Tak Banyak yang Tahu, Klakson Ternyata Berasal dari Nama Merek

Automotive | Selasa, 25 Februari 2020 08:14
Tak Banyak yang Tahu, Klakson Ternyata Berasal dari Nama Merek

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Klakson sendiri digunakan untuk berkomunikasi dengan pengendara.

Dream - Klakson. Tentu Anda sudah tidak asing dengan komponen penting dalam berkendara yang mampu menghasilkan bunyi nyaring ini.

Ya, klakson merupakan komponen pada kendaraan yang bisa menjadi pertanda atau alat komunikasi saat berkendara. Ada tiga jenis klakson yang ditanamkan pada kendaraan, yaitu klakson pencet, klakson pipa, dan klakson elektrik.

Namun, tahukah Anda bahwa nama klakson tidak disematkan secara sembarangan? Menurut laman Car And Driver, nama klakson ini berasal dari kata “ Klaxon”.

Nama ini dipatenkan untuk sebuah merek klakson oleh Miller Reese Hutchison --orang yang pada kemudian hari menjadi kepala insinyur pada laboratorium Thomas Edison di West Orange, New Jersey, Amerika Serikat.

2 dari 6 halaman

Asalnya dari Bahasa Yunani

Nama Klaxon dipatenkan pada 1908. Nama Klaxon berasal dari bahasa Yunani “ klaxo” yang berarti menjerit.

Hal Menurut kurator transportasi Museum Henry Ford, Matt Anderson, dulunya bunyi klakson bukanlah “ beep” atau “ tiin”, melainkan Ahooga. 

Pada 1930-an, produsen mobil mengatur ulang diafragma dan ruang suara tipe Klaxon untuk menghasilkan suara. Mereka ingin menciptakan suara yang bisa ditoleransi, tapi bisa menembus keributan lalu lintas.

3 dari 6 halaman

4 Bahaya Bunyikan Klakson Motor Terlalu Kencang, Dongkol Sudah Pasti!

Dream - Beberapa pengendara kendaraan bermotor umumnya hanya akan menyalakan klakson dalam situasi yang dibutuhkan. Sayangnya ada saja di antara mereka yang terlalu keseringan memijit tombol klakson hingga membuat orang lain kesal.

Perasaan dongkol semakin bertambah jika mobil atau sepeda motor yang mereka kendarai ternyata menggunakan klakson yang memiliki suara cukup keras.

Jika kamu yang sering melakukan hal mengesalkan ini, sebaiknya mulai hentikan sekarang. Ada etika tidak tertulis tentang penggunaan klakson di jalan raya.

Efek dari penggunaan klakson dengan suara terlampau keras ternyata tak hanya membuat pengendara lain kesal. Kamu juga bisa terancam marabahaya jika melakukannya.

 

 4 Bahaya Bunyikan Klakson Motor Terlalu Kencang, Dongkol Sudah Pasti!© Dream

 

Dikutip dari Wahana Honda, Senin 17 Februari 2020, bahaya menyalakan klakson terlalu kencang adalah memicu orang lain menjadi stres. Dengan kemacetan yang sering kali terjadi di jalanan, suara klakson turut menambah tingkat stress pengendara kendaraan bermotor.

Dalam kondisi tersebut, cara orang ini dalam mengambil keputusan pun bisa berubah. Misalnya dari yang semula mengemudi lurus ke depan, malah bisa membanting setir ke kiri, kanan, atau malah melakukan pengereman mendadak. Hal ini tentu membayakan keselamatan, tak terkecuali keselamatanmu.

Bahaya kedua adalah mengganggu konsentrasi pengendara lain. Si pengendara bisa saja mengambil keputusan tanpa sadar. Misalnya, menambah kecepatan secara tiba-tiba karena merasa diburu-buru oleh suara klakson motor. Tentu saja kondisi ini berisiko menimbulkan kecelakaan.

Ketiga, meningkatkan emosi. Pernahkah kamu melihat ada pengendara atau pengguna jalan lainnya yang marah-marah dan balik memaki setelah mendengar bunyi klakson motor yang keras.

Reaksi tersebut sering terjadi. Suara klakson motor yang terlalu keras memang bisa meningkatkan emosi orang-orang yang mendengarnya

Terakhir, suara klakson yang terlalu keras akan mengurangi kemampuan pendengaran. Sistem pendengaran manusia memiliki batasan terhadap suara yang ditangkap. Kalau telinga menangkap suara yang terlalu keras, kemampuan pendengaran bisa terganggu dan turun.

4 dari 6 halaman

Tiga Model Klakson Mobil dan Cara Kerjanya, Punya Kamu Nyaring?

5 dari 6 halaman

Ada Tiga Tipe Klakson

6 dari 6 halaman

Cara Kerja Klakson

Indah Permatasari: Karena Mimpi Aku Hidup
Join Dream.co.id