Lindungi Kulit dari Sinar UV dan Blue Light dengan Sunscreen yang Tepat

Beauty | Rabu, 28 April 2021 07:33
Lindungi Kulit dari Sinar UV dan Blue Light dengan Sunscreen yang Tepat

Reporter : Ferdike Yunuri Nadya

Meskipun di rumah aja, sunscreen tetap harus dipakai lho, Sahabat Dream!

Dream - Pandemi COVID-19 membuat semua aktivitas dilakukan di rumah saja. Satu demi satu kebiasaan berubah, memakai sunscreen salah satunya. 

Banyak orang yang merasa tidak membutuhkan sunscreen saat di rumah. Padahal, bahaya UVA/UVB bisa menembus sela-sela jendela atau pintu rumah juga.

Terlebih lagi sinar blue light dari perangkat digital seperti televisi, laptop, PC, smartphone, tablet dan lampu LED yang mengarah ke kulit wajah juga memberikan dampak buruk untuk kulit.

 Base
© Ferdike/ Dream

“ Hingga saat ini masih banyak konsumen yang belum mengenali bahaya dari radiasi blue light atau sinar biru, serta layar LED pada kebanyakan alat elektronik yang kita gunakan,” ungkap Yaumi Fauziah Sugiharta, Chief Executive Officer Base, pada acara launching virtual Sunscreen Base, 26 April 2021.

Blue light memiliki gelombang lebih panjang daripada sinar UV dengan frekuensi tinggi, blue light dapat mempenetrasi kulit ke lapisan lebih dalam dibanding dengan sinar UV.

Sehingga, paparan blue light berkepanjangan menyebabkan penuaan dini, perubahan warna kulit, menyebabkan inflamasi, dan melemahkan lapisan kulit kita.

Apalagi sejak pandemi, rata-rata penggunaan perangkat elektronik naik drastis mencapai lebih dari 50 jam per minggu.

2 dari 3 halaman

Sunscreen Investasi Kulit

 Base
© Ferdike/ Dream

“ Padahal dengan kita mengaplikasikan sunscreen adalah investasi. Kita melindungi diri dari risiko terkena kanker kulit dan membantu mencegah penuaan dini di kulit” kata dr. Claudia pada kesempatan yang sama.

Namun, tidak semua sunscreen mengandung formula yang dapat melindungi kulit dari sinar blue light. Kabar baik, BASE menghadirkan sunscreen yang dapat melindungi kulit wajah dari sinar UV dari matahari dan sinar blue light dari gadget kamu.

Sunscreen Base hadir menggunakan bahan-bahan yang vegan, organik, halal, ramah lingkungan, dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan kulit. Formulasinya juga terasa lengket, tebal, ataupun meninggalkan whitecast sehingga nyaman untuk diaplikasikan setiap hari.

Memanfaatkan bahan-bahan alami, BASE tabir surya tidak mengandung paraben, PEG, atau silicone, juga tanpa octinoxate dan oxybenzone yang berbahaya kehidupan laut. Tabir surya dengan SPF 50 PA ++++ ini juga telah dilaporkan oleh BPOM.

3 dari 3 halaman

Bahan-bahan Sunscreen Base

Selain melindungi kulit dari sinar matahari dan cahaya biru, Base mengklaim beberapa khasiat lain seperti kaya antioksidan, meregulasi sebum, kaya anti-polusi, menjaga kelembapan dan menambah kilau alami kulit dapat ditemukan dalam bahan-bahan utama sebagai berikut:

1. Ekstrak daun rasberi dari Prancis untuk meregulasi sebum dan mencegah jerawat.

2. Ekstrak daun blackcurrant dari Prancis sebagai antioksidan yang kuat.

3. Minyak biji wortel dan ekstrak akar wortel dari Jerman untuk mengurangi kerusakan kulit akibat sinar biru dan meningkatkan kilau alami kulit.

4. Minyak biji bunga matahari dari Jepang untuk meningkatkan perlindungan terhadap sinar ultraviolet dan menenangkan kulit.

5. Bisabolol dari kamomil dari Jepang untuk memperbaiki kulit yang terbakar dan meningkatkan perlindungan terhadap sinar ultraviolet.

6. Minyak Argan dari Maroko untuk menjaga kelembapan kulit dan perlindungan dari ultraviolet.

7. Vitamin E (Tocopheryl acetate) dari Jepang sebagai antioksidan.

8. Ectoin (asam amino dari mikroorganisme) dari Mesir untuk mencegah photoaging dan kerusakan kulit, sebagai anti-polusi secara menyeluruh, dan anti-iritasi.

Jadi, jangan lupa pakai sunscreen meskipun sedang di rumah saja ya, Sahabat Dream.

Join Dream.co.id