Mengerikan! Ini Akibat Lupa Ingatkan Penumpang Turunkan Kaki dari Dasbor Mobil

Automotive | Kamis, 2 Juli 2020 11:44
Mengerikan! Ini Akibat Lupa Ingatkan Penumpang Turunkan Kaki dari Dasbor Mobil

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Jangan dianggap sepele. Jika kaki pegal lebih baik meluruskannya dengan turun dari mobil

Dream – Kasus kecelakaan yang terjadi Indonesia masih ada yang banyak melibatkan anak di bawah umur. Kurangnya pengawasan orang tua terkait anak yang sudah diperbolehkan membawa mobil atau mobil acapkali menjadi biang masalah di jalan.

Sebuah organisasi keselamatan jalan raya milik pemerintah negara bagian Victoria, Australia, Transport Accident Commision (TAC), melaporkan cara mengemudi orang tua bisa menurun kepada anak-anaknya.

Organisasi ini telah melakukan berbagai riset dengan hasil yang menunjukan jika banyak manusia belajar perilaku mereka dengan mengamati orang lain.

Di tahun pertama seorang pengemudi baru di Victoria, dilaporkan terdapat lebih dari empat kali kecelakaan fatal dibandingkan dengan sopir yang berpengalaman.

Mengutip laman Liputan6.com, Penelitian ini dilakukan pada 350 lebih pengemudi muda yang memiliki rentang usia antara 18-25 tahun. Meski kini angkanya mengalami penurunan, namun pada 2016, 19 persen pengemudi muda di Victoria mengalami kecelakaan hingga menghilangkan nyawa.

Sementara itu, Australian Transport Safety Bureau (ATSB) atau Biro Keselamatan Transportasi Australia menyatakan, dari penelitian yang telah dilakukan belum lama ini ada beberapa alasan mengapa pengemudi muda mengalami kecelakaan.

2 dari 4 halaman

Ini Contohnya

Salah satu contoh kebiasaan yang dilakukan penumpang depan adalah menyandarkan kaki di atas dasbor. Posisi seperti ini sebenarnya bisa berakibat fatal kala terjadi kecelakaan.

Seusai menekuk terlalu lama, meluruskan kaki tentu dapat membantu tubuh agar tetap rileks. Tak jadi masalah bila dilakukan ketika sedang duduk di bangku belakang sebuah sedan flagship Long Wheelbase.

Seperti Mercedes S-Class atau BMW 7-series. Keduanya menyajikan fitur sandaran ruang kaki. Yang menjadi masalah adalah jika Anda menaruh kaki di dasbor. Mau di Toyota atau bahkan Maybach sekalipun itu berbahaya.

Anggota Kepolisian Dyfed-Powys di Wales, Sersan Ian Price, seperti dikutip situs Dailymail UK, mengunggah foto X-Ray mengerikan. Unggahan ini ditujukan sebagai peringatan agar tidak meletakkan kaki di dasbor.

Sersan Ian Price berpesan kepada pengemudi agar memperingatkan penumpangnya yang suka menaruh kaki di atas dasbor mobil.

" Ini adalah luka fatal dari penumpang di bangku depan yang menaruh kaki mereka di dasbor saat terjadi kecelakaan," ungkapnya.

Mengutip laman walesonline.co.uk, penumpang wanita itu memang selamat dari kecelakaan fatal tersebut. Namun luka yang dialaminya telah mengubah hidupnya.

 

3 dari 4 halaman

Tak Seperti Mobil Biasa, Begini Teknik Menyetir Supercar

Dream – Kecelakaan yang melibatkan supercar di tol terjadi kembali. Kecelakaan kali ini menyeret McLaren MP4-12C yang lepas kendali dan menghantam pohon palem di KM 43 di Bogor, Jawa Barat.

Dikutip dari Liputan6.com, kondisi jalan yang sepi karena Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menggoda pengendara untuk ngebut. Apalagi, mobilnya mewah dan performanya tinggi.

Namun, ada satu hal yang kerap dilupakan oleh pengendara. Mengendarai supercar tak seperti mobil “ konvensional” lainnya.

 

 Tak Seperti Mobil Biasa, Begini Teknik Menyetir Supercar© Dream

 

Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting atau JDDC, Jusri Pulubuhu, mengatakan, jika dilihat dari namanya saja, supercar merupakan mobil yang serba super baik dari sisi teknologi, power, dan juga fitur.

" Tapi gini, dasar-dasar mobil mengendarai supercar dimulai dari kompetensi atau keahlian berkendara mobil biasa. Saat kita berpindah mengendarai supercar, dasar-dasar mengemudi harus mutlak dimiliki," ujar Jusri saat dihubungi Liputan6.com beberapa waktu lalu.

Saat mengendarai supercar ada tiga hal utama yang harus dikuasai agar bisa memberikan kontribusi pengendalian. Bahkan, hal tersebut wajib untuk terhindar dari kecelakaan.

" Secara visual atau yang terlihat, kita harus menguasai semua tombol fungsi. Kalau tidak, itu akan memecah konsentrasi saat berkendara. Tapi, paling spesifik kita harus menguasai karakter kendaraan, itu sangat penting," kata dia.

4 dari 4 halaman

Kuasai 5 Sampai 10 Menit

Karakter pertama yang harus dikuasai, yaitu tenaga. Kamu harus memahami dulu seberapa agresif supercar yang dikendarai agar tidak sampai lepas kontrol.

Sebelum benar-benar mengoperasikan supercar lebih lama, pengemudi harus mengetahui karakter tenaga supercar paling tidak dengan berkendara dalam 5 sampai 10 menit .

" Karakter kedua rem, seberapa kita injak pedal rem sensitif atau tidak. Jangan sampai kita seperti rem mendadak, karena itu tidak dibenarkan. Terakhir, karakter handling atau setir. Seberapa kita butuh untuk bermanuver dengan aman," kata Jusri.

(Sumber: Liputan6.com/Arief Aszhari)

Terkait
Join Dream.co.id