Perhatikan 3 Hal Ini Sebelum Sepeda Masuk ke Mobil

Automotive | Selasa, 5 Oktober 2021 17:12

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Memasukkan sepeda ke dalam mobil tak bisa sembarangan, lho.

Dream – Selama pandemi banyak orang yang mendadak hobi bersepeda. Mereka pergi ke tempat-tempat wisata dengan membawa sepeda. Sebagian penggemar sepeda menggunakan mobil untuk membawa kendaraan ini beserta perlengkapannya ke tempat bermain.

“ Membawa sepeda ke lokasi wisata menggunakan mobil merupakan aktivitas yang menyenangkan,” kata Aftersales Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara, dalam keterangan tertulis, Selasa 5 Oktober 2021.

Nur mengatakan, sebenarnya, tidak ada masalah sepanjang kamu memahami aturan membawa sepeda di mobil, terutama untuk keamanan di jalan. Pemilik kendaraan harus mempelajari payload mobil.

Mobil yang kelebihan beban akan sulit dikendalikan, seperti mudah limbung, kurang stabil, serta membuat komponen penting, seperti ban dan rem akan bekerja keras. Kalau dibiarkan, risiko celaka akan semakin besar.

Perhatikan 3 Hal Ini Sebelum Sepeda Masuk ke Mobil
Ada Aturannya Membawa Sepeda Dengan Mobil. (Foto: Shutterstock)
2 dari 4 halaman

Masukkan Sepeda ke Mobil

Hal yang paling sering dilakukan oleh pemilik mobil adalah memasukkan sepedanya ke dalam kendaraan karena lebih mudah dan praktis. Kalau ingin memasukkan sepeda ke dalam mobil, ada beberapa hal yang perlu dilakukan.

Pertama, jangan memaksakan untuk memasukkan sepeda kalau ukurannya terlalu besar karena bisa merusak panel interior. Kamu bisa melepaskan komponen sepeda dan mengumpulkannya ke dalam boks terlebih dahulu agar tidak berantakan.

Lakukan ini di tempat yang aman. Cara lainnya, mengikat sepeda supaya tidak terlempar saat pengereman mendadak. Jangan biarkan sepeda berdiri atau tergeletak begitu saja di mobil tanpa pengikat untuk mencegahnya bergerak.

Pastikan juga seluruh penumpang dapat duduk dengan nyaman tanpa terganggu keberadaan sepeda. Yang tak kalah penting, jangan sampai sepeda menghalangi pandangan pengemudi ke belakang yang dapat menyulitkan.

3 dari 4 halaman

Memanfaatkan Bike Rack

Penggunaan bike rack membuat kabin lebih lapang dan nyaman karena tidak dipakai untuk membawa sepeda. Ada dua jenis rak sepeda, yaitu yang dipasang di belakang (trunk rack) dan yang di atap mobil (roof bike rack).

Sebelum memutuskan hendak memilih yang mana, lebih baik kamu memilih rak sepeda yang berstandar mutu baik dan terjamin. Yang paling menyakinkan tentu kalau bike rack yang dibeli punya distributor resmi.

Karena dibuat khusus untuk sepeda, dua jenis bike rack ini sudah mengikuti standar global tentang keamanan saat dipakai. Kamu tinggal mempelajarinya, termasuk aturan penggunaan melalui buku panduan yang disertakan dalam paket pembelian.

© Dream
4 dari 4 halaman

Perhatikan ketika Menggunakan Rak Sepeda

Aplikasi rak sepeda di atap atau roof bike rack mewajibkan pengguna untuk memperhatikan beberapa hal yang penting. pertama, tinggi mobil akan bertambah dengan sepeda di atap. Ini bisa menghalangi mobil ketika melewati portal, seperti gerbang tol otomatis.

Kamu bisa meletakkan tanda peringatan di dasbor supaya tak lupa di atap ada sepeda. Rak sepeda jenis ini juga membuat kendaraan lebih limbung, khususnya saat ada angin kencang. Dibutuhkan pula waktu lebih untuk menaikkan dan menurunkan sepeda dari atap mobil.

Bagaimana dengan rak sepeda di belakang bagasi atau trunk rack? Kamu akan kesulitan parkir di tempat sempit karena panjang mobil bertambah. Tak hanya itu, akses ke bagasi, khususnya sedang pun berkurang. Plus, membatasi daya pandang pengemudi ke belakang.

Selain itu, pastikan panjang sepeda tidak melewati lebar mobil supaya tidak menghalangi pandangan lewat spion samping dan mencegah kecelakaan akibat terlalu lebar. Lepaskan ban sepeda jika ternyata melewatinya dan simpan di bagasi agar tidak ketinggalan.

Join Dream.co.id