Jangan Lupa Rawat Motor Setelah Berkendara Jarak Jauh

Automotive | Kamis, 27 Mei 2021 11:36

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Biar performa tetap prima, guys.

Dream – Di tengah kondisi pandemi Covid-19 ini, saat melakukan perjalanan berjarak jauh wajib memenuhi persyaratan yang telah ditentukan termasuk yang terkait dengan protokol kesehatan. Bagi pengguna motor, perawatan kendaraan setelah berkendara jarak jauh juga sangat penting untuk dilakukan.

“ Bagi pengguna sepeda motor, setelah berkendara jarak jauh baiknya memperhatikan perawatannya,” kata Senior Manager Aftersales Main Dealer PT Thamrin Brothers, Wahidin, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis, Kamis 27 Kamis 2021.

Wahidin berbagi tips agar kondisi motor tetap terjaga dengan baik. Dengan begitu, kendaraan  bisa digunakan untuk mendukung aktivitas dan aman saat digunakan.

Jangan Lupa Rawat Motor Setelah Berkendara Jarak Jauh
Jangan Lupa Merawat Motor Setelah Digunakan Berkendara Jarak Jauh. (Foto: Yamaha)
2 dari 4 halaman

Ganti Oli dan Filter Udara

Pertama, jangan lupa ganti oli. Karena telah menempuh perjalanan jauh, kamu perlu mengecek oli atau menggantinya. Untuk oli mesin, dia merekomendasikan diganti setiap 2 ribu km.

Selain oli mesin, cek juga oli gear, terutama kendaraan matik. Untuk oli matik masa pergantian di setiap 10 ribu km.

 Perlukah Ganti Oli Mesin Sebelum Mudik?
© MEN

Kedua, filter udara. Kondisi jalan yang cukup berdebu membuat filter udara jadi cepat kotor. Untuk filter udara saat service dapat dibersihkan sedangkan untuk pergantian kami rekomendasi pergantian setiap 15 ribu km. Jika pemakaian dalam kondisi ekstrem dan penggunaan terlalu sering atau lama, semakin cepat diganti semakin baik.

Ketiga, busi. Untuk pengecekan busi, cukup banyak motor kurang performa bahkan mati dikarenakan kurangnya perawatan busi. Busi dapat dibersihkan saat service. Jika sudah lebih dari 6 ribu km, busi wajib diganti.

3 dari 4 halaman

Lihat Ban

Keempat, ban. Cek pola kembang serta tekanan udara ban. pola kembang ban habis karena terpakai/tipis ditambah tekanan udara yang tidak standar, dapat membahayakan penggunanya.

 Fakta atau Mitos: Tekanan Angin Ban Motor Harus Dikurangi Saat Hujan
© MEN

Pemilik kendaraan harus cek kondisi ban setiap 12 ribu KM atau 1 tahun pemakaian. Kalau kurang bagus, ban dapat segera diganti dan tentunya dengan tekanan udara yang sesuai spesifikasi ban tersebut.

Kelima, gear sprocket dan rantai. Pemilik motor manual bisa mengecek kondisi gear dan rantai dan memastikan apakah terlalu kencang atau kendur. Rantai yang terlalu kendor atau kencang bisa merusak beberapa sistem gear.

 

4 dari 4 halaman

Perhatikan Injector

Keenam, injector. Saat bepergian jauh biasanya sering mengisi bahan bakar di pinggir jalan atau eceran. Sebenarnya tidak masalah namun kita tidak tahu kandungan dalam bahan bakar tersebut bagus atau tidak. Oleh sebab itu saat service wajib melakukan pengecekan injeksi khusus injector. Direkomendasikan pembersihan injector dilakukan setiap 10 ribu km.

Terakhir, lanjut Wahidin, adalah servis di bengkel resmi Yamaha. Di bengkel Yamaha Thamrin, kata dia, ada promo menarik.

“ Untuk bulan Mei 2021 ini, terdapat promo servis berhadiah sembako, yaitu belanja dengan nominal tertentu langsung dapat sembako gratis,” kata dia. (mut)

Join Dream.co.id