Motor Pakai Sistem ABS Perlu Perawatan Khusus?

Automotive | Kamis, 28 November 2019 14:48
Motor Pakai Sistem ABS Perlu Perawatan Khusus?

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Sistem pengereman ini mencegah motor mengalami `ban ngunci`.

Dream - Beberapa sepeda motor, khususnya yang berkapasitas mesin dari 150 cc ke atas sudah dibekali dengan sistem pengereman Antilock Braking System (ABS). Dengan sistem ini, sepeda motor terhindar dari risiko roda mengunci karena mengerem mendadak atau dalam keadaan panik.

Dengan teknologi yang lebih baik dari sistem pengereman sebelumnya, perlukah sang pemilik melakukan perawatan khusus?

Dikutip dari Suzuki, Kamis 28 November 2019, sistem ABS sebenarnya tak memerlukan perawatan khusus. Indikator ABS akan menyala jika mengalami gangguan. Sistem ini rusak bisa jadi karena benturan atau ada kotoran yang menempel di sensor kecepatan.

Sebisa mungkin pemilik sepeda motor ini menekan risiko benturan dan menyingkirkan kotoran jika menempel di sensor kecepatan.

Selain itu, usahakan cakram atau piringan rem tetap rata dan tidak melengkung karena akan membuat ABS terganggu.

2 dari 5 halaman

Jaga Kampas Rem

Jaga juga kondisi kampas rem agar tidak sampai habis. Kamu bisa rutin mengecek level permukaan minyak apakah sudah menyentuh level paling bawah.

Kalau minyak rem sudah menyentuh yang paling bawah, kamu harus memeriksa untuk mengetahui kondisi kampas rem yang sudah habis.

Yang perlu diingat, semakin aus kampas rem, level permukaan minyak rem akan semakin turun.

Terakhir, kamu mengganti minyak rem per 15 ribu km supaya terhindar dari masuk angin atau angin palsu.

3 dari 5 halaman

Perlu Tahu, Ini 5 Penyebab Rem Motor Berdecit

Dream – Tak jarang ditemui rem motor berdecit dengan suara yang membuat telinga sakit.

Apalagi ketika musim hujan datang, rem motor paling rentan dengan suara berdecit yang bisa mengganggu pengendaranya.

Dikutip dari Federal Oil, Minggu 17 Februari 2019, rem sepeda motor ini merupakan perangkat yang penting dan memiliki peran vital untuk menjaga keselamatan dan keamanan selama berkendara.


 Perlu Tahu, Ini 5 Penyebab Rem Motor Berdecit © Dream

 

Banyak pemilik motor tak tahu penyebab timbulnya decitan pada rem. Mereka lebih memilih untuk membiarkannya.

Padahal, hal tersebut cukup membahayakan pengendara. Rem motor juga harus segera diperbaiki. Berikut ini adalah faktor penyebab kampas rem berbunyi dan cara mengatasinya:

4 dari 5 halaman

Kampas Rem Tipis Atau Terkontaminasi

1. Kampas Rem Kotor

Debu dan kotoran dapat masuk kedalam kampas rem. Pada saat melintasi jalan berdebu dan berpasir itulah, perlahan-lahan kotoran menempel pada bagian kampas rem.

Apabila ingin dilakukan pengerjaan sendiri, bukalah bagian kampas rem yang berbunyi tersebut dan bersihkan dengan amplas.

Gosoklah hanya dengan perlahan saja dan jangan gosok terlalu lama karena akan membuat kampas semakin tipis. Bawalah bengkel terdekat jika pengerjaan sendiri dirasa sulit.

 5 Penyebab Rem Motor Berdecit yang Perlu Kamu Tahu© MEN

2. Kampas Rem Tipis

Gesekan logam kampas rem dengan disc brake atau piringannya menimbulkan suara decitan. Hal itu diakibatkan sering menunda mengganti kampas rem yang sudah tipis oleh pengendara.

Membeli kampas rem baru karena kampas rem yang sudah tipis tidak dapat bertahan lama. Semakin lama tidak diganti semakin besar peluang terjadinya kecelakaan.

3. Kampas Rem Terkontaminasi

Ada beberapa segelintir pengendara yang meyakini bahwa dengan memakai oli dan minyak atau sejenisnya akan membuat remnya pakem.

Cara ini sbebenarnya mengakibatkan kampas rem gosong dan semakin berbahaya bagi pengendaranya.

Sebaiknya ganti kampas dengan yang baru. Selain menghilangkan suara decitan, penggantian kampas dapat juga menghilangkan kesan jelek karena kampas rem terlihat gosong.

 

5 dari 5 halaman

Selip dan Disc Brake Sudah Tipis

4. Kampas Rem Selip

Untuk penyebab ini diakibatkan pengendaranya yang selalu menekan tuas rem secara terus menerus. material kampas kopling menjadi keras sehingga rem kurang pakem dan berbunyi.

Gantilah kampas dengan yang baru dan perlu diketahui untuk pengendara beri jarak bebas pada tuas rem dengan standar 10-20 ml.

5. Piringan/Disc Brake Sudah Tipis dan Tidak Rata

Piringan tidak rata diakibatkan pernah kehabisan kampas rem atau pemakaian dalam rentan waktu yang cukup lama. Kamu bisa menggantinya dengan piringan yang baru.

(ism)

Join Dream.co.id