Spesifikasi dan Harga Hyundai Kona Electric, Mobil Patwal Listrik Pertama

Automotive | Senin, 8 Februari 2021 16:33
Spesifikasi dan Harga Hyundai Kona Electric, Mobil Patwal Listrik Pertama

Reporter : Razdkanya Ramadhanty

Hyundai Kona Electric menjadi kendaraan polisi pertama yang menggunakan daya listrik.

Dream - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memperkenalkan kendaraan Patroli dan Pengawalan (Patwal) di lingkungan PemerintahProvinsi yang menggunakan mobil listrik. Mobil dari Hyundai ini menjadi kendaraan polisi pertama yang menggunakan daya listrik.

" Ini mobil polisi pertama di Indonesia yang menggunakan mobil listrik. Mobil patwal yang bertugas di kantor Gubernur Jawa Barat," tulis Ridwan Kamil, di akun Instagram pribadinya, Minggu 7 Februari 2021.

Adapun mobil polisi bertenaga listrik pertama di Indonesia ini adalah Hyundai Kona Electric. Mobil listrik ini telah diluncurkan Hyundai di Indonesia sejak tahun lalu. Ridwan Kamil mengatakan, banyak keuntungan dari penggunaan mobil listrik ini. Salah satunya bisa menghemat anggaran bulanan.

" Selain tidak merilis polusi dan kebisingan ke udara, Alhamdulillah banyak sekali menghemat biaya dan anggaran bulanan sampai 70 persen dibandingkan dgn anggaran rutin kendaraan bensin," sebutnya.

2 dari 7 halaman

Spesifikasi

Secara spesifikasi, Hyundai Kona Electric yang digunakan sebagai mobil patwal ini dibekali baterai Lithium-ion polymer dengan kapasitas 39,2 kWh. Baterai itu menyuplai tenaga listrik untuk motor Permanent Magnet Synchronous Motor (PMSM) yang menggerakkan roda depan. Tenaga maksimal dari mobil listrik ini mencapai 100 kW (134 daya kuda). Torsi maksimalnya mencapai 395 Newton meter (Nm).

Dengan charger standar (AC), baterai mobil bisa diisi sekitar 6 jam 10 menit. Dengan fast charging 50 kW (DC) untuk mengecas sampai 80% hanya butuh waktu 57 menit dan fast charging 100 kW hanya 54 menit.

Secara dimensi Hyundai Kona Electric ini mempunyai ukuran panjang 4.180 mm, lebar 1.800 mm, dan tinggi 1.555 mm. Selayaknya mobil crossover, Hyundai Kona Electric ini punya ground clearance sebesar 158 mm.

3 dari 7 halaman

Harga

 Hyundai Kona Electric
© hyundai.com

Kona Electric dilengkapi dengan Drive Mode Select, Rear View Monitor with Dynamic Parking Guides, Parking Distance Warning, Tire Pressure Monitoring System, Hill Start Assist (HSA), 6-point air-bag, dan Electronic Parking Brake.

Di Indonesia, Hyundai Kona Electric hanya tersedia satu varian, yakni Signature. Dilansir dari situs resmi Hyundai, mobil listrik bergaya crossover ini dijual dengan harga RP674.800 juta.

 

 

4 dari 7 halaman

Bangun Pabrik di Cikarang, 3 Mobil Listrik Hyundai Dipakai Pemda Jabar

Dream – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat resmi menggunakan mobil listrik untuk kendaraan operasional dinasnya. Sebanyak tiga unit mobil Hyundai masing-masing 2 unit IONIQ Electric dan 1 KONA Electric telah dibeli untuk menunjang aktivitas kegiatan di lingkungan Pemprov.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan, Pemprov Jawa Barat (Jabar) tahun depan akan bertransformasi ke era listrik. untuk mengajak dan menjadi contoh bagi warga Jabar beralih ke kendaraan berbahan bakar minyak menjadi kendaraan listrik.

Pembelian kendaraan listrik ini juga sebagai bentuk apresiasi terhadap rencana pembangunan pabrik PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) di Cikarang, Jawa Barat.

“ Kami percaya, Hyundai akan sukses dengan produk mobil listriknya di Indonesia, serta sejalan dengan visi kami untuk menjadikan lebih banyak mobil yang ramah lingkungan di tahun-tahun mendatang,” kata Ridwan Kamil di Bandung, Jawa Barat, dikutip dari keterangan tertulis, Rabu 30 Desember 2020.

Dengan menerapkan penggunaan mobil listrik, Pemprov Jabar juga turut mendukung Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Program Percepatan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Darat.

Ke depannya, penggunaan mobil listrik dapat terus menyukseskan program pemerintah dalam membangun ekosistem mobil listrik di Indonesia.

