Pelat Nomor Berakhiran RF Bukan untuk Sembarang, Alasannya?

Automotive | Jumat, 23 Agustus 2019 18:48
Pelat Nomor Berakhiran RF Bukan untuk Sembarang, Alasannya?

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an

Ada dua tipe, rahasia dan khusus. Simak penjelasan polisi.

Dream - Sahabat Dream tentu sering melihat mobil yang menggunakan pelat nomor atau tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) berakhiran RF. Pelat nomor itu tidak bisa digunakan sembarang oleh warga sipil.

" RF itu dibagi menjadi dua, khusus dan rahasia," ujar Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Sumardji kepada Dream, Jumat 23 Agustus 2019.

Dia mengatakan, TNKB berakhiran RF rahasia biasanya digunakan anggota Polri, TNI, intelijen, kejaksaan, dan aparat penegak hukum lainnya.

Sementara, untuk pelat nomor RF khusus untuk pejabat di kementerian atau lembaga pemerintah. " Kalau STNK khusus diterbitkan untuk kendaraan dinas dan instansi pemerintah," kata dia.

Untuk mengajukan TNKB khusus itu, tambah Sumardji, seorang pejabat harus mengirimkan sejumlah berkas seperti STNK dan BPKB asli. Syarat lain yang diajukan yaitu, kartu tanda anggota (KTA), cek fisik kendaraan, surat permohonan dari pimpinan atau kepala satuan.

" Ini berlaku satu tahun. Setiap tahun diperpanjang kalau masih dipergunakan kalau tidak berarti terhapus diregister kita," kata dia.

2 dari 6 halaman

Plat Nomor Polisi Seharga Rp1,92 Miliar Bikin Sial

Dream - Seorang pria bernama Liu merogoh kocek miliaran rupiah untuk membeli sebuah pelat mobil bernomor polisi 88888. Tujuannya, dia ingin terhindar dari musibah di jalan saat berkendara. Namun, yang terjadi malah sebaliknya: dia sial.

Dilansir dari Shanghaiist, Liu membeli pelat mobil itu dengan harga 1 juta yuan atau Rp1,9 miliar. Nomor polisi itu digunakan untuk pelat mobil pick up putih miliknya yang seharga 30 ribu yuan atau Rp59,29 juta. Liu hanya ingin aman selama mengendarai mobilnya di jalan.

Tapi, harapan Liu tak terkabul. Saat pertama kali mengendarai mobil itu di jalan, pria ini diberhentikan polisi setempat tak lebih dari delapan kali. Polisi tersebut mengira pelat mobil itu palsu.

Asal tahu saja, di Tiongkok angka delapan merupakan angka keberuntungan. Dalam bahasa Mandarin, delapan berarti kemakmuran atau kekayaan, sedangkan delapan berarti keberuntungan dalam bahasa Kanton.

Itulah sebabnya angka ini kerap digunakan di mobil-mobil mewah untuk menunjukkan derajat sosial pemiliknya,

Kalau angka 88888 yang ini? Polisi sempat tak mempercayainya. Bahkan, ada yang bersumpah akan makan pelat mobil jika nomor polisi mobil ini asli.

Polisi pun akhirnya terdiam setelah mengecek surat izin mengemudi (SIM) dan nomor pendaftaran kendaraan, terutama mengetahui keaslian nomor polisi mobil pick up-nya.

Tak hanya itu, polisi juga kaget saat mengetahui Liu harus menyanyi dan menari selama tujuh kali untuk melalui pemeriksaan ini. (ism) 

3 dari 6 halaman

Siapakah Pemilik Plat Nomor RI 3 dan RI 4?

Dream - Jika mobil yang dikendarai Presiden Indonesia dan Wakil Presiden berpelat nomor RI 1 dan RI 2, lantas siapa pemilik mobil berpelat nomor RI 3 dan RI 4?

Jika dirunut seseuai jabatan strukturalnya, seharusnya pelat nomor RI 3 dan 4 seharusnya digunakan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) 

Namun, ternyata plat nomor RI 3 dan RI 4 itu bukanlah milik Ketua MPR dan DPR. Tetapi, pelat nomor itu milik istri Presiden dan Wakil Presiden RI.

Ya, sekarang, pelat nomor RI 3 tak lain digunakan oleh Iriana Jokowi. Adapun, RI 4 digunakan oleh Mufidah Jusuf Kalla.

Meski mendapat jatah mobil kenegaraan, dua ibu negara itu sering tak terlihat menggunakan kendaraan itu. Sebab, dua ibu negara itu lebih sering mendampingi suami mereka.

