Pelanggar Larangan Mudik Bakal Dikenakan 2 Sanksi

Automotive | Jumat, 24 April 2020 06:12
Pelanggar Larangan Mudik Bakal Dikenakan 2 Sanksi

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Salah satunya denda.

Dream – Mulai Jumat 24 April 2020, pemerintah resmi memberlakukan larangan mudik. Pemerintah juga sudah menyiapkan sanksi bagi para pelanggar yang membandel.

Pada Kamis 23 April 2020, Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati, mengatakan angkutan umum, kendaraan pribadi, dan sepeda motor, dilarang keluar masuk wilayah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) zona merah Covid-19, Jabodetabek, dan wilayah aglomerasi lainnya yang menetapkan PSBB.

“ Larangan ini dikecualikan bagi angkutan logistik, bahan pokok, obat-obatan, pengangkut petugas, ambulans, pemadam kebakaran, dan mobil jenazah,” kata Adita dalam live streaming konferensi pers gabungan.

Ada dua sanksi yang akan diterapkan. Yang pertama adalah pemerintah menggunakan cara persuasif. Aturan tersebut akan diterapkan pada 24 April-7 Mei 2020.

“ Yang melanggar akan diminta kembali ke daerah asal perjalanan,” kata Adita.

2 dari 5 halaman

Denda Rp100 Juta Atau Dipenjara 1 Tahun

Yang kedua adalah sanksi dan diterapkan pada 7 Mei-31 Mei 2020 atau berakhirnya aturan larangan mudik.

“ Selain diminta kembali juga, akan dikenakan sanksi sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku dan denda,” kata dia.

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi, mengatakan ada kemungkinan sanksi denda yang cukup besar yang akan diterima oleh pelanggar. Pemberian sanksi ini berdasarkan Undang-Undang No. 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan Pasal 93.

Dalam aturan ini, pelanggar akan mendapatkan hukuman pidana hingga 1 tahun penjara. Atau, pelanggar akan mendapatkan denda paling banyak Rp100 juta.

“ Sanksinya bagi yang mudik ke UU Kekarantinaan. Kan ada,” kata Budi. 

3 dari 5 halaman

Berlaku Hingga Pertengahan Juni?

Adita menekankan larangan ini berakhir hingga 31 Mei 2020 untuk transportasi darat, 1 Juni untuk udara, 8 Juni laut, dan 15 Juni kereta api.

 

Berlaku Hingga Pertengahan Juni?© Dream

 

“ Ini akan diperpanjang dengan menyesuaikan dinamika Covid-19,” kata Adita.

4 dari 5 halaman

Pemerintah Larang Mudik, KAI Batalkan Kereta Jarak Jauh Tujuan Jakarta & Bandung

Dream – PT Kereta Api Indonesia (Persero) membatalkan seluruh perjalanan Kereta Api Jarak Jauh dari dan menuju Jakarta dan Bandung mulai 24 April 2020. Dengan begitu, ada ratusan perjalanan KA yang batal ke dua tujuan ini.

“ Pembatalan seluruh perjalanan KA Jarak Jauh ini kami lakukan guna menindaklanjuti keputusan pemerintah atas larangan Mudik Lebaran 2020 untuk masyarakat,” ujar VP Public Relations KAI, Joni Martinus, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis, Kamis 23 April 2020.

 

Pemerintah Larang Mudik, KAI Batalkan Kereta Jarak Jauh Tujuan Jakarta & Bandung© Dream

 

Pada 21 April 2020, KAI kembali membatalkan 14 perjalanan KA Jarak Jauh dari dan menuju Daop 1 Jakarta dan Daop 2 Bandung dengan berbagai tujuan untuk perjalanan mulai 23 dan 24 April 2020.

Dengan demikian mulai 24 April 2020, KAI tidak lagi mengoperasikan kereta api jarak jauh dari Jakarta dan Bandung menuju kota-kota di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.

“ Total sejak 23 Maret 2020, KAI telah membatalkan sebanyak 401 perjalanan KA, dengan rincian 213 KA Jarak Jauh dan 188 KA Lokal,” tambah Joni.

5 dari 5 halaman

Ikuti Kebijakan Larangan Mudik

Kebijakan ini untuk mendukung arahan Presiden RI Joko Widodo pada Rapat Terbatas di Istana Presiden, Selasa 21, April 2020, yang melarang Mudik Lebaran 2020 untuk masyarakat.

Joni melanjutkan, penumpang yang KA-nya batal berangkat akan dikembalikan bea tiketnya 100%. Penumpang akan dihubungi melalui Contact Center 121 dan dipersilakan untuk mengikuti petunjuk selanjutnya. Jika belum dihubungi, penumpang juga bisa membatalkan tiketnya sendiri melalui aplikasi KAI Access dan loket stasiun.

Pembatalan melalui aplikasi dapat dilakukan hingga maksimal 3 jam sebelum jadwal keberangkatan dan uang akan ditransfer paling lambat 45 hari kemudian.

Join Dream.co.id