Mobil Pertama Buatan Xiaomi Dijual Rp223 Juta, Mengaspal 3 Tahun Lagi

Automotive | Rabu, 14 April 2021 06:33
Mobil Pertama Buatan Xiaomi Dijual Rp223 Juta, Mengaspal 3 Tahun Lagi

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Di pasar domestik, dia akan berhadapan dengan para pemain kendaraan, termasuk Tesla.

Dream – Rencana Xiaomi untuk meluncurkan kendaraan listrik pertamanya semakin mendekati kenyataaaan. CEO Xiaomi, Lei Jun, memastikan kendaraan pertama buatan Xiaomi bukanlah mobil sport, melainkan SUV atau sedan.

“ Mobil pertama Xiaomi bukanlah mobil sport atau rumah motor; itu akan menjadi sedan atau SUV,” kata Lei Jun, dikutip dari Panda Daily, Selasa 13 April 2021.

Perusahaan teknologi itu memilih SUV atau sedan berdasarkan jajak pendapat di Weibo. Sebanyak 45 persen pengguna memilih sedan sedangkan 40 persen lainnya SUV.

Lei Jun menyebut mobil itu akan meluncur dalam tiga tahun ke depan. Harganya diperkirakan di kisaran 100 ribu yuan-300 ribu yuan atau sekitar Rp223 juta sampai Rp670 juta.

Xiaomi lagi-lagi menetapkan harga jual mobil listriknya dari jajak pendapat. Dikatakan bahwa dua pertiga responden bersedia membayar 100 ribu-300 ribu yuan untuk mobil listrik, sedangkan 8 persen bersedia di atas 300 ribu yuan.

2 dari 3 halaman

Investasi Rp143 Triliun

Sekadar informasi, Xiaomi menggelontorkan investasi senilai US$10 miliar (Rp143,65 triliun) untuk merintis bisnis barunya ini.

“ Penggemar Xiaomi berharap kami dapat memproduksi kendaraan jarak menengah hingga tinggi,” kata Lei Jun.

Namun, perencanaan berbagai aspek teknis seperti sumber baterai, rekrutmen, desain dan manufaktur mobil masih dalam tahap awal dan belum ada keputusan mengenai jangkauan pasar.

Proyek ini mendapatkan minat yang sangat besar dari karyawan Xiaomi. Dikatakan bahwa sejumlah pengembang telah mengajukan permohonan transfer internal ke unit manufaktur mobil baru. Direncanakan Xiaomi akan mempekerjakan 5 ribu insinyur tambahan tahun ini.

3 dari 3 halaman

Langkah Tepat

Di Tiongkok, Xiaomi akan berhadapan dengan startup up lokal Xpeng, NIO dan Li Auto. Tak hanya itu, perusahaan ini juga berhadapan dengan produsen mobil listrik premium, Tesla.

Namun, dengan kantong yang dalam dan pengalaman yang kaya dalam mengembangkan smartphone dan teknologi rumah pintar, para analis yakin Xiaomi berada di posisi yang tepat untuk menghadapi tantangan tersebut, perusahaan sebelumnya menyatakan memiliki cadangan tunai 108 miliar yuan pada 2020.

Selain berinvestasi di Xpeng, NIO, dan teknologi terkait, Xiaomi sejak 2015 mengajukan daftar aplikasi paten termasuk cruise control, navigasi, mengemudi dengan bantuan, dan teknologi berorientasi mobil lainnya.

Sistem asisten virtual Xiaoai-nya telah diterapkan melalui berbagai kerja sama strategis, termasuk pada kendaraan Mercedes-Benz, dan model crossover Bestune T77 edisi khusus FAW Group.


(Reporter : Radhika Nada)

Join Dream.co.id