Cara Mengatasi Rantai Motor Berisik dengan Trik Mudah

Automotive | Selasa, 10 Desember 2019 06:36
Cara Mengatasi Rantai Motor Berisik dengan Trik Mudah

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Rantai yang kotor akan membuat suara yang berisik.

Dream - Memasuki musim hujan, rantai sepeda motor akan lebih sering mengeluarkan suara berisik. Suara yang muncul tentu mengganggu kenyamanan saat berkendara.

Dikutip dari Suzuki, Selasa 10 Desember 2019, penyebab suara rantai motor menjadi lebih berisik adalah rantai kotor, kering, atau kaku. Biasanya masalah pada alat bantu penggerak roda ini muncul saat musim hujan. Hal ini disebabkan oleh genangan air atau debu yang lengket.

Kalau kotoran tak segera dibersihkan, yang terjadi tak hanya suara berisik yang muncul, tetapi juga rantai bisa rusak. Mengapa? Kotoran akan menumpuk, menggumpal, dan lama-lama akan merusak rantai.

Menghilangkan suara berisik dari rantai motor tidak sulit. Kamu cukup membersihkannya dan memberikan oli rantai.

Pelumasan rantai motor juga tak boleh dilupakan. Disarankan dilakukan setiap minggu jika motor digunakan setiap hari. (Sah)


2 dari 5 halaman

Rantai Motor Lebih Baik Tanpa Ring, O-ring, atau X-ring?

Dream – Tak hanya ban, rantai menjadi salah satu komponen penting di sepeda motor. Benda ini berfungsi untuk menggerakkan sepeda motor, selain belt dan shaft.

Dikutip dari Otosia, Selasa 18 Desember 2018, rantai motor kini sudah hadir dalam beragam jenis. Secara umum, rantai motor ada dua jenis, yaitu rantai tanpa ring dan dengan ring.

 

 Rantai Motor Lebih Baik Tanpa Ring, O-ring, atau X-ring?

Ring atau cincin ini biasanya terbuat dari bahan karet. Letaknya berada di antara lempengan mata rantai. Jenis cincin rantai ini ada dua, yaitu O-ring dan X-ring.

Lalu apa bedanya rantai motor tanpa ring, dengan O-ring, dan X-ring?

3 dari 5 halaman

Rantai Tanpa Ring

Rantai ini merupakan jenis yang paling umum ditemui. Harga jualnya yang terbilang paling murah daripada dua jenis lainnya karena tidak dilengkapi ring.

 Rantai motor tanpa ring.

Namun jenis ini paling lemah. Lempengan mata rantai saling bergesekan. Alhasil, tak ada tempat bagi pelumas untuk diam.

Rantai tanpa ring butuh dilimasi secara berkala. Usianya pun terbilang pendek karena cepat aus akibat gesekan dua lempengan tersebut.

4 dari 5 halaman

Rantai O-ring

Jenis rantai ini memiliki cincin yang berbentuk seperti huruf O atau melingkar. Dibandingkan rantai tanpa ring, jenis rantai ini terbilang lebih awet.

Ring tersebut berfungsi sebagai pelindung untuk menjaga pelumas tetap berada di antara lempengan mata rantai.

 Rantai motor dengan O-ring.

Meskipun demikian, pelumasan tersebut terjadi di dalam mata rantai. Bagian luar tetap perlu dilumasi secara berkala.

Selain harganya yang lebih mahal daripada rantai biasa, kemungkinan kedua logam mata rantai untuk bergesekan masih ada. Cincin karet akan menjadi lebih pipih dan membuat kedua logam bergesekan ketika terjadi pemampatan akibat tekanan.

5 dari 5 halaman

Rantai X-ring

Dari ketiganya, rantai X-ring merupakan jenis yang paling baik. Karena kemampuannya, rantai X-ring merupakan varian yang paling mahal. Fungsinya sama seperti rantai O-ring, yaitu menjaga bagian dalam rantai tetap terlumasi dengan baik.

 Rantai motor dengan X-Ring

Yang membedakan ialah bentuknya yang menyerupai huruf X membuat cincin ini tidak menjadi pipih tapi justru terpilin. Hal ini membuat kedua logam tidak akan bergesekan ketika terjadi pemampatan.

Karena kemampuan tersebut, tak heran jika harga jualnya terbilang mahal. Bahkan, rantai X-ring juga diterapkan pada beberapa ajang balap, termasuk WSBK dan MotoGP.

Dari Jakarta Hingga Bekasi, Ini Situasi Pemukiman yang Terkena Dampak Banjir
Join Dream.co.id