DREAMCAST: Yahya AS, Nabi Pilihan yang Lemah Lembut dan Tawadu

Community | Jumat, 9 Juli 2021 17:45

Reporter : Dwi Ratih

Karena sifatnya itu, ia pun dilindungi Allah SWT.

Dream - Sahabat DReam yang mengikuti Dreamcast, program podcast rutin Dream, pasti masih ingat cerita terakhir tentang kisah Nabi Zakaria AS yang mengharapkan buah hati meski telah berusia senja. 

Dengan kuasanya, Allah SWT mengabulkan doa sang pria pilihan-Nya tersebut dengan kelahiran seorang anak yang diberi nama Yahya dan kelak menjadi seorang nabi.

Yahya AS lahir di tengah masyarakat yang terbagi dua kelompok besar yaitu mereka yang memanfaatkan keadaan untuk memuaskan hawa nafsu.

Di sisi lain, ada juga masyarakat yang merindukan juru selamat untuk membawa mereka kepada kehidupan sejahtera dalam penghambaan kepada-Nya semata.

Diutus menjadi nabi oleh Allah SWT, selama hidupnya Nabi Yahya As tidak pernah berbuat salah, banyak berbakti, berbuat baik terhadap kedua orangtuanya, tidak keras dan takabur.

DREAMCAST: Yahya AS, Nabi Pilihan yang Lemah Lembut dan Tawadu
Ilustrasi/shutterstock
2 dari 6 halaman

Penuh kasih sayang

Sikapnya yang tawadu dan lemah lembut, membuat Yahya AS diberi penghormatan dan keselamatan oleh Allah SWT, serta dihindarkan dari bahaya dan penyakit.

“ Dan sangat berbakti kepada kedua orang tuanya, dan dia bukan orang yang sombong (bukan pula) orang yang durhaka. Dan kesejahteraan bagi dirinya pada hari lahirnya, pada hari wafatnya, dan pada hari dia dibangkitkan hidup kembali.” (QS. Maryam/19: 14-15)

Ingin tahu kisah Nabi Yahya AS yang memiliki sifat penuh kasih sayang ini?

Yuk langsung dengarkan Cerita Nabi Yahya AS di #DREAMCAST by Dream.co.id bareng Shania Suha Marwan berikut ini.

3 dari 6 halaman

DREAMCAST: Kisah Nabi Zakaria AS Berharap Seorang Anak Kala Usia Makin Senja

Dream - Keinginan memiliki buah hati setelah lama menikah tak hanya dirasakan para pasangan suami istri baru. Nabi Zakaria AS juga pernah merasakan pengalaman yang sama.

Zakaria AS dan sang istri selalu menunggu berkah Allah SWT untuk mempunyai keturunan bahkan sampai rambutnya memutih dan kulitnya mengeriput. Selama puluhan tahun sang manusia pilihan itu selalu berharap mendapatkan buah hati dari Yang Maha Kuasa.

Nabi Zakaria tak putus berdoa kepada Allah SWT dan menceritakan tentang kondisinya dan istri yang sudah semakin enua dan mandul. Zakaria AS merasa dengan memperoleh seorang pewaris akan menjadi hal membahagiakan yang diberikan Allah SWT.

Zakaria meminta seorang putra untuk mewarisi darinya, dia tidak berpikir dalam hal kekayaan, karena dia adalah orang miskin.

4 dari 6 halaman

Berdoa kepada Allah SWT

Dia menginginkan seorang putra untuk melanjutkan Kenabian dan untuk menyebarkan pengetahuan yang ia peroleh selama masa hidupnya. Allah segera menjawab, dan berkata:

“ Kemudian Malaikat (Jibril) memanggil Zakariya, sedang ia tengah berdiri melakukan shalat di mihrab (katanya): " Sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran (seorang puteramu) Yahya, yang membenarkan kalimat (yang datang) dari Allah, menjadi pengikut, menahan diri (dari hawa nafsu) dan seorang Nabi termasuk keturunan orang-orang saleh" . (Al-Quran 3:39)

Lalu apakah dikabulkan Allah SWT?

Dengerin #DREAMCAST by Dream.co.id bareng Shania Suha Marwan yuk! Ketuk banner di bawah sini ya atau kamu juga bisa langsung ke Spotify dan ketik di kolom pencarian #DREAMCAST by Dream.co.id.

Happy listening.

5 dari 6 halaman

DREAMCAST: Allah SWT Perintahkan Ikan Paus Menelan Nabi Yunus AS

Dream - Ninawa merupakan suatu tempat yang berlokasi di daerah Mosul, Irak. Di masanya, masyarakat Ninawa masih menyembah berhala sebagai panduan tuntunan hidupnya.

Allah SWT mengutus Nabi Yunus AS untuk mengajak penduduk Ninawa beriman di jalan Allah SWT. Diketahui, Nabi Yunus merupakan kelahiran salah satu warga yang tinggal di Ninawa, Irak.

Kepada Nabi Yunus, Allah SWT mengingatkan tentang azab yang akan dijatuhkan jika penduduk Ninawa masih tetap tidak beriman dan melakukan hal-hal musyrik.

Meski sudah diingatkan tentang azab, kehadiran Nabi Yunus ditolak penduduk daerah Mosul. Bahkan, Nabi Yunus senantiasa mendapat olok-olok serta hinaan sampai akhirnya beliau murka dan meninggalkan amanat Allah SWT.

Ketika Nabi Yunus pergi dengan kondisi kaum Ninawa yang tidak menuruti perintah Allah SWt, azab datang berhamburan menyerang kaum Ninawa.

6 dari 6 halaman

Ditelan paus

Melihat peristiwa azab yang menimpa penduduk Ninawa, Nabi Yunus tetap meninggalkan kampung tersebut. Padahal Allah belum mengizinkannya pergi meninggalkan para kaumnya.

Nabi Yunus pergi ke tepi laut dan menaiki sebuah kapal. Tiba-tiba kapal yang dinaiki beliau oleng terombang ambing karena dahsyatnya ombak.

Untuk mengatasi kapal yang oleng ini, para penumpang memutuskan untuk mengurangi barang-barang bawaan dan melemparkannya ke laut.

Dengan perasaan pasrah, Nabi Yunus akhirnya melemparkan tubuhnya ke laut. Setelah tubuh tenggelam di kedalaman laut, Allah telah mengirimkan ikan paus dan mengilhamkan kepada ikan tersebut agar menelan Nabi Yunus tanpa merobek dan melukainya.

Akhirnya ikan paus tersebut benar-benar menelan Nabi Yunus tanpa merobek dagingnya dan mematahkan tulangnya.

Dengarkan kisah lengkapnya!

Apa yang dilakukan Nabi Yunus saat berada di dalam perut ikan paus? Simak #DREAMCAST Cerita Nabi Yunus AS bersama Shania Suha Marwan yuk!

Kamu bisa langsung play banner di bawah ini atau bisa di Spotify lalu search DREAMCAST by Dream.co.id, happy listening!

Join Dream.co.id