Headlamp Motor Tiba-tiba Berkedip, Cek Masalahnya di Sini

Automotive | Senin, 24 Juni 2019 06:46
Headlamp Motor Tiba-tiba Berkedip, Cek Masalahnya di Sini

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Lampu utama motor tiba-tiba berkedip?

Dream - Pernah mengalami headlamp LED motor kesayangan kamu menjadi berkedip saat menyala? Apakah kondisi berkedip itu kemungkinan terjadi kerusakan pada headlamp LED?

Dikutip dari Suzuki, Sabtu 22 Juni 2019, headlamp LED berkedip umumnya disebabkan karena emiter LED sudah mau putus.

Karena itulah, driver akan mengirimkan listrik yang kurang atau tidak stabil.

Aliran yang tidak stabil ini akan menyebabkan headlamp LED terlihat terus berkedip. Kalau sudah begitu, mau tidak mau kamu harus mengganti headlamp LED.

2 dari 6 halaman

Begini Cara Mencegahnya

Satu cara yang terbukti paling efektif untuk mencegah headlamp LED berkedip adalah rutin melakukan cek berkala ke bengkel resmi.

Di sana, montir terlatih akan mengecek seluruh komponen yang harus dicek, termasuk headlamp.

Jika ditemukan adanya kerusakan sekecil apapun akan segera diperbaiki sehingga tidak menyebabkan kerusakan yang lebih berat.

3 dari 6 halaman

Ternyata, Warna Lampu Mobil Punya Fungsi yang Berbeda

Dream – Salah satu komponen mobil yang sering terlihat adalah lampu. Ya, fungsinya memang untuk menerangi jalan.

Warnanya pun beragam. Ada merah, putih, dan kuning.

Ternyata, lampu mobil punya fungsi masing-masing. Aturan ini mengacu kepada Peraturan Pemerintah No. 55 Tahun 2012 pasal 23.

Ketentuan-ketentuannya meliputi:

  • Lampu utama dekat berwarna putih atau kuning muda.
  • Lampu utama jauh berwarna putih atau kuning muda.
  • Lampu penunjuk arah berwarna kuning tua, dengan sinar kelap-kelip.
  • Lampu rem berwarna merah.
  • Lampu posisi depan berwarna putih atau kuning muda.
  • Lampu posisi belakang berwarna merah.
  • Lampu mundur dengan warna putih atau kuning muda, kecuali untuk kepeda motor.
  • Lampu penerangan tanda nomor kendaraan bermotor di bagian belakang berwarna putih.
  • Lampu isyarat peringatan bahaya berwarna kuning tua, dengan sinar kelap-kelip.
  • Lampu tanda batas dimensi kendaraan bermotor, berwarna putih atau kuning muda, untuk kendaraan bermotor yang lebarnya lebih dari 2.100 mm untuk bagian depan, dan berwarna merah untuk bagian belakang.
  • Alat pemantul cahaya berwarna merah, yang ditempatkan pada sisi kiri dan kanan bagian belakang kendaraan bermotor.

Karena sudah ada aturannya, lebih baik jangan mengganti lampu asli.

 

4 dari 6 halaman

Mengapa?

Lampu standar bawaan pabrik sudah dirancang sesuai dengan peraturan yang berlaku. Sayangnya, pemilik kendaraan acapkali mengganti lampu kendaraan.

Sudah tentu penggantian warna lampu ini tak sesuai dengan aturan.

Misalnya, penggunaan lampu LED yang terlalu terang bisa menyilaukan dan mengganggu pengguna jalan lain. Kalau tetap ngeyelSahabat Dream tak bisa protes ketika ditilang polisi.

Ingat, penggunaan lampu yang nyalanya terlalu terang juga menandakan pengendara yang bersangkutan tak punya etika dan empati dalam berkendara.

Semoga informasinya bermanfaat.

(ism, Sumber: Suzuki)

5 dari 6 halaman

Sering Disalahgunakan, Ini Fungsi Lampu Darurat Sesungguhnya

Dream – Sahabat Dream pasti sudah tidak asing dengan lampu darurat pada mobil. Lampu-lampu ini ditempatkan di sisi depan dan belakang mobil. Bila dinyalakan, lampu ini membuat sein berkedip.

Dikutip dari Wuling Motors Indonesia, Jumat 7 November 2018, tombol kontrol lampu ini dipisahkan dari lampu sein. Simbol umum yang digunakan untuk keadaan bahaya atau darurat adalah segitiga merah. Tombol ini terletak di dekat unit hiburan untuk memudahkan akses, baik untuk pengemudi maupun penumpang.

Penggunaan lampu ini, yang menginformasikan pengemudi lain di sekitar bahwa mobilmu rusak. Penggunaan lampu darurat ini diajarkan di sekolah mengemudi dan merupakan bagian dari tes mengemudi di kantor polisi.

Pengemudi hanya perlu menekan tombol dengan segitiga merah dan lampu sein, kedua sisi depan, belakang, kanan, dan kiri akan berkedip serempak. Saat mobil mengalami gangguan atau kerusakan, kamu perlu menekan tombol ini dan mengemudi ke sisi jalan dan berhenti untuk memeriksa secara menyeluruh apa yang sebenarnya terjadi.

Berikut ini adalah beberapa situasi yang diizinkan untuk menggunakan lampu darurat.

  • Saat mobilmu rusak.
  • Saat kecelakaan terjadi di depanmu dan pengemudi di belakangmu tak melihat kecelakaan.
  • Saat mobil diderek karena rusak
  • Saat mengendarai mobil polisi, ambulans, pemadam kebakaran, dan hanya dalam kondisi di mana tindakan cepat diperlukan atau keadaan darurat sedang terjadi.
  • Sayangnya, banyak yang tak tahu kapan harus menggunakan lampu ini.
6 dari 6 halaman

Lampu Darurat Tak Boleh Digunakan untuk Kondisi Ini

Hujan Turun

Kamu tidak disarankan menyalakan lampu darurat ketika hujan. Ini akan membuat pengemudi lain berpikir ada sesuatu yang buruk terjadi kepadamu. Kamu cukup menggunakan lampu utama untuk membuat jalan di depan lebih terlihat.

Masuk Terowongan

Ketika memasuki terowongan, lampu bahaya tak perlu dinyalakan. Tak ada gunanya. Kamu hanya perlu menggunakan lampu utama untuk membuat jalan di depan lebih terlihat.

Mengemudi di Jalan Berkabut

Ketika mengemudi di jalan ini, kamu cukup menyalakan lampu kabut untuk membantu penglihatan.

Konvoi

Ketika konvoi, jangan menyalakan lampu darurat. Kamu hanya diperbolehkan untuk menyalakannya ketika mengemudi di dalam kelompok polisi yang sedang menuju acara penting, seperti mengemudi ke TKP atau ketika mengawal kepala negara.

Memberi Tahu Pengemudi di Belakang

Yang terakhir, memberi tahu pengemudi di belakang. Menyalakan lampu untuk memberi tanda ini adalah perbuatan yang sia-sia, apalagi ketika menyeberang di persimpangan.

Kamu hanya perlu untuk terus maju. Jika situasi sudah gelap di malam hari, kamu hanya perlu menyalakan lampu depan.

Join Dream.co.id