Cara Membersihkan Mika Lampu Sepeda Motor yang Berembun

Automotive | Sabtu, 18 Januari 2020 08:02
Cara Membersihkan Mika Lampu Sepeda Motor yang Berembun

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Kalau sampai ada embun, artinya mika sudah tidak rapat.

Dream - Musim hujan seperti saat ini membuat lampu motor berisiko berembun. Karet yang getas atau kendur bisa menjadi salah satu penyebab air masuk ke celah ruang lampu.

“ Kalau sudah terdapat embun, ada bagian yang sudah tidak rapat,” kata Kepala Mekanik Big Wing, Astra Motor BSD, Tangerang, Kukuh Aristiawan, dikutip dari Federal Oil, Sabtu 18 Januari 2020.

Jika sudah berembun, Kukuh mengatakan lampu motor bisa dibongkar untuk diperbaiki bagian yang menyebabkan air masuk.

Sebaiknya perbaikan segera dilakukan saat kamu mengetahui lampu motor berembun.

“ Jika didiamkan, lama kelamaan dikhawatirkan akan menyebabkan timbulnya jamur atau menjadi buram,” kata dia.

2 dari 8 halaman

Begini Cara Membersihkannya

Pertama, kata Kukuh, pemilik motor mencopot rumah lampu dan menyimpannya di tempat yang aman. Lanjutkan dengan membersihkan mika lampu dengan air hangat dan sabun pencuci piring.

Saat proses mencuci selesai, bawa mika lampu yang sudah bersih itu ke tempat yang terkena sinar matahari untuk dikeringkan. Kalau sudah kering, gunakan sealant dan oleskan sambungan mika dan reflektor.

Pemilik kendaraan juga harus memastikan semua bagian sisi terlapisi sealant agar air tak kembali masuk. Selanjutnya, biarkan hingga mengering sesuai dengan petunjuk yang tertera pada kemasan sealant.

Terakhir, pasang kembali mika lampu motor kamu dan coba nyalakan untuk memastikan apakah sudah bekerja dengan normal.

3 dari 8 halaman

Jangan Disepelekan, Ini Tanda V Belt Motor Matic Akan Putus

Dream - Peminat motor matic makin meningkat setiap tahunnya. Kelebihan dari sisi kepraktisan serta konsumsi bahan bakar yang diklaim irit membuat banyak masyarakat membeli motor tanpa transmisi ini.

Semula motor matic sering kali dipandang sebelah mata karena dianggap hanya cocok digunakan kaum hawa. Namun seiring desain yang makin macho, kini semakin banyak pria yang memilih menaiki kendaraan bermotor roda dua ini.

 

 Jangan Disepelekan, Ini Tanda V Belt Motor Matic Akan Putus © Dream

 

Dikutip dari Federal Oil, Jumat 17 Januari 2020, alasan lain dari menjamurnya motor matic adalah perawatannya yang mudah. Meskipun cara merawat motor ini tak bisa sepenuhnya gampang dan sepele.

Pemilik motor matic tetap harus rutin melakukan servis berkala, supaya performa motor juga tetap terjaga. Terlebih perawatan pada V-belt atau van belt?

4 dari 8 halaman

Apa Itu Van Belt?

Van belt alias V-belt merupakan bagian yang penting bagi motor matik. Komponen ini merupakan penggerak di motor transmisi otomatis.

Fungsi V-belt motor matic ini sebenarnya sama dengan rantai pada motor manual, yaitu sebagai penghubung tenaga putar dari mesin menuju ke as roda belakang.

Dengan adanya v-belt motor matic bisa melaju, makanya keberadaan V Belt pada motor matic sangatlah penting, oleh karenanya kita sebagai pemilik motor harus rajin mengecek kondisi V Belt agar tenaga yang dihasilkan optimal.

Lalu bagaimana ciri-ciri v-belt mau putus ?

5 dari 8 halaman

Tarikan Jadi Berat

Tanda V-belt akan putus bisa dirasakan dari tarikan mesin. Tarikannya jadi lebih berat saat digeber. Bisa saja mesinnya tiba-tiba melambat.

V-belt bisa bertahan lama, jika pemilik motor rajin merawat atau membersihkan secara rutin bagian van belt tersebut.

