Fungsi Lain Lampu Sen Kanan & Kiri, Mungkin The Power of Emak-Emak Ada Benarnya?

Automotive | Selasa, 7 September 2021 09:35

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Tak hanya sekadar belok, tetapi juga…

Dream – Apa yang paling dikeluhkan dari pengendara kendaraan bermotor saat didepannya seorang emak-emak sedang mengendarai sepeda motor. Kebanyakan keluhan yang muncul adalah lampu sein yang sering kal lupa dimatikan setelah berbelok. 

Ada pula guyonan kocak soal perilaku emak-emak di jalanan ini soal sein. Lampu biasanya dinyalakan untuk memberi tanda kepada kendaraan di belakang untuk berbelok sesuai arah lampunya. Bukan tanda arah belokan yang akan ditujunya.

Lepas dari perilaku kocak tersebut, lampu sein memang berfungsi sebagai `alat komunikasi` pengguna jalan lain ketika hendak berpindah jalur. Tentu saja bukan seperti keyakinan emak-emak di cerita di atas.

Lampu sein berperan penting untuk memberi tahu pengguna jalan di belakang, atau pejalan kaki, ketika pengendara hendak berpindah jalur. Menyalakan lampu sen dengan benar bisa mengurangi risiko insiden atau kecelakaan di jalan raya.

Ada fakta menarik di balik lampu sen. Ternyata, lampu sein di sisi kanan dan kiri punya fungsi tersendiri.

Fungsi Lain Lampu Sen Kanan & Kiri, Mungkin The Power of Emak-Emak Ada Benarnya?
Ternyata Lampu Sen Kiri Dan Kanan Punya Fungsi Yang Berbeda. (foto: Ilustrasi Akan Menyalakan Lampu Sein/Shutterstock)
2 dari 4 halaman

Perbedaan Fungsi Lampu Sein Kanan dan Kiri

Dikutip dari Wahana Honda, Selasa 7 September 2021, lampu sein kanan harus dinyalakan sebelum berbelok ke kanan atau berpindah ke jalur kanan. Contohnya, kamu menyalakan lampu sein ketika akan mendahului kendaraan di depan.

Sementara itu, di jalanan dua arah, kamu bisa menggunakan lampu sein untuk memberikan isyarat kepada pengendara di belakang bahwa arus dari arah berlawanan aman dipakai untuk menyalip.

Kalau ada kendaraan lain yang akan menyalip dari arah berlawanan tapi tidak cukup ruang, nyalakan sein kanan. Pengendara tersebut bisa mengurungkan niatnya.

Fungsi lain dari sein kanan adalah sebagai isyarat kendaraan di belakang sebelum mendahului kendaraan di depan. Setelah selesai mendahului dan kembali ke jalur awal, jangan lupa matikan lampu sein.

3 dari 4 halaman

Bagaimana dengan Lampu Sen Kiri?

Seperti namanya, lampu sein digunakan ketika hendak berpindah jalur ke kiri, belok kiri atau menepi. Jadi, kendaraan di belakang bisa ambil kuda-kuda untuk mengurangi kecepatan.

Fungsi lainnya adalah isyarat ketika akan mendahului kendaran di depan dari arah kiri. Kondisi ini sering dijumpai di jalan satu arah antarkota dan antarprovinsi. Di sana, ada banyak truk dan kendaraan depan yang cenderung berada di jalur kanan.

Sebaiknya, lampu sein kiri juga dinyalakan untuk memberi kode kepada pengendara di belakang, sebelum kamu menyalip di jalur berlawanan. Pastikan menyalakan lampu sein kiri setidaknya tiga detik sebelum pindah jalur.

Ini bertujuan untuk memastikan ada cukup ruang untuk bergerak di jalanan. Selain itu, bunyikan klakson pendek.

4 dari 4 halaman

Ketentuan Pemakaian Lampu Sen

Pemakaian lampu sein ini ada aturannya. Aturan tersebut tertuang di Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Berdasarkan UU ini, pengendara yang akan berbelok atau berbalik arah, wajib mengamati situasi lalu lintas di depan, samping, maupun kendaraan, serta memberikan isyarat dengan lampu sein maupun tangan.

Selain itu, sebelum berpindah jalur atau bergerak ke sampung, kamu harus mengamati situasi lalu lintas di sekeliling kendaraan, dan memberikan isyarat kepada pengguna jalan lain.

Join Dream.co.id