Waduh! Toyota Tarik 267 Ribu Prius dan Prius V

Automotive | Senin, 29 Juni 2020 13:35
Waduh! Toyota Tarik 267 Ribu Prius dan Prius V

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Kenapa, nih?

Dream – Toyota menarik 267 ribu unit Prius dan Prius V. Mobl-mobil yang ditarik itu adalah Prius keluaran 2013-2015 dan Prius V 2014-2017.

Dikutip dari Carscoops, Senin 29 Juni 2020, 267 ribu unit Prius dan Prius V yang ditarik itu ada di daerah Amerika Serikat. Penarikan ini dilakukan karena ada masalah sistem hybrid.

Menurut AutoNews, mobil-mobil itu harus dibawa ke diler di AS. Angkanya bisa saja bertambah hingga 752 ribu unit mobil secara global.

Walaupun risiko kecelakaannya tinggi, Toyota tak berkomentar apakah ada kecelakaan atau cedera yang disebabkan oleh masalah sistem hybrid.

Perusahaan otomotif ini menyebut masalah sistem hybrid ini bisa membuat mobil kehilangan tenaga. Saat power steering dan pengereman tetap beroperasi, mobil bisa mendadak berhenti. Ini akan memperbesar risiko kecelakaan.

Nantinya, mobil yang bermasalah itu akan diganti perangkat lunak sistem hybrid. Inverter mobil juga diganti atau diperbaiki jika ada benar-benar ada masalah.

Kabar baiknya, proses perbaikannya dilakukan gratis. Kampanye perbaikan akan dilakukan pada akhir Agustus 2020.

2 dari 3 halaman

Toyota Prius PHEV Sapa Indonesia, Begini Spesifikasinya

Dream – PT Toyota Astra Motor (TAM) terus mendorong kendaraan ramah lingkungan bermesin listrik dengan memperkenalkan Prius PHEV. Mobil listrik ini mengekor pendahulunya, Hybrid Electric Vehicle (HEV) yang terlebih dahulu diperkenalkan.

“ Dengan kehadiran Prius PHEV ini, kami berharap dinamika pasar kendaraan elektrifikasi semakin tinggi sehingga tujuan untuk akselerasi kendaraan elektrifikasi bisa tercapai,” kata Marketing Director PT Toyota-Astra Motor, Anton Jimmi Suwandy, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Selasa 17 Maret 2020.

Anton mengatakan ke depannya, TAM akan melengkapi segmen mobil dengan berbagai lini, termasuk battery electric vehicle (BEV).

 

Toyota Prius PHEV Sapa Indonesia, Begini Spesifikasinya© Dream

 

Dia menyebut Prius PHEV hadir dengan fleksibilitas tinggi yang dapat memaksimalkan keuntungan dalam penggunaannya.

Saat jarak dekat, pengendara dapat menggunakan mode full electric layaknya BEV. Sementara jika berkendara jarak jauh, sistem akan secara otomatis menggunakan Hybrid system yang irit bahan bakar, rendah emisi, dan fun to drive.

Sekadar informasi, Toyota Prius PHEV pertama kali diperkenalkan tahun 2009 saat penyelenggaraan Frankfurt Motor Show. Pada Januari 2012, generasi pertama mobil ini resmi dipasarkan.

Lima tahun kemudian, atau pada 2017, Toyota meluncurkan generasi kedua Prius PHEV dengan driving range yang lebih panjang ketika menggunakan mode BEV. Dengan performance durability dan reliability yang dimilikinya, mobil ini juga sukses melintasi lintasan rally Paris-Dakar sejauh 7.000 km, termasuk melintasi gurun pasir Sahara di Afrika pada Maret 2018.

Sejak diluncurkan pada 2012 hingga Desember 2019, Prius PHEV telah membukukan total penjualan 219.288 unit. Di pasar Amerika Serikat, dalam dua tahun terakhir yaitu 2018 dan 2019 mobil ini berhasil meraih angka penjualan tertinggi sehingga menjadi market leader di segmennya.

3 dari 3 halaman

Spesifikasi

Prius PHEV mengusung mesin 2ZR-FXE berkapasitas 1.800 cc yang bisa menghasilkan tenaga 98 PS dan torsi 142 Nm yang dalam mode BEV mempunyai cruising range sejauh 68,2 km. Cruising range tersebut membuat Prius PHEV mempunyai fleksibilitas yang lebih baik sehingga penggunaannya menjadi lebih optimal.

Prius PHEV menggunakan baterai jenis Lithium-Ion Battery yang mempunyai voltage 3.7 v per cell. Baterai ini mempunyai 95 cell sehingga secara keseluruhan mampu menghasilkan listrik 315.5 voltage. Battery capacity tercatat 8.8 kW. Untuk pengisian penuh dibutuhkan waktu 2 jam 20 menit jika menggunakan listrik dengan tegangan 220 Volt 16A.

Tampil dalam desain aggressive dan emotional, Prius PHEV dibangun menggunakan platform TNGA. Tidak hanya membuat desain eksteriornya semakin menarik, penggunaan platform TNGA membuat rancang bangun mobil ini juga lebih aman dan stabil.

Interior PHEV lega dan dilengkapi audio display entertainment dengan layar 8-inch. Untuk sisi keselamatan, mobil ini didukung berbagai fitur keselamatan dengan standar tertinggi di Toyota yaitu Toyota Safety Sense (TSS), Blind Spot Monitor (BSM), Hill-Start Assist Control (HSA), Rear Cross Traffic Alert (RCTA), Tire Pressure Warning System, dan Vehicle Stability Control (VSC).

Anton mengatakan kolaborasi dengan GoFleet bisa mempopulerkan transportasi online berbasis kendaran listrik. “ Sehingga masyarakat bisa merasakan pengalaman berkendara dengan kendaraan elektrifikasi,” kata dia.

Join Dream.co.id