Dengan melakukan perawatan secara rutin, pemilik motor bisa mengetahui apakah v-belt masih layak atau tidak, karena saat melakukan perawatan bagian v-belt dibuka.

Usia pemakaian belt CVT ini punya jarak maksimal 25 ribu hingga 30 ribu kilometer sudah harus diganti, apalagi jika pemilik motor punya mobilitas yang tinggi sehingga sering mengajak motor maticnya berpergian jauh, maka performa van belt akan terus menurun.

Ada baiknya lakukan pengecekan rutin pada belt CVT ketika servis ringan sekalian ganti oli, minimal setelah jarak tempuh 5 ribu km hingga 6 ribu km dibersihkan kotoran yang menempel pada van belt.

6 dari 8 halaman

Cara Memperbaiki Motor Matik Tanpa Kick Starter yang Kebanjiran

Dream – Hujan deras yang melanda Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi membuat sejumlah wilayah terendam banjir. Tak hanya tempat tinggal, banyak kendaraan yang diparkir atau melintas juga turut terkena imbasnya.

Kendaraan-kendaraan itu bisa saja rusak atau mogok.

Bagi pemilik sepeda motor seperti Yamaha Nmax atau Honda PCX, yang baru punya roda dua ini tentu ada rasa was-was tunggangannya terdampak banjir. Alasannya, jenis skuter matic ini tak dilengkapi kick starter.

 

 Cara Memperbaiki Motor Matik Tanpa Kick Starter yang Kebanjiran © Dream

 

 

Tenang, motor Skutic ini ternyata masih bisa dihidupkan meskipun tak dilengkapi kick starter.

Technical Service PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Slamet Kasianom, menyatakan pemilik NMAX tak perlu khawatir air masuk ke mesin atau ruang bakar jika motor atau komponennya masih bagus.

" Paling, air masuk ke knalpot, filter udara, atau transmisi (CVT). Karena saat kondisi mesin motor mati, semua klep kondisinya tertutup," kata Slamet kepada Liputan6.com, dikutip Senin, 6 Januari 2020.

7 dari 8 halaman

Begini Cara Penanganannya

Penanganan motor terendam atau melintasi banjir bisa dilakukan dengan memastikan air yang ada di knalpot dibuang terlebih dahulu. Caranya, bisa diangkat ban depannya atau jika membawa perkakas atau kunci-kunci lengkap bisa mecopot knalpot terlebih dahulu.

" Sedangkan yang di boks filter, jika masih standar ada lapisan minyak di filternya. Jadi, kalau ada air tidak mungkin menyatu atau masuk ke dalam. Biasanya, filter tinggal dibuka dan dikeringkan," kata dia.

Sementara itu, untuk air yang di CVT, bisa saja cukup didiamkan hingga mengering atau menguap sendiri. Biasanya, saat mesin nyala, dan panas, air bakal kering sendiri di CVT.

" Sebenarnya kalau ada air di CVT, pengaruhnya hanya tidak bisa jalan saja karena ada yang selip. Jika air di CVT sudah kering, maka roda akan berputar kembali dan bisa jalan seperti biasa. Dari mesin nyala hingga CVT kering dan motor bisa jalan lagi, paling sekitar tiga menit," kata dia.

8 dari 8 halaman

Jangan Sampai Air ke Ruang Bakar

Saat mengeringkan knalpot, cara yang paling sederhana adalah dengan memutar gas terus menerus. Biasanya, gas sepeda motor sekitar 3.000 sampai 5.000 rpm agar air di knalpot mengering.

" Tapi, jangan tutup gas agar air tidak masuk ke ruang bakar. Jika ada semprotan air dari knalpot, teruskan saja hingga air kering," kata Slamet.

Waktu yang dibutuhkan untuk mengeringkan motor, tergantung seberapa banyak air masuk ke knalpot. Saat mengeringkan knalpot, rasakan juga apakah CVT sudah kering, dan ditandai dengan mulai berputarnya roda belakang.

(Sumber: Liputan6.com/Arief Aszhari)

Video Kondisi Terkini WNI dari Wuhan di Natuna
Join Dream.co.id