PPnBM 0 Persen Diperpanjang, Penjualan Mobil Bisa Ngegas ke 850 Ribu Unit

Automotive | Jumat, 18 Juni 2021 18:12

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Proyeksinya naik 100 ribu unit dari prediksi sebelumnya.

Dream – Di saat respons pajak mobil baru yang diturunkan menjadi 50 persen sepi peminat, pemerintah mengumumkan kebijakan memperpanjang diskon Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) 100 persen hingga Agustus 2021. Industri otomotif meyakini kebijakan ini akan mengubah proyeksi penjualan otomotif di tahun ini.

Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), Hendrayadi Lastiyoso, mengatakan penjualan mobil anjlok akibat pandemi Covid-19 sebelum keluarnya relaksasi PPnBM.

Menurut catatan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil melorot dari 1,043 juta unit pada 2019 menjadi 579 ribu pada 2020. Gaikindo juga hanya menetapkan proyeksi penjualan mobil sebanyak 750 ribu pada 2021.

“ Pada 2021, awal sekali, Gaikindo sepakat market hanya 750 ribu, naik 30 persen dari 2020,” kata Hendrayadi dalam konferensi pers virtual, ditulis Jumat 18 Juni 2021.

Setelah keluarnya perpanjangan diskon PPnBM 100 persen, Daihatsu memprediksi penjualan mobil nasional bisa menembus angka 800 ribu-850 ribu unit tahun ini. Apalagi program tersebut masih akan berlanjut dengan diskon PPnBM penjualan mobil baru sebesar 25 persen, berubah jadi 50 persen.

“ Mestinya 850 ribu bisa tercapai,” kata dia.

PPnBM 0 Persen Diperpanjang, Penjualan Mobil Bisa Ngegas ke 850 Ribu Unit
Daihatsu Memproyeksi Penjualan Mobil Nasional Bisa Tembus 850 Ribu Berkat Perpanjangan Diskon PPnBM.
2 dari 4 halaman

Diskon 100 Persen PPnBM Mobil Baru Diperpanjang hingga Agustus 2021

Dream – Pemerintah memperpanjang kembali diskon 100 persen PPnBM untuk pembelian mobil baru hingga Agustus 2021. Sebelumnya, insentif ini berakhir pada Mei 2021.

“ Kementerian Keuangan sudah senada dengan kami bahwa PPnBM DTP (Ditanggung Pemerintah) dapat diperpanjang,” kata Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, dikutip dari laman Kementerian Perindustrian, Senin 14 Juni 2021.

 

 Diskon 100 Persen PPnBM Mobil Baru Diperpanjang hingga Agustus 2021
© Dream

 

Kebijakan ini, lanjut Agus, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk terobosan untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif di tengah kondisi pandemi, sehingga membangkitkan kembali gairah usaha di Tanah Air.

“ Khususnya, sektor industri yang selama ini konsisten berkontribusi signifikan bagi perekonomian nasional,” kata dia.

Perpanjangan pemberian insentif PPnBM DTP diusulkan oleh Agus dan disetujui oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam rapat Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto Jumat lalu.

3 dari 4 halaman

Dievaluasi Setiap Tiga Bulan

Hingga saat ini, potensi sektor otomotif didukung sebanyak 21 perusahaan, dengan total kapasitas mencapai 2,35 juta unit per tahun dan serapan tenaga kerja langsungnya sebanyak 38 ribu orang. Selain itu, lebih dari 1,5 juta orang turut bekerja di sepanjang rantai nilai industri tersebut.

“ Artinya, industri otomotif menjadi salah satu penggerak perekonomian yang pertumbuhannya harus segera dipercepat karena industri ini melibatkan banyak pelaku usaha lokal dalam rantai produksinya mulai dari hulu hingga ke hilir,” kata dia.

Sejak 1 Maret 2021, pemerintah menerapkan kebijakan PPnBM DTP terhadap pembelian mobil baru. Program ini dimulai untuk mobil penumpang 1.500cc dengan kandungan lokal tertentu. Skemanya, per tiga bulan diberlakukan perubahan potongan pajak, yakni Maret-Mei diskon 100 persen, Juli-Agustus 50 persen, dan Oktober-Desember 25 persen.

Seiring perkembangan implementasi kebijakan tersebut, kinerja industri otomotif dan penjualan mobil di Tanah Air menunjukkan tren yang positif. Agus akan mengevaluasi dampak insentif tiga bulan lagi.

“ Pemerintah memang akan melakukan evaluasi per tiga bulan untuk melihat dampak dari diskon PPnBM DTP untuk pembelian mobil baru,” kata dia.

4 dari 4 halaman

Meroket 227 Persen

Sekadar informasi, sejak diberlakukan diskon PPnBM 100 persen, industri otomotif tersenyum lebar. Hal ini disebabkan oleh penjualan mobil meroket hingga triple digit. Pada Maret 2021, penjualan mobil baru naik 28,85 persen dan April 227 persen dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu.

Merujuk data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), penjualan ritel, secara akumulatif, Januari–April 2021 naik 5,9 persen yoy menjadi 257.953 unit. Secara bulanan volume penjualan ritel telah mendekati level normal atau sekitar 80 ribu per bulan.

Melihat respons dan efek positif tersebut, pemerintah akan melakukan perpanjangan fasilitas PPnBM DTP 100 persen untuk penjualan mobil 4x2 di bawah 1500cc hingga bulan Agustus 2021. Selanjutnya, periode untuk diskon PPNBM DTP 50 persen diperpanjang menjadi bulan Desember 2021.

Usulan perpanjangan diskon PPNBM DTP ini sebelumnya telah disampaikan oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

“ Pemerintah bisa menilai dan mengevaluasi apa yang terjadi dalam tiga bulan terakhir ini, yaitu Maret, April, dan Mei. Kalau kami melihatnya, tepat sasaran, dan semua pihak happy dengan adanya stimulus ini,” ungkap Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto.

Jongkie menilai program diskon 100 persen PPnBM DTP ini berjalan sukses, dengan semua pihak merasa diuntungkan, baik dari segi pelaku usaha otomotif, konsumen dan pemerintah. Tak hanya para pelaku industri otomotif yang mendapatkan keuntungan dari kenaikan penjualan mobil yang signifikan, menurutnya, pemerintah pun berhasil meraih pendapatan PPn dan PPh dari meningkatnya penjualan mobil. Di sisi lain, konsumen mendapatkan kendaraan baru dengan harga yang lebih terjangkau.

Join Dream.co.id