Misteri Banyak Pemotor Jatuh Saat Hujan Pertama Kali Turun

Automotive | Senin, 13 Januari 2020 08:48
Misteri Banyak Pemotor Jatuh Saat Hujan Pertama Kali Turun

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Selepas musim kemarau, kok banyak yang jatuh ya saat hujan turun pertama kali?

Dream - Berbicara tentang musim hujan seolah tak ada habisnya. Mulai dari jemuran susah kering sampai banjir yang siap “ menyapa” masyarakat.

Tapi, ada satu hal yang menarik tentang musim hujan.

Mengapa tak sedikit pengendara sepeda motor yang terjatuh saat hujan pertama kali turun? Padahal, curah hujan tidak begitu deras.

Mengapa juga kondisi aspal menjadi sangat licin saat hujan pertama turun, sehingga pengendara motor mengalami selip dan akhirnya jatuh?

2 dari 7 halaman

Ini Dia Jawabannya

Dikutip dari Wahana Honda, Senin 13 Januari 2020, ternyata ada alasan jalan menjadi sangat licin saat hujan pertama kali turun. Setiap harinya, jalanan tentu dilalui banyak kendaraan.

Saat kendaraan melintas inilah, beberapa ada yang meneteskan oli atau hasil buang mesin kendaraan lainnya. Selain itu, kotoran pasir dan juga debu turut jatuh di atas aspal. Oli dan debu pasir tadi, akan mengendap masuk ke dalam pori-pori aspal.

Kotoran tadi akan mengendap dan bertahan menumpuk di lapisan aspal ketika udara panas. Saat hujan turun untuk pertama kali, kotoran oli dan debu akan terangkat ke permukaan aspal oleh air.

Lapisan paling luar aspal akan tertutup oleh oli dan debu yang terangkat oleh air hujan. Hal ini akan membuat ban roda gampang mengalami selip, sebab daya gesek roda dan aspal akan berkurang.

Jika pengendara melakukan manuver secara tiba-tiba atau melakukan pengereman yang sedikit dalam, akan memicu selip ban. Hal inilah yang membuat pengendara kehilangan kendali atas kendaraan dan kemudian terjatuh.

Jadi, itulah alasan teknis kenapa saat hujan baru pertama kali turun setelah musim kemarau, jalanan jadi begitu licin dan membuat pengendara terjatuh.

3 dari 7 halaman

Tips Berkendara Saat Hujan Baru Turun

Setelah mengetahui alasan jalanan sangat licin saat baru turun hujan, tentunya kamu harus memperhatikan beberapa hal sebagai pencegahan, agar tidak ikut menjadi korban.

Pertama yang perlu diperhatikan adalah cara mengendarai kendaraan roda dua. Ketika hujan baru turun, jangan mengendarai motor dengan kecepatan tinggi.

Resiko selip roda pada kecepatan tinggi akan sangat besar sekali. Berkendaralah dengan pelan dan hati-hati.

Pastikan kamu memiliki kendali penuh atas motor dan tetap konsentrasi pada jalan dan sekitar. Ketika ada halangan saat berkendara, kamu masih mampu mengendalikan laju motor.

Kecepatan yang tidak terlalu kencang, akan berpengaruh pada cara anda melakukan pengereman ketika dibutuhkan. Dengan kondisi jalan yang sangat licin saat baru turun hujan, pengereman sedikit dalam saja sudah bisa membuat anda kehilangan kendali motor. Oleh karena itu, jaga jarak dengan kendaraan di depan anda.

Saat ada halangan di depan motor, kamu masih bisa menghindar dan mengimbangi dengan mengerem sedikit demi sedikit. Dengan begitu, kamu bisa melewati halangan di depan motor tanpa mengalami kendala serius.

4 dari 7 halaman

Musim Hujan Tiba, Jas Motor Ini Aman Digunakan

Dream - Jas hujan menjadi salah satu perlengkapan yang harus dimiliki pemotor. Barang ini bisa melindungimu dari air hujan.

Dengan memakai jas hujan, pakaianmu tidak akan terkena air hujan, sehingga kamu takkan kedinginan.

 

 Musim Hujan Tiba, Jas Motor Ini Aman Digunakan © Dream



Dikutip dari Wahana Honda, Kamis 19 Desember 2019, ada beragam jas hujan yang biasa digunakan oleh pemotor. Jas hujan ini juga dijual di pasaran dengan harga yang terjangkau.

Apa saja jenis? Berikut ini adalah rincian jas hujan beserta kelebihan dan kekurangannya.

5 dari 7 halaman

Jas Hujan Model Ponco

Panggilan Jas Hujan model Ponco ini sangat banyak sebenarnya dan dikenal dengan beberapa nama. Jas hujan model ini biasanya adalah jas hujan besar yang bisa digunakan untuk dua orang.

