DKI Hapus Sanksi Pajak Kendaraan dan Bea Balik Nama Selama PPKM Darurat

Automotive | Sabtu, 17 Juli 2021 08:00

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Apa alasannya?

Dream – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta menghapus sanksi administrasi untuk Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) selama PPKM Darurat.

Penghapusan itu berdasarkan Surat Keputusan Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 1012 Tahun 2021 tentang Penghapusan Sanksi Administrasi PKB dan Sanksi BBN Tahun 2021 yang ditandatangani Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bapenda, Lusiana Herawati, Rabu 14 Juli 2021.

“ Penghapusan sanksi administrasi sebagaimana dimaksud, berdasarkan pertimbangan tertentu untuk kepentingan sosial dan kemanusiaan dan stimulus kepada Wajib Pajak untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan Wajib Pajak dalam hal tertib administrasi pembayaran,” kata Lusiana.

DKI Hapus Sanksi Pajak Kendaraan dan Bea Balik Nama Selama PPKM Darurat
Sanksi Pajak Kendaraan Dan Bea Balik Nama Dihapus Selama PPKM Darurat. (Foto: Shutterstock)
2 dari 2 halaman

Sanksi Muncul Lagi Kalau PPKM Darurat Selesai

Lusiana menyatakan kendaraan yang berhak mendapatkan penghapusan sanksi administrasi tersebut yakni yang jatuh temponya pada masa pemberlakuan PPKM Darurat 3-20 Juli 2021.

Menurutnya, penghapusan sanksi administrasi itu diberikan kepada wajib pajak yang melakukan pelunasan pembayaran pokok pajak sampai dengan tanggal 20 Agustus 2021. Penghapusan sanksi administrasi ini dihapus saat membayar PKB dan BBNKB di kantor unit pelayanan pemungutan PKB, gerai samsat, samsat kecamatan, samsat keliling, dan pembayaran melalui ATM.

“ Apabila melewati batas waktu tersebut, sanksinya akan kembali normal,” kata.

Lusiana menyatakan pelayanan penghapusan sanksi administrasi itu dilaksanakan pada sejumlah cara pembayaran.


(Sumber: Liputan6.com/Ika Defianti)

Join Dream.co.id