Risiko Lupa Ganti Oli Mobil, Yakin Kuat Tanggung Akibatnya?

Automotive | Selasa, 11 Juni 2019 06:45
Risiko Lupa Ganti Oli Mobil, Yakin Kuat Tanggung Akibatnya?

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Apalagi kalau kamu baru pulang mudik.

Dream – Oli mesin punya jangka waktu masa pergantian. Umumnya hal itu ditentukan dari seberapa keras mesin bekerja dan jangka waktu penggunaan kendaraan. Apalagi jika kendaraan kamu baru saja diapakai mudik ke kampung halaman. 

Sering kita dengar risiko berat jika telat mengganti oli mobil atau malah tidak menggantinya sama sekali. Oli yang menipis apalagi sampai habis bisa menyebabkan kerusakan parah pada mesin mobil.

Dikutip dari Suzuki, Selasa 11 Juni 2019, risiko pertama lupa ganti oli adalah overheating atau mesin yang kelewat panas. Dalam kondisi ini, suhu mesin mobil naik dan jadi sangat panas. Ketika oli mesin tidak diganti, fungsi utama oli mesin sebagai pendingin mesin tak bisa bekerja maksimal. Alhasil, mesin mobil menjadi sangat panas atau overheat.

Kedua, kualitas mesin turun. Oli yang tidak diganti tepat waktu berisiko memberi efek pada kinerja mesin. Oli berfungsi untuk membantu memaksimalkan kinerja mesin.

Oli yang tidak diganti warnanya akan semakin hitam dan kental, sehingga fungsinya sebagai pelumas komponen mesin akan menurun. Tentu saja ini berefek pada kinerja mesin yang sudah pasti akan menurun.

Suara mesin juga berisiko menjadi semakin kasar, serta mesin mobil akan menjadi sulit untuk dinyalakan.

2 dari 2 halaman

Boros Bensin dan Komponen Mesin Bisa Rusak

Ketiga, boros bensin. Gesekan antara komponen-komponen mesin akan berkurang karena dibantu oleh oli mobil yang fungsinya memang sebagai pelumas. Gesekan mesin mobil yang halus bisa membuat performa kerja mobil semakin meningkat dan semakin nyaman untuk dikendarai.

Oli mobil yang tidak diganti, akan menyebabkan yang semakin kuat dan tarikan mesin yang juga terasa semakin berat. Hasilnya, mesin akan memerlukan sumber tenaga tambahan lain yaitu bensin dan hal ini sudah pasti akan berpengaruh pada konsumsi bahan bakar yang menjadi lebih boros.

Keempat, komponen mesin rusak. Saat oli mobil sudah lama tidak diganti, otomatis oli mobil sudah terlalu kental dan kotor. Oli yang kental dan kotor inilah yang mengakibatkan rusaknya komponen bagian dalam mesin.

Bagian mesin yang terkena biasanya adalah piston, silinder, dan beberapa komponen mesin lainnya. Oli yang dibiarkan terlalu lama dalam mesin mobil dapat menyebabkan mesin bekerja secara berlebihan, dan berpotensi menimbulkan karat dan goresan. Yang paling parah, komponen mesin bisa terbakar. (Sah)

Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik
Join Dream.co.id