Unik Banget, Bus di Kepulauan Riau Ini Terbuat dari Kayu

Automotive | Senin, 6 Juli 2020 09:13
Unik Banget, Bus di Kepulauan Riau Ini Terbuat dari Kayu

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Namanya, Bus Kayu Prayun. Pernah dengar?

Dream – Transportasi di setiap daerah memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri. Salah satunya berasal dari Tanjung Karimun, Kepulauan Riau.

Dikutip dari akun Facebook PT Timah Tbk, Senin 6 Juli 2020, di Tanjung Karimun, ada sebuah bus kayu. Bus ini bernama Bus Kayu Prayun.

“ Sesuai dengan namanya, bus ini berasal dari satu daerah yang bernama Prayun dari Kabupaten Karimun saat ini,” tulis PT Timah.

 Bus Kayu Prayun© Akun Facebook PT Timah Tbk

Tak jauh berbeda dengan bus Pownis yang ada di Museum Timah Indonesia, yang menjadi keunikan bus ini adalah nuansa kayu yang kental di body-nya.

“ Perpaduan antara besi dan ornamen kayu yang menambah kesan kearifan lokal Indonesia,” tulis Timah.

Sekadar informasi, bus kayu dimanfaatkan untuk membawa para pekerja Timah. Kini, bus tersebut dimanfaatkan sebagai sarana transportasi pariwisata di daerah Karimun.

2 dari 4 halaman

Niat Beli Satu Unit, Orang Ini Malah Borong 28 Mobil Tesla

Dream – Saat berbelanja online, ada saja hal-hal absurd tak direncanakan yang terjadi. Kamu mungkin pernah mengalami salah memasukan jumlah barang yang akan dibeli. Kalau barang itu harganya murah, tentu tak jadi masalah. Tapi apa jadinya jika harganya selangit. 

Kejadian inilah yang dialami seorang pria di Jerman saat hendak membeli satu unit mobil yang sedang jadi tren dunia, tesla. Pria ini ingin memesan Tesla Model 3 namun karena kesalahan pesanannya malah berubah menjadi 28 unit.

 

 Niat Beli Satu Unit, Orang Ini Malah Borong 28 Mobil Tesla© Dream

 

Dikutip dari Auto Evolution, Jumat 3 Juli 2020, cerita ini berawal dari seorang pengguna Reddit, Ballon Man, bercerita dia dan ayahnya ingin membeli mobil anyar. Mereka ingin mengganti kendaraan lama keluarganya, Ford Kuga.

Ballon Man memilih membeli Tesla Model 3 secara online karena Jerman memberikan insentif cashback untuk kendaraan listrik. Ayah dan anak itu membeli Tesla sesuai dengan prosedur.

 

3 dari 4 halaman

Kok Jadi Begini?

Ballon Man dan ayahnya mengisi formulir dengan benar dan menekan tombol konfirmasi. Tapi, tak ada hasil apa pun. Merasa pembeliannya gagal, keduanya mengulangi prosesnya hingga berulang-ulang.

Tindakannya ini malah membuat tagihan administrasi mereka membengkak jadi 2.800 euro (Rp44,75 juta). Diketahui bahwa biaya administrasi satu unit mobil sebesar 100 euro (Rp1,59 juta).

Total pembelian mobil pun menjadi 1,4 juta euro (Rp22,38 miliar).

Mereka semakin panik karena ketentuan Tesla menyebutkan dana awal saat pemesanan dibatalkan tak bisa dikembalikan.

4 dari 4 halaman

Untungnya Bisa Dibatalkan

Untungnya permasalahan bisa diselesaikan dengan baik. Pihak Tesla menghubungi Ballon Man dan ayahnya.

Dikatakan bahwa semua biaya pemesanan sebesar 2.800 euro dikembalikan dan pesanan telah dibatalkan. Tesla menyarankan keduanya memesan ulang dan memastikan tak ada lagi kesalahan sistem. (Sah)

Terkait
Join Dream.co.id