Dompet Dhuafa Sumbang Ratusan Tabung Oksigen & Bansos untuk Warga Jateng

Community | Jumat, 13 Agustus 2021 17:30

Reporter : Dwi Ratih

Bantuan yang berasal dari masyarakat Indonesia itu diterima Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Dream - Tabung oksigen jadi barang yang sangat dibutuhkan masyarakat di tengah melonjaknya kasus COVID-19 sejak Juli 2021 kemarin. Alat bantu itu banyak dicari oleh keluarga yang anggotanya terpapar pasien COVID-19 dengan kondisi pernapasan yang terganggu.

Tak sedikit masyarakat kehilangan kesempatan mendapatkan tabung oksigen karena pasokan yang tak bisa memenuhi kebutuhan. Mereka yang punya kemampuan finansial, bahkan yang yang rela mengeluarkan kocek lebih besar untuk mendapatkan tabung oksigen agar nyawa terselamatkan.

Di tengah berbagai upaya pemerintah Jawa Tengah (Jateng) menanggulangi pandemi COVID-19, pada Kamis, 12 Agustus 2021 kemarin Dompet Dhuafa donasi untuk para tenaga kesehatan (Nakes) dan petugas pemakaman. Donasi berupa 100 tabung oksigen, 50 ton beras, 20 ribu kaleng daging kemasan, dan 150 paket nutrisi di Jateng.

Bantuan itu diserahkan langsung kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yang menerimnya di lobby kantornya. Mewakili masyarakat Jawa Tengah, Ganjar menyampaikan terima kasih pada semua pihak yang telah membantu penangananCOVID-19 di Jateng.

 Dompet Dhuafa & Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo© Dompet Dhuafa

“ Orang baik datang kembali. Hari ini ada yang nyumbang masker, ada yang membagi sembako, gas dan lainnya. Hari ini Dompet Dhuafa. Saya mengucapkan banyak terima kasih dan semoga bermanfaat,” kata Ganjar.

Dompet Dhuafa Sumbang Ratusan Tabung Oksigen & Bansos untuk Warga Jateng
Foto: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Menerima Kiriman Dompet Dhuafa & Masyakarat
2 dari 4 halaman

Di tengah situasi sulit banyak orang baik

Bantua tersebut, lanjut Ganjar, sangat penting untuk mengisi ruang kosong yang tidak terjamah Pemerintah Pusat. Jika ada masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan, maka bantuan dari kelompok masyarakat dan perusahaan ini bisa diberikan.

“ Dan saya yakin bahwa di Indonesia ini banyak orang baik. Maka di tengah situasi sulit ini, orang baik datang dan membantu. Ayo kita bersama-sama membantu saudara sebangsa,” tegasnya.

 Dompet Dhuafa & Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo© Dompet Dhuafa

Tak hanya menerima bantuan, Ganjar mengatakan sudah bicara dengan Dompet Dhuafa untuk mengembangkan kerja sama lainnya. Di antaranya pengolahan sumber daya yang ada di masing-masing daerah.

“ Umpama bantuan beras ini, ternyata ada 1.000 hektare lahan dari petani yang dibina. Maka berasnya dikelola sejak produksi sampai hasil akhir dibagikan. Ada juga pengalengan daging makanan, itu bagus sekali. Maka kita kerja sama untuk ke depan, potensi apa yang bisa dikembangkan. Nanti Baznas saya minta ikut terlibat,” jelas Ganjar.

3 dari 4 halaman

Bantuan dari donasi masyarakat

 Dompet Dhuafa & Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo© Dompet Dhuafa

Sementara itu, Ketua Yayasan Dompet Dhuafa, Nasyith Majidi, mengatakan bahwa bantuan yang diberikan itu bersumber dari donasi masyarakat. Berharap bantuan ini bisa diterima dan dibagikan pada yang berhak.

“ Kami turut ucapkan terima kasih untuk Audy, Kitabisa.com, Matahari Departement Store, hingga ILUNI UI serta donatur lainnya, media massa hingga stakeholder yang sudah mendukung program ini,"  kata Nasyith.

" Kami terus membuka bantuan dari berbagai donatur maupun stakeholder lainnya untuk sama-sama berupaya menanggulangi pandemi COVID-19 di Indonesia,” jelasnya lagi.

Di sisi lain, sejumlah produk dalam paket bantuan itu, Dompet Dhuafa optimalkan para pemberdayaan lokal untuk mengolah dan memproduksi produk tersebut sehingga bisa saling membantu menggerakkan ekonomi pemberdayaan lokal yang terdampak pandemi COVID-19.

4 dari 4 halaman

Sejumlah bantuan untuk Jateng

Selama pandemi COVID-19 sejumlah resposn layanan hingga program telah bergulir di Jateng seperti oksigen, swab test, APD (Alat Pelindung Diri), sembako, tunjangan belajar, WiFi gratis di Solo, Wonogiri, Semarang, Pekalongan hingga Brebes, sterilisasi fasilitas umum, suplemen, sampai paket gizi bagi tenaga kesehatan.

Tak cuma sampai situ saja, Dompet Dhuafa juga gulirkan pemberdayaan sektor pertanian di Jawa Tengah, seperti di wilayah Klaten, Blora, Magelang, Wonogiri, Wonosobo, Kebumen, Cilacap, Banjarnegara, Purbalingga, Brebes serta Rumah Jamur di Batang.

Sementara untuk sektor peternakan terdapat di wilayah Kendal, Boyolali dan Semarang.

Di sektor Usaha Mikro dan Kecil Menengah (UMKM), Dompet Dhuafa bantu mengembangkan dengan memproduksi kain lurik seperti di wilayah Klaten, sementara produksi payung lukis berada di Klaten, Solo, Semarang dan Pekalongan.

Di bidang kesehatan, Dompet Dhuafa telah gulirkan Klinik dan Homecare di Purwokerto dan TB Center di Magelang.

Sementara di ranah pendidikan terdapat program beasiswa di Rembang dan rumah quran di Pati dan Semarang.

Join Dream.co.id