Dengan menggunakan jas hujan model ini, kamu bisa membagi jas hujan dengan orang yang membonceng kamu misalnya. Jas hujan model ponco ini mirip dengan konsep barongsai di mana kepala hanya ada dan digunakan oleh orang yang mengendarai sepeda motor, sedangkan orang yang ada dibelakang tidak akan mengetahui kondisi jalan.

Namun, beberapa produksi jas hujan ponco ini juga sudah cukup berkembang dimana di bagian belakang juga diberikan ruang untuk kepala. Selain, itu jas hujan ini juga bisa digunakan untuk melindungi barang–barang bawaan sehingga sangat pas untuk digunakan bagi orang yang memiliki barang bawaan cukup banyak.

Kelebihan jas ponco:

1. Digunakan untuk dua orang bagi pengendara dan orang yang membonceng

2. Mampu menutupi area yang cukup luas, dan cukup praktis sehingga tak perlu menggunakan setelan lainnya.

Kekurangan:

1. Jika tidak digunakan bisa mengganggu kendaraan lain ataupun anda karena sangat mudah terkena angin, biasanya jika menggunakan jas hujan jenis ini umumnya diduduki agar tidak kemana–mana.

2. Walaupun bisa digunakan oleh dua orang namun bagi orang yang di bonceng kurang efektif karena seringkali celana masih bisa basah.

3. Karena memiliki permukaan yang cukup luas, akan sangat berbahaya jika digunakan bersamaan dengan angin yang keras.

6 dari 7 halaman

Jas Hujan Overcoat

Jas hujan model overcoat ini memang jarang untuk digunakan di masyarakat Indonesia namun mungkin kamu pernah melihatnya. Jadi jenis jas hujan model overcoat ini adalah jas hujan yang memiliki panjang tiga perempat dan menutupi sampai ke arah kaki namun tidak memiliki setelan celana.

Biasanya jas hujan jenis ini digunakan oleh polisi untuk mengamankan dan juga mengatur lalu lintas saat hujan tiba. Dengan jas hujan jenis ini, polisi lebih mudah untuk memakai dan melepas jas hujan karena tidak usah menggunakan celana.

Jas Hujan jenis ini kurang efektif untuk digunakan berkendara saat hujan menggunakan sepeda motor, tapi sangat efektif untu digunakan berkegiatan luar rumah, seperti pak polisi tadi, ataupun para pekerja yang tetap harus bekerja di luar ruangan saat hujan.

Kelebihan Jas Hujan Overcoat

1. Sangat efektif dan efisien jika digunakan untuk melakukan kegiatan di luar kecuali berkendara dengan menggunakan sepeda motor ya?

2. Mudah dikenakan dan juga cepat untuk dilepas.

3. Simpel dan juga sangat mudah untuk dibawa alias tidak ribet.

Kekurangan dari Jas Hujan Overcoat:

1. Tidak efektif untuk berkendara dengan menggunakan sepeda motor terutama di bagian kaki karena akan menganggu dan juga bisa jadi malah celana tetap basah.

2. Tidak cukup aman untuk digunakan sebagai pilihan jas hujan untuk para pengendara sepeda motor.

7 dari 7 halaman

Jas Hujan Training (Satu Stel)

Nah jas hujan terakhir adalah jas hujan training. Disebut dengan jas hujan training karena Jas Hujan jenis ini memiliki satu set (celana dan juga baju) seperti halnya pakaian training. Jas hujan model ini sangat umum digunakan oleh para pengendara sepeda motor yang ada di Indonesia.

Selain itu, jas hujan model training ini juga merupakan salah satu jas hujan yang paling banyak digemari selain jas hujan model ponco.

Kelebihan dari Jas Hujan Training:

1. Jas hujan yang bisa dibilang paling aman dan paling nyaman digunakan.

2. Sangat efektif untuk digunakan untuk menahan air hujan.

3. Pas untuk digunakan oleh pengendara motor dan juga pas dengan kondisi badan pengendara, sehingga dapat berkendara dengan maksimal.

Kekurangan yang dimiliki oleh jas hujan model training:

1. Hanya bisa digunakan satu orang saja, jadi jika orang yang dibonceng tidak membawa jas hujan maka selesai sudah.

2. Biasanya memiliki harga yang lebih mahal.

3. Membutuhkan ruang penyimpanan yang lebih luas.

Terkait
Babak Baru Daus Mini Vs Daus Mini ‘KW'
    {RECOMENDED BUTTOM 1}
    {RECOMENDED BUTTOM 2}
    {RECOMENDED BUTTOM 3}
Join Dream.co.id