Penyebab Jok Mobil Terasa Tak Nyaman

Automotive | Minggu, 5 Juli 2020 15:00
Penyebab Jok Mobil Terasa Tak Nyaman

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Pernah merasa tak nyaman saat duduk di mobil?

Dream – Tak sedikit pemilik mobil tak nyaman saat duduk. Ketidaknyamanan ini disebabkan kulit jok licin atau melar. Kalau begini, bisa jadi kamu salah memilih pelapis jok. Bisa juga dikarenakan kulit jok memang sudah uzur.

Dikutip dari Otosia, Sabtu 4 Juli 2020, Marketing Total Synthetic Leather, Ade Hikmatullah, mengatakan masalah terkait kulit jok yang paling sering dijumpai adalah sering kendur dan kurang presisi. Tak hanya itu, kulit jok licin juga dipicu pelapis tersebut adalah produk aftermarket.

" Sebaiknya pilih jok yang kesat dan kuat menghadapi guncangan. Selain bahannya harus tebal juga memiliki karakter khusus di permukaannya," kata Ade.

Penyebabnya adalah lapisan PVC dan coating yang kurang baik. Setiap pelapis memiliki formula dan ketebalan yang berbeda. Tidak heran jika ada banyak kasus seperti pecah, robek dan sejenisnya.

" Pilih permukaan coating yang baik dan sesuai dengan standar kulit manusia sehingga aman dan tidak licin," kata dia.

2 dari 6 halaman

Lengket Terkena Panas

Kondisi lainnya adalah lengket akibat sering terkena panas sehingga lapisan PVC melumer atau menciut seperti terbakar. Karena basicnya adalah PVC, plastik yang terbakar mudah lengket bahkan menempel ke sembarang tempat bahkan pakaian.

Karena itu Ade menyarankan pilih pelapis jok yang anti-UV terbaik yang membantu ketahanan dan kekuatan warna tidak pudar.

" Dengan memilih pelapis jok yang baik kualitasnya, maka pengemudi dan penumpang akan merasa nyaman di dalam. Ini juga dapat menambah konsentrasi mengemudi tanpa terganggu kulit jok yang buruk," kata dia.

3 dari 6 halaman

Begini Cara Rawat Jok Elektrik Mobil Kesayangan

Dream – Mobil dengan jok elektrik acapkali luput dari perawatan. Padahal, jok ini justru memerlukan perhatian lebih karena menggunakan sistem kelistrikan.

Kerusakan pada jok elektrik memang jarang terjadi, namun itu tak berarti tak perlu perawatan.

Dikutip dari Hyundai Indonesia, Rabu 17 Juni 2020, bicara tentang komponen, namanya elektrik pasti punya sistem kelistrikan. Selain itu, ada motor elektrik untuk menggerakkan jok.

 

 Begini Cara Rawat Jok Elektrik Mobil Kesayangan© Dream

 

Komponen ini memang tak mudah rusak. Kalapun rusak, biasanya disebabkan karena usia pakai. Jika mobil telah digunakan lebih dari lima tahun, barulah ditemui penurunan kinerja kursi elektrik, misalnya kabel, motor, sekring, dan switch pengatur yang lepas.

4 dari 6 halaman

Cara Lainnya

Perawatan lain sangat mudah, cukup menjaga keresikan kabin. Khususnya pada jok dan area sekitarnya. Misal, sisa makanan yang tidak dibersihkan bisa mengundang serangga. Ini bisa mengganggu area kelistrikan dan motor.

Gerak motor elektrik bisa terhambat karena ada sesuatu yang menyangkut di jalurnya.

Kalau sudah rusak, tentu perbaikannya memerlukan biaya yang tidak sedikit. Diperkirakan perbaikan jok elektrik berkisar Rp200 ribu-Rp500 ribu. Harga komponennya pun beragam, mulai dari Rp200 ribu-Rp1 juta bergantung jenis dan tipe mobilnya.

5 dari 6 halaman

Cermati Tanda-tanda Kualitas Pelapis Jok Menurun

Dream – Sama dengan bahan jok lainnya, pelapis jok juga berumur dan bisa rusak kalau tak dirawat dengan benar. Permukaan kulit bisa robek karena pemakaian, suhu, dan material lainnya.

" Faktor pemakaian kerap menjadi alasan kenapa kulit bisa rusak atau robek. Bisa jadi material bahan tersebut kurang awet dan tidak memenuhi aspek kualitas," kata Marketing & Promotion Total Synthetic Leather, Ade Hikmatullah, dikutip dari Liputan6.com, Minggu 10 Mei 2020.

 

 Cermati Tanda-tanda Kualitas Pelapis Jok Menurun© Dream

 

Ade mengatakan, yang terpenting adalah perawatan dan mengecek kondisi sarung jok agar kualitasnya dapat bertahan lama. Tanda-tanda kulit jok mulai menurun kualitasnya dapat dilihat pada perubahan warnanya.

" Kondisi tertentu kulit tidak menunjukkan kerusakan secara kasat mata. Namun sebenarnya adanya penurunan kualitas. Contoh, adanya belang-belang atau warna pudar. Pada bagian tertentu warna berbeda antara satu dengan yang lain," kata dia.

Tanda-tanda lainnya, sarung jok tidak lagi presisi namun melar ke samping atau ke bawah, sehingga terasa kurang enak dilihat dan tidak nyaman dipakai.

 

6 dari 6 halaman

Kulit Jok Mengelupas

Kondisi lain yang lebih parah namun kurang disadari adalah adanya pengelupasan, yakni terjadi pengikisan di permukaan kulit. Bagian muka terjadi pecahan.

Jika demikian sebaiknya sarung jok harus segera diganti karena bisa menjadi sumber bersarangnya kotoran, bakteri dan virus.

" Ada yang mengatakan pecah dan pudar warna masih dianggap hal biasa. Padahal pecah-pecah bisa berakibat masuknya bakteri atau virus. Bakteri atau kuman bisa berkembang biak di situ," kata Ade.

Dampak lainnya, jika telah memudar, warna pada kulit jok dapat menempel pada pakaian. Lainnya dapat menyebabkan iritasi pada kulit.

" Nah, jika demikian ganti sarung jok dengan pelapis yang tidak hanya bagus tapi berkualitas. Lebih bagus lagi jika terdapat jaminan akan kualitasnya. Misalnya bergaransi jika terjadi robek maupun pecah," pungkas dia. 

 

(Sumber: Liputan6.com)

Join Dream.co.id