Berikut perubahan pelat nomor menteri periode 2014-2019:

RI 1 untuk Presiden Republik Indonesia
RI 2 untuk Wakil Presiden Republik Indonesia
RI 3 untuk Istri Presiden
RI 4 untuk Istri Wakil Presiden
RI 5 untuk Ketua MPR RI
RI 6 untuk Ketua DPR RI
RI 7 untuk Ketua DPD RI
RI 8 untuk Ketua MA
RI 9 untuk Ketua MK
RI 10 untuk Ketua BPK
RI 11 untuk Ketua KY 
RI 12 untuk Gubernur BI 
RI 13 untuk Otoritas Jasa Keuangan 
RI 14 untuk Kementerian Sekretariat Negara 
RI 15 untuk Menko Politik, Hukum dan Keamanan 
RI 16 untuk Menko Perekonomian
RI 17 untuk Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan 
RI 18 untuk Menko Kemaritiman 
RI 19 belum tersedia informasi (dahulu digunakan Menterian Hukum dan HAM)
RI 20 untuk Kementerian Dalam Negeri 
RI 21 untuk Kementerian Luar Negeri 
RI 22 untuk Kementerian Pertahanan 
RI 23 untuk Kementerian Agama 
RI 24 untuk Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia 
RI 25 untuk Kementerian Keuangan 
RI 26 untuk Kementerian Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah 
RI 27 untuk Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi 
RI 28 untuk Kementerian Kesehatan 
RI 29 untuk Kementerian Sosial 
RI 30 untuk Kementerian Ketenagakerjaan 
RI 31 untuk Kementerian Perindustrian 
RI 32 untuk Kementerian Perdagangan 
RI 33 untuk Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral
RI 34 untuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
RI 35 untuk Kementerian Perhubungan
RI 36 untuk Kementerian Komunikasi dan Informatika
RI 37 untuk Kementerian Pertanian
RI 38 untuk Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
RI 39 untuk Kementerian Kelautan dan Perikanan
RI 40 untuk Kementerian Desa, Pembangunan Tertinggal dan Transmigrasi
RI 41 untuk Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional 
RI 42 untuk Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional

 (Ism) 

4 dari 6 halaman

Kibuli Petugas, Land Cruiser Ini Sampai Punya 3 Nopol

Dream - Pemberlakuan kebijakan plat ganjil genap saat ini masih dalam tahap sosialisasi. Namun, sebuah mobil Toyota Land Cruiser kedapatan memiliki tiga plat nomor polisi berbeda yang terpasang secara bertumpuk. Si pemilik kendaraan rupanya ingin mengakali petugas.

Menanggapi aksi oknum tersebut, Staff Sekretariat Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta, Intan Berlian mengatakan, pengungkapan kendaraan berplat tiga itu berawal saat ia mendapati mobil tersebut memakai nopol B1541 SJO melintas di kawasan Bundaran HI, sekitar pukul 08.00. Mendapati Nopol yang tidak sesuai dengan tanggal genap, ia pun menghentikan kendaraan.

" Saat dicek platnya kita melihat ada keganjilan. Benar saja begitu kita coba angkat ternyata ada dua plat nopol lain yang terpasang bertumpuk," ujarnya.

Kedua plat yang tertumpuk di belakang plat awal mencantumkan nopol B 1344 SGO dan B 1283 RFR. Pengendara berdalih mobil tersebut merupakan mobil dinas dan dua plat lain juga milik kendaraan dinas instansinya bekerja.

Pemilik kendaraan pun langsung ditilang karena tindak pemalsuan plat tersebut. Dan sekarang mobil bersama pengendaranya dibawa ke Ditlantas Polda untuk pemeriksaan lebih lanjut.

(Sumber: Beritajakarta.com)

5 dari 6 halaman

Pengendara Bernopol Dinas TNI Tendang Petugas SPBU Perempuan

Dream - Pengendara motor berplat nomor motor dinas milik TNI Angkatan Darat terekam kamera menendang petugas pom bensin. Diduga, aksi main hakim sendiri itu karena pelaku tidak terima karena diminta masuk antrean. 

Peristiwa itu diunggah akun facebook Lian Juntac Part II. Disebutkan, peristiwa terjadi di SPBU Tanjung Morawa, Sumatera Utara sudah dibagikan 6.000 kali sejak diunggah kemarin, 22 Agustus 2018. 

Diduga, bermula saat petugas SPBU menegur pengendara motor berplat nomor dinas TNI AD. Teguran karena motor itu menerobos antrean. Padahal di depannya sedang ada mobil. 

Tak terima ditegur, terjadi cekcok antara perugas SPBU, pengendara motor dan wanita yang dibonceng. 

Keributan terus terjadi sampai pengendara motor itu memindahkan kendaraannya. Sampai akhirnya, pria pengendara motor berplat nomor dinas TNI AD itu menendang petugas SPBU yang juga seorang perempuan itu.. 

 

6 dari 6 halaman

Belum Ada Tanggapan TNI

Dream - Hingga kini belum ada keterangan resmi dari TNI terkait dugaan kekerasan pengendara motor berplat nomor dinas TNI AD ini. 

Hingga kini, video itu ramai dikomentari netizen. Banyak yang mengecam aksi pengendara motor yang semena-mena terhadap warga sipil itu. 

" Mungkin ini sama sama gk damai hati y.kalau hati gk damai ! berarti gk baek sehingga sedikit az terpangcing langsung emosian.
Tp saya melihat perbuatan yg kasar disana.menendang ? itu tidak wajar.apalagi sama perempuan.,...." ujar akun @Chameleon Bakara 

" Kan itu ada pengisian khusus motor dan khusus buat mobil"  lanjut pemilik akun @Rico Marolop Phs . (ism)

Suasana Cair Roger Danuarta dan Ayah Cut Meyriska di Meja Makan
Join Dream.co.id