Penggerak Roda Depan Xpander Sulit Libas Tanjakan Curam? Cek Faktanya!

Automotive | Senin, 6 September 2021 12:56

Reporter : Cynthia Amanda Male

Kembali mencuat pertanyaan 'klasik', sebenarnya mana lebih baik antara penggerak roda depan dan roda belakang, terutama saat melewati tanjakan.

Dream - Kontroversi soal mobil penggerak roda depan atau Front Wheel Drive (FWD) tengah ramai diperbincangkan. Ini berawal dari viralnya video yang memperlihatkan Mitsubishi Xpander kesulitan melewati tanjakan Sitinjau Lauik, Padang, Sumatra Barat.

Low MPV paling laris itu mundur kembali saat akan lewati tanjakan. Hingga akhirnya, pengemudi Xpander itu bisa lewat dengan mulus usai mengambil sudut berbeda.

Dari kejadian itu lalu kembali mencuat pertanyaan 'klasik', sebenarnya mana lebih baik antara penggerak roda depan dan roda belakang, terutama saat melewati tanjakan.

“ Secara keseluruhan kalau mobilnya sudah bergerak, sudah ada motion (ada momentum bergerak sebelum tanjakan) sebenarnya nggak ada masalah depan atau belakang," ujar Jusri Pulubuh, Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) , Senin 6 September 2021.

 Mitsubishi Xpander© Istimewa

Menurut Jusrti, kemampuan mobil FWD (Front Wheel Drive) dan RWD (Rear Wheel Drive) melibas tanjakan banyak variabelnya. Serperti kondisi kendaraan, kondisi jalan apakah sedang licin, hingga kemampuan pengemudi.

Dalam video yang viral itu tanjakan Sitinjau Lauik memang dalam kondisi licin usai diguyur hujan deras. Tentu ini jadi tantangan bagi mobil yang berpenggerak roda depan.

" Karena kondisi jalan juga paling berpengaruh pada kemampuan mobil melewati tantangan. Kalau semuanya tidak ideal, termasuk pengemudi yang gampang panik hingga traksi kurang seperti jalan licin, maka kondisi ini (penggerak) belakang akan menguntungkan," imbuh Jusri.

 Mitsubishi Xpander© Istimewa

Namun jika semua ideal, tentu tidak ada masalah dengan penggerak depan ketika libas tanjakan. Ia menegaskan tidak perbedaan tidak signifikan FWD dan RWD.

" Apalagi kalau traffic-nya tidak macet, nggak ada masalah. Yang paling penting adalah metode step-stepnya itu. Kalau step-step-nya bisa tinggal adjusment, tinggal penyesuaian," jelasnya.

 

Penggerak Roda Depan Xpander Sulit Libas Tanjakan Curam? Cek Faktanya!
Penggerak Roda Depan Xpander
2 dari 3 halaman

Ketika menaklukkan tanjakan baik menggunakan mobil FWD maupun RWD yang paling penting adalah menjaga momentum. Caranya, mengindikasikan segala situasi dari awal. Salah satunya dengan menjaga jarak, hingga mobil tak berhenti di tengah tanjakan dan gunakan gigi yang pas.

Usahakan jangan melakukan perlambatan saat menanjak. Caranya jaga jarak dari jauh, supaya tidak melakukan perlambatan. Kalau terlalu mepet, pasti melakukan perlambatan saat kendaraan di depan melakukan perlambatan atau berhenti. Jaga jarak supaya terus memelihara momentum.

" Pergerakan akan menimbulkan momentum, sehingga akan membuat bobot kendaraan jadi lebih enteng, karena ada gerakan momentum bukan gerakan dari mesin saja. Artinya beban mesin jadi lebih rendah," tutur Jusri.

3 dari 3 halaman

Rifat Sungkar, Brand Ambassador Mitsubishi di Indonesia menambahkan kemampuan si pengemudi adalah kunci penting. Seperti di tanjakan Sitinjau Lauik, di mana banyak pengendara yang tidak mengambil sudut terdalam yang ada di belokan tersebut.

" Sudut yang terdalam di belokan itu adalah sudut yang tekukannya paling dalam. Sudut yang tekukannya paling tajam otomatis akan membuat mobil lebih susah naik dibanding sudut yang paling luar. Makanya truk-truk yang melewati belokan itu tidak ada yang ngambil bagian yang dalam. Jadi sebetulnya bukan karena enggak bisa nanjak," kata Rifat Sungkar.

Dalam beberapa video lainnya di Sitinjau Lauik memang banyak juga mobil penggerak roda belakang tak kuat menanjak. Hal itu terjadi karena pola berkendaranya juga sama.

Sebagai catatan, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) sudah berkali-kali melakukan kampanye simulasi keunggulan penggunaan mobil penggerak roda depan dalam melewati tanjakan curam.

Mulai dari menarik carousel seberat 24 ton. Lalu simulasi di tanjakan buatan dan hasilnya Xpander dengan penggerak roda depan masih mampu melakukannya dengan baik. Pada IIMS 2o18, Xpander juga sanggup menanjak pada Ramp yang memiliki ketinggian enam meter dengan sudut kemiringan 30 derajat.

 Mitsubishi Xpander© Shutterstock.com

Bahkan Mitsubishi Xpander juga dibekali fitur Hill Start Assist. Fitur yang bisa membantu pengemudi Xpander saat berada di tanjakan.

Join Dream.co.id