Menhub Pesan 100 Mobil Listrik Buat Kendaraan Dinas Pejabat

Automotive | Senin, 27 Januari 2020 19:12
Menhub Pesan 100 Mobil Listrik Buat Kendaraan Dinas Pejabat

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Mobil ini akan digunakan menteri dan pejabat eselon kementerian.

Dream - Kementerian Perhubungan akan memesan 100 unit mobil listrik yang akan digunakan untuk kendaraan dinasnya termasuk para pejabat eselon I dan II.

“ Nantinya akan dipakai saya, jajaran di eselon I dan II,” kata Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, dikutip dari Liputan6.com, Senin 27 Januari 2020.

Untuk saat ini Budi Karya belum bisa mejelaskan detail pemesanan mobil listrik tersebut. Namun dia kembali memastikan penggunaan mobil-mobil tenaga alternatif itu akan digunakan untuk kendaraan dinas para pejabat

“ Nanti akan ada pembahasan lebih lanjut,” kata dia.

2 dari 6 halaman

Penggunaan Masih Minim

Pemesanan ini akan dilakukan untuk meningkatkan angka penggunaan kendarasan listrik yang saat ini masih minim di Indonesia. Pemerintah sendiri sudah menargetkan penggunaan mobil listrik pada 2025 sebanyak 2 juta unit.

“ Pengguna kendaraan listrik di Indonesia kurang dari 5 persen. Maka dari itu, kami tengah berupaya meningkatkannya. Salah satu caranya mulai dari para pejabat di Indonesia yang mengganti kendaraannya ke kendaraan listrik,” kata dia.

Upaya untuk mempromosikan pemakaian kendaraan listrik selanjutnya akan diarahkan pada penggunaan kendaraan angkutan massal yang sudah diprospek.

Tidak hanya itu, Budi Karya juga meminta pihak PT PLN (Persero) bisa lebih banyak menghadirkan Stasiun Pengisian Kendaraam Liatrik Umum (SPKLU).

" Titik-titik stasiun pengisiannya juga harus diperbanyak, supaya masyarakat bisa tahu secara pasti, jika pakai mobil listrik tidak susah pengisian dayanya," kata dia.


(Sumber: Liputan6.com/Pramita Tristiawati)

3 dari 6 halaman

20 Mobil Listrik Grab Resmi Beroperasi di Bandara Soetta

Dream - Mobil Hyundai Ioniq resmi beroperasi sebagai taksi online di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Mobil ramah lingkungan karena tak mengeluarkan emisi buang ini dihadirkan oleh penyedia jasa transportasi online, Grab.

Untuk tahap awal Grab menyediakan 20 unit Ioniq di Terminal 3 Gate 2 Bandara Soetta. Perusahaan menargetkan akan menghadirkan 500 unit mobil listrik serupa yang beroperasi sebagai taksi online di Indonesia.

“ Kami menargetkan dalam setahun ini bisa membawa 500 unit Hyundai loniq untuk dijadikan taksi online Grab,” kata Ridzki Kramadibarata, President of Grab Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin 27 Januari 2020.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengatakan keberadaaan taksi online ini mendukung Peraturan Presiden No. 55 Tahun 2019 tentang Akseleresi Program Kendaraan Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan. Budi Karya mengatakan mobil listrik bisa menjadi kendaraan yang mendukung konsep smart cities.

“ Di saat yang bersamaan, mobil listrik juga lebih ramah lingkungan serta minim biaya pengelolaan,” kata dia.

“ Kendaraan listrik ini diharapkan dapat menjadi solusi mobilitas yang mengusung konsep smart cities

President Director Hyundai Motor Indonesia, Sung Jong Ha, menawarkan pengalaman berkendara yang pintar. Jong Ha mengatakan pelanggan bisa memanfaatkan teknologi canggih seperti Ioniq Electric.

“ Kami berharap pelangan Grab di Indonesia bisa menikmati kenyamanan mengendarai mobil elektrik yang ramah lingkungan ini,” kata dia.

4 dari 6 halaman

Tarifnya?

Ridzky mengatakan pelanggan Grab bisa menjajal taksi online Ioniq. Pemesanan bisa dilakukan mulai pukul 12.00 WIB melalui aplikasi Grab.

“ Iya, langsung bisa dipesan di aplikasi GrabCar Elektrik,” kata dia.

Bagaimana dengan tarifnya? Ridzky mengatakan ongkos taksi listrik sedikit mahal daripada yang biasa.

“ Akan sedikit lebih mahal, berkisar 10-15 persen,” kata dia.


(Laporan: Michelle Rachel Evangelista Maramis)

5 dari 6 halaman

Grab Operasikan Puluhan Mobil dan Motor Listrik Awal 2020

Selain mobil berbasis listrik, ada juga 20 unit sepeda motor berbasis listrik dari perusahaan motor EV di Indonesia yaitu, AHM dan Gesits.

Untuk pengisian (cas) kendaraan listrik, Grab juga telah bekerja sama dengan PT PLN (Persero). BUMN setrum ini membangun jaringan stasiun pengisian kendaraan listrik. Hal tersebut juga dilakukan untuk mendukung tujuan pemerintah yang menargetkan dua juta unit kendaraan listrik pada tahun 2025.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia, Luhut Binsr Pandjaitan, yang turut hadir mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi inisiatif Grab yang sejalan dengan peraturan saat ini untuk mengembangkan industri kendaraan listrik.

“ Kami berharap inisiatif ini dapat menjadi inspirasi bagi penyedia lain untuk juga mendukung ekosistem kendaraan listrik di Indonesia,” kata Luhut.

(Laporan : Diah Tamayanti)

6 dari 6 halaman

Gandeng Honda, Gesits, dan PLN

Dream - Plaltform transportasi online, Grab, berencana mengoperasikan mobil dan motor bertenaga listrik masing-masing 20 unit pada 2020. Rencana tersebut sebagai bukti komitmen perusahaan untuk mendukung program pemerintah yang tengah mengembangkan kendaraan listrik.

Rencana penggunakan kendaraan berbahan listrik tersebut tertuang dalam Roadmap Ekosistem Kendaraan Listrik yang diusung Grab. Rencananya, puluhan armada itu baru akan beroperasi di daerah Jabodetabek pada Januari 2020.

Presiden Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, mengatakan peta jalan ini merupakan perwujudan komitmen perusahaan dalam mendorong pembangunan infrstruktur digital di Indonesia.

 

 Gandeng Honda, Gesits, dan PLN © Dream

 

“ Electronic Vehicle Ecosystem Roadmap memungkinkan Grab dan Pemerintah Indonesia untuk mempersiapkan dan mendorong kemajuan Indonesia dalam memenuhi target kendaraan listrik dan memperkuat posisinya sebagai pemimpin EV di Indonesia dan Asia Tenggara,” kata Ridzki di Jakarta, Jumat, 13 Desember 2019.

Menurut Ridzki, percepatan pembangunan infrastruktur digital bisa membantu menghadirkan solusi efisiensi biaya transprotasi. “ (Dan) mendorong lebih banyak orang mengadopsi kendaraan listrik,” kata Ridzki.

Untuk memperluas ekosistem kendaraan listrik, Grab menggandeng Hyundai dan pemerintah. Produsen mobil asal Korea Selatan memberikan 20 unit Hyundai Ioniq electric kepada Grab.

Cara Samuel Rizal Terapkan Hidup Sehat Pada Anak
Join Dream.co.id