Buruan Cek Kabin! Jamur dan Parasit Suka Muncul Jika Mobil Jarang Dipakai

Automotive | Minggu, 7 Juni 2020 07:01
Buruan Cek Kabin! Jamur dan Parasit Suka Muncul Jika Mobil Jarang Dipakai

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Jika mobil kamu terpapar sinar matahari, sebaiknya segera lakukan hari ini juga.

Dream – Sahabat Dream rutin mengecek mobil kamu yang lebih banyak terpakir di garasi selama masa Pandemik Covid-19 ini? Sebaiknya lakukan pemeriksaan dengan seksama. Mobil yang terlalu lama disimpan di bawah paparan sinar matahari bisa menyebabkan tumbuhan jamur, parasit, bahkan bakteri. 

Pastikan juga keadaan di kabin kamu benar-benar bebas dari noda. Pasalnya, parasit seperti disebutkan tadi bisa muncul dari nod atersebut. Mereka bisa tumbuh di bagian jok sampai plafon mobil.

Jika pelapis jok mobil kamu berwarna gelap, tentu jamur dan noda ini aakan sulit terlihat. Tapi kehadiran benda yang cukup mengganggu ini akan jelas tampak jika pelapisnya berwarna terang seperti krem atau cokelat muda.

Marketing & Promotion Total Synthetic Leather, Ade Hikmatullah, mengatakan jamur secara umum timbul karena faktor suhu dan perubahan pola cuaca yang ekstren. Jamur juga muncul karena material bahan pelapis yang kurang adaptif terhadap cuaca atau suhu udara.

Noda yang dibiarkan dan jarang dibersihkan juga dapat memicu timbulnya bakteri, parasit hingga jamur. Selain itu pelapis jok yang tidak bagus rentan timbul gelembung, kendur dan menyimpan udara sehingga reaktif memunculkan bercak noda, seperti jamur.

" Unsur alam saling berkaitan. Jika ini berkaitan dengan kulit jok bisa jadi material di dalamnya mengalami penurunan, seperti pelapukan atau berkumpulnya parasit di setiap permukaan kulit jok yang memancing timbulnya jamur, dan mengundang bau yang tidak sedap," kata Ade dikutip dari Otosia, Minggu 7 Juni 2020, .

2 dari 3 halaman

Jika Dibiarkan

Kalau dibiarkan, Ade mengatakan jamur akan meninggalkan noda. Jamur yang mengendap akan membuat jok akan kotor.

" Kalau nodanya lama dibiarkan, kemudian tetap membandel dan sulit dibersihkan, sebaiknya kulit diganti, agar keindahan dan kebersihan dalam mobil tetap terjaga,” kata dia.

Untuk meminimalisir timbulnya jamur, Ade menyarankan pilih pelapis jok yang adaptif dan mengandung anti UV, baik sintesis maupun kulit. Selain itu harus tebal, namun tetap terjaga kelenturan dan proporsional.

3 dari 3 halaman

Begini Cara Membersihkannya

Untuk membersihkannya, dapat menggunakan cairan ber-PH rendah. Jangan menggunakan cairan yang tidak jelas, yang malah dapat merusak bagian finishing atau terluar kulit. Sedangkan pelapis jok merek Total menurut Ade cukup dibersihkan dengan air hangat.

" Intinya baik kulit atau sintetis sama aja pembersihannya kalau ada jamur. Tetapi kalau kulit ada lotion tersendiri. Dia perlu palembab khusus dan perawatannya lebih mahal," kata dia.(Sah)

Join Dream.co.id