyan
© Dream

Terlihat wajah-wajah gembira yang dipotret Adhitia Sofyan menggunakan kamera analognya.

“ Sampai Nanti” sudah bisa didengarkan di gerai musik digital dan juga di YouTube Adhitia Sofyan. Sekadar informasi, Adhitia Sofyan telah mengeluarkan lima album, dua mini-album (EP), dan delapan single dalam 12 tahun ia bermusik.

Buat Sahabat Dream yang ingin ngobrol bareng Adhitia Sofyan, nantikan #NgobrasDream bareng dia pada Rabu, 13 Januari 2020 pukul 14.00 WIB di Instagram Live @dreamcoid, ya.

 

3 dari 6 halaman

Hadiah Ultah ke-20, Nadin Amizah Rilis Album Perdana

Dream – Tepat di hari ulang tahunnya pada Rabu, 28 Mei 2020 kemarin, penyanyi belia Nadin Amizah genap berusia 20 tahun dengan merilis album perdana Selamat Ulang Tahun sebagai bekal memasuki babak baru dalam kehidupannya.

Album yang indah, menenangkan, dan percaya diri ini berisi 10 lagu dengan untaian lirik yang dirangkai dan ditulis sendiri sepenuhnya oleh Nadin.

 Nadin Amizah
© Dream

Sedangkan untuk musiknya, penggarapan album ini Nadin dibantu Tarrarin (Svmmerdose), Dissa Kamajaya (Fuzzy, i), Doly Harahap (ex-Temansebangku) dan Ramadhan Zulqi (Syarikat Idola Remaja).Serta proses produksinya dibantuproduser Petra Sihombing, Ferry Nurhayat, Ibnu Dian, Dissa Kamajaya, dan Mikha Angelo.

“ Nama-nama produser ini sama besar perannya dalam mewujudkan dengan akurat visiku yang kadang rumit untuk diterjemahkan tentang musik-musik yang ada di album ini,” ucapNadin lewat keterangannya pada Kamis, 28 Mei 2020 kemarin.

Oleh karena itu, pada akhirnya musik di album perdananya ini mampu hadir persis seperti bayangan nada dan gaya musik yang sebelumnya sudah ada di kepala Nadin.

4 dari 6 halaman

Tentang kedewasaan

Lewat album ini, Nadin banyak berkontemplasi mengenai kedewasaan, dan juga membuat tribut untuk orang-orang terdekat di hidupnya.

 Nadin Amizah
© Dream

“ Album ini tema besarnya adalah tentang kegelisahan, kebingungan, kesoktahuan, kebodohan dan kebahagian yang campur aduk di masa pendewasaan aku. Meskipun saat ini aku masih belum sepenuhnya dewasa, tapi yang jelas hal-hal yang lalu itu kini bisa aku tengok dengan sedikit air mata namun tetap sambil tertawa,” begitu ungkapnya.

Sekadar informasi, Nadinmemulai karirnya sebagai penyanyi di usia yang terbilang belia pada 17 tahun, danlangsung mendapatkan banyak rekognisi dari industri musik. Jadi tidak heran jika proses pendewasaan ini sangat penting baginya.

5 dari 6 halaman

Direkam di kamar tidur

Selain itu juga album ini berisi tentang hubungannya dengan keluarganya yang ia sayangi, serta bagaimana Nadin menanggapi berbagai hal-hal yang telah dilalui.

Semuanya dituangkan ke dalam album perdananya yang seluruhnya direkam di kamar tidur (bedroom recording) yang kemudian juga membuat album ini terasa begitu intim dan personal.

 Nadin Amizah
© Dream

Badai  pendewasaan muncul dalam berbagai perasaan seperti rasa takut, ketidakpastian dan upaya untuk mengekspresian rasa kepada orang-orang yang paling dekat dengannya semua dituangkan ke dalam album perdananya ini.

Sehingga membuat album Selamat Ulang Tahun ini terdengar sebagai album pendewasaan yang lirih, namun tetap terdengar indah, matang, tenang dan penuh percaya diri. Semua itu hadir dalam balutan musik yang indah melengkapi untaian lirik yang dicurahkan olehnya.

6 dari 6 halaman

Banyak berksplorasi

Dalam album perdananya ini faktor lain yang jadi catatan penting bagi Nadin adalah proses penulisan lirik yang sepenuhnya ia tulis. Serta banyak bereksplorasi di area pendalaman dan teknik bernyanyi yang sebelumnya belum pernah ia coba.

 Nadin Amizah
© Dream

“ Di album ini bisa dengan bangga aku bilang kalau begitu banyak banget pengembangan cara menulis dan bernyanyi aku dari sebelumnya. Bila sebelumya ada hal-hal yang takut dicoba karena aku masih merasa teknik bernyanyi dan menulis lirik aku masih terbatas akhirnya bisa ditemukan celahnya. Karena kalau tidak dicoba, maka lagu-lagu aku ngga akan berkembang,” ungkapnya lagi.

Sahabat Dream pun bisa mendengarkan karya-karya Nadin lewat wara digital yang tentunya sudah tidak asing lagi. Selamat menikmati.

Join Dream.co.id