Presiden Direktur Hyundai Motors Indonesia, Sung Jong Ha, mengatakan dua mobil ini telah dirilis pada November 2020. Peluncuran ini merupakan bagian dari komitmen berkolaborasi dengan inisiatif Pemerintah Indonesia dalam mempercepat ekosistem mobil listrik di Indonesia.

Sung Jong Ha mengapresiasi inisiatif baik Pemprov Jabar maupun Kementerian Perhubungan terhadap penggunaan mobil listrik murni sebagai kendaraan operasional tahun depan.

“ Kami berharap kedepannya akan semakin banyak lagi pemangku kepentingan yang akan mendukung ekosistem mobil listrik murni dalam mewujudkan mobilitas masa depan dan teknologi ramah lingkungan,” kata dia.

 

 

5 dari 7 halaman

Spesifikasi IONIQ Electric dan KONA Electric

Sekadar informasi, IONIQ Electric dan KONA Electric adalah mobil listrik pertama di segmennya dengan pengoperasian penuh menggunakan baterai. Inovasi yang dihadirkan pada kedua model EV tersebut telah dibuktikan dengan apresiasi dan penghargaan dari global.

KONA Electric telah melampaui 100 ribu pencapaian penjualan global, lebih dari dua tahun sejak diluncurkan pada tahun 2018.

Hyundai merancang IONIQ Electric dengan pendekatan futuristik dan ergonomis dibuktikan  dengan penerapan tren terkini dan teknologi mutakhir. 

Jarak tempuh IONIQ Electric mencapai 373 km (berdasarkan NEDC) dan 311 km (berdasarkan WLTP) dalam sekali pengisian daya, sehingga dapat memenuhi berbagai aktivitas pemilik sehari-hari. Pengisian daya penuh dapat dicapai dalam 54 menit untuk pengisian nol hingga 80 persen dengan menggunakan stasiun pengisian kendaraan listrik berkapasitas 100 kW.

6 dari 7 halaman

Layanan Purna Jual IONIQ Electric dan KONA Electric

Hyundai juga menciptakan mobil listrik dengan kontur sporty dan modern lewat KONA Electric.  Sudut yang rendah dan lebar melengkapi profilnya, didukung jarak sumbu roda yang panjang, dibuat untuk memastikan penanganan dan kontrol manuver yang gesit serta stabilitas berkendara.

Lengkungan roda aero-tuned yang halus dan penutup fasia belakang dipadukan dengan kilat LED futuristik. Yang tak kalah menarik, KONA Electric juga sudah dilengkapi dengan sunroof.

Jarak tempuh KONA Electric mencapai 345 km (berdasarkan NEDC) dan 289 km (berdasarkan WLTP) dalam sekali pengisian daya, sehingga dapat memenuhi berbagai kebutuhan gaya hidup pemilik. Pengisian daya penuh dapat dicapai dalam 54 menit dengan pengisian cepat (pengisian nol hingga 80 persen @ 100 kW).

7 dari 7 halaman

Hyundai Motors Indonesia juga telah menyiapkan sejumlah program purna jual untuk IONIQ Electric dan KONA Electric, seperti road Assistance gratis selama masa garansi, layanan “ Mobile Charging” secara gratis selama masa garansi yang berlaku untuk area tertentu.

Seperti diler pada umumnya, Hyundai juga memberikan biaya perawatan gratis hingga 5 tahun / 75.000 km, garansi baterai tegangan tinggi 8 Tahun / 160.000 km, serta garansi dasar 3 Tahun / 100 ribu Km. 

Untuk menunjang kendaraan listrik di Indonesia, saat ini terdapat beberapa Stasiun Pengisian Daya Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di Jakarta hingga Surabaya serta Bali dan Makassar. Lokasi-lokasi SPLKU di Jabodetabek. Misalnya, PLN Distribusi Jakarta Raya Gambir, Mall Senayan City, Aeon Mall BSD City, TangCity Mall, Supermall Karawaci. Untuk di luar Jabodetabek, seperti PLN Gedung Sate Bandung, PLN ULP Denpasar, PLN ULP Embong Wungu Surabaya, dan PLN Rayon Mattoangin Makassar.

Sung Jong Ha mengatakan Hyundai mengembangkan teknologi yang ramah lingkungan dan berorientasi pada manusia. Teknologi ini bertujuan untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan dengan model lintas segmen.

“ Kami berharap kehadiran sebagai game changer di Indonesia dapat mendorong publik da menunjukkan terobosan baru dalam teknologi otomotif dengan pengalaman kami,” kata dia.

Join Dream